Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Samarinda Terapkan 14 Rayon Strategis untuk SPMB 2026, Atasi Ketimpangan Akses Sekolah

    Mei 25, 2026

    Jalan Longsor Sanga-Sanga–Dondang Dipastikan Diperbaiki Tahun Ini, Pemprov Kucurkan Anggaran Rp10 Miliar

    Mei 25, 2026

    Tindaklanjuti Temuan BPK, DPRD Kaltim Buka Peluang Bentuk Pansus LHP

    Mei 25, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Nasional»Cetak Tenaga Kerja Siap Pakai, Menaker Genjot Pelatihan Vokasi Nasional 2026
    Nasional

    Cetak Tenaga Kerja Siap Pakai, Menaker Genjot Pelatihan Vokasi Nasional 2026

    Andika SaputraBy Andika SaputraApril 20, 2026Updated:April 20, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Menaker foto bersama dengan dengan peserta PVN (ist/Biro Humas Kemnaker).
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Bandung – Pemerintah terus memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui jalur pelatihan vokasi. Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan Program Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) 2026 disusun untuk mencetak lulusan yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri dan siap langsung memasuki dunia kerja.

    Menurutnya, konsep utama program tersebut adalah menciptakan keterhubungan antara lembaga pelatihan dengan kebutuhan riil pasar tenaga kerja, sehingga peserta tidak hanya belajar teori, tetapi dibekali keterampilan yang benar-benar dibutuhkan perusahaan.

    Teks: Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli saat meninjau pelatikan vokasi nasional (ist/Biro Humas Kemnaker).

    “Program ini dirancang link and match dengan kebutuhan industri. Fokus kami adalah meningkatkan keterampilan agar lulusan dapat terserap di dunia kerja,” ujar Yassierli saat meninjau pelaksanaan PVN Batch I Tahun 2026 di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Bandung, Jawa Barat, Jumat 19 April 2026.

    Ia menjelaskan, pelaksanaan PVN tahun ini digelar secara nasional dengan melibatkan 10.405 peserta. Mereka mengikuti pelatihan yang tersebar di 21 Balai Latihan Kerja (BLK), 13 satuan pelatihan di bawah Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas, serta 46 BLK UPTD di berbagai daerah.

    Khusus di BBPVP Bandung, sebanyak 512 peserta mengikuti pelatihan dalam berbagai bidang keterampilan yang dinilai memiliki peluang besar di pasar kerja saat ini.

    Sejumlah program yang tersedia antara lain pelatihan operator forklift, barista, pembuatan roti dan pastry, hingga desain tiga dimensi berbasis computer-aided design (CAD). Selain itu, peserta juga mendapat pengalaman pembelajaran berbasis proyek melalui program pemasangan sistem integrasi bangunan cerdas atau smart building.

    Untuk menunjang kualitas pembelajaran, BBPVP Bandung menyiapkan fasilitas pelatihan, sarana prasarana, serta tenaga instruktur secara optimal agar proses pendidikan berjalan sesuai standar industri.

    Tak hanya pelatihan gratis, peserta juga memperoleh berbagai fasilitas pendukung seperti makan siang, bantuan transportasi, perlindungan jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, sertifikat pelatihan, hingga sertifikat kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Pada skema tertentu, peserta turut difasilitasi asrama.

    Yassierli menambahkan, pada Tahun Anggaran 2026 Kementerian Ketenagakerjaan menargetkan sebanyak 70.000 peserta mengikuti program pelatihan vokasi yang dibiayai melalui APBN. Program tersebut diprioritaskan bagi lulusan SMA/SMK sederajat tanpa dipungut biaya.

    Dengan skema itu, pemerintah berharap semakin banyak generasi muda yang memiliki keahlian spesifik dan daya saing tinggi, sekaligus mampu menjawab kebutuhan tenaga kerja nasional.

    “Harapannya, peserta tidak hanya memiliki keterampilan, tetapi juga siap berkontribusi di dunia industri,” pungkasnya.

    BBPVP BNSP CAD PVN Yassierli
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Andika Saputra

    Related Posts

    20 Juta Kiloliter Bensin Masih Impor, Bahlil: Akan Kita Konversi ke Etanol

    Mei 22, 2026

    Bahlil Ingatkan KKKS, Segera Serahkan PI Kaltim

    Mei 21, 2026

    Rekrutmen CASN 2026 Makin Dekat, Kepala BKN Pastikan Pengumuman Segera Dirilis

    Mei 20, 2026

    Sertifikasi Gratis Jadi Bekal Peserta Magang Hadapi Dunia Kerja

    Mei 7, 2026

    Kolaborasi Tiga Kekuatan: Jurus Baru Cetak Talenta Siap Kerja dan Siap Cipta Lapangan Kerja

    Mei 5, 2026

    Anak Muda Didorong Jadi Pencipta Kerja di Tengah Dominasi Sektor Informal

    Mei 3, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Samarinda Terapkan 14 Rayon Strategis untuk SPMB 2026, Atasi Ketimpangan Akses Sekolah

    SittiMei 25, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota Samarinda mulai menerapkan skema pembagian 14 rayon sekolah dalam pelaksanaan…

    Jalan Longsor Sanga-Sanga–Dondang Dipastikan Diperbaiki Tahun Ini, Pemprov Kucurkan Anggaran Rp10 Miliar

    Mei 25, 2026

    Tindaklanjuti Temuan BPK, DPRD Kaltim Buka Peluang Bentuk Pansus LHP

    Mei 25, 2026

    DPRD Kaltim Matangkan Hak Angket, Hasanuddin Mas’ud Sebut Pansus Bisa Dibentuk

    Mei 25, 2026

    BPK Bongkar Dugaan Kelebihan Pembayaran Miliaran di Kaltim, Program Gratispol hingga Proyek Infrastruktur Tersorot

    Mei 25, 2026
    1 2 3 … 3,105 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.