Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Aksi 21 April Dijaga Ketat, Wali Kota Samarinda Minta Pengamanan Satu Komando

    April 20, 2026

    Pemkot Samarinda Salurkan Rp3,1 Miliar Bantuan Parpol, Pengelolaan Dana Dinyatakan Bersih

    April 20, 2026

    BPK: Tidak Ada Temuan dalam Laporan Dana Parpol di Samarinda

    April 20, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Nasional»Cetak Tenaga Kerja Siap Pakai, Menaker Genjot Pelatihan Vokasi Nasional 2026
    Nasional

    Cetak Tenaga Kerja Siap Pakai, Menaker Genjot Pelatihan Vokasi Nasional 2026

    Andika SaputraBy Andika SaputraApril 20, 2026Updated:April 20, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Menaker foto bersama dengan dengan peserta PVN (ist/Biro Humas Kemnaker).
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Bandung – Pemerintah terus memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui jalur pelatihan vokasi. Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan Program Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) 2026 disusun untuk mencetak lulusan yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri dan siap langsung memasuki dunia kerja.

    Menurutnya, konsep utama program tersebut adalah menciptakan keterhubungan antara lembaga pelatihan dengan kebutuhan riil pasar tenaga kerja, sehingga peserta tidak hanya belajar teori, tetapi dibekali keterampilan yang benar-benar dibutuhkan perusahaan.

    Teks: Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli saat meninjau pelatikan vokasi nasional (ist/Biro Humas Kemnaker).

    “Program ini dirancang link and match dengan kebutuhan industri. Fokus kami adalah meningkatkan keterampilan agar lulusan dapat terserap di dunia kerja,” ujar Yassierli saat meninjau pelaksanaan PVN Batch I Tahun 2026 di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Bandung, Jawa Barat, Jumat 19 April 2026.

    Ia menjelaskan, pelaksanaan PVN tahun ini digelar secara nasional dengan melibatkan 10.405 peserta. Mereka mengikuti pelatihan yang tersebar di 21 Balai Latihan Kerja (BLK), 13 satuan pelatihan di bawah Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas, serta 46 BLK UPTD di berbagai daerah.

    Khusus di BBPVP Bandung, sebanyak 512 peserta mengikuti pelatihan dalam berbagai bidang keterampilan yang dinilai memiliki peluang besar di pasar kerja saat ini.

    Sejumlah program yang tersedia antara lain pelatihan operator forklift, barista, pembuatan roti dan pastry, hingga desain tiga dimensi berbasis computer-aided design (CAD). Selain itu, peserta juga mendapat pengalaman pembelajaran berbasis proyek melalui program pemasangan sistem integrasi bangunan cerdas atau smart building.

    Untuk menunjang kualitas pembelajaran, BBPVP Bandung menyiapkan fasilitas pelatihan, sarana prasarana, serta tenaga instruktur secara optimal agar proses pendidikan berjalan sesuai standar industri.

    Tak hanya pelatihan gratis, peserta juga memperoleh berbagai fasilitas pendukung seperti makan siang, bantuan transportasi, perlindungan jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, sertifikat pelatihan, hingga sertifikat kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Pada skema tertentu, peserta turut difasilitasi asrama.

    Yassierli menambahkan, pada Tahun Anggaran 2026 Kementerian Ketenagakerjaan menargetkan sebanyak 70.000 peserta mengikuti program pelatihan vokasi yang dibiayai melalui APBN. Program tersebut diprioritaskan bagi lulusan SMA/SMK sederajat tanpa dipungut biaya.

    Dengan skema itu, pemerintah berharap semakin banyak generasi muda yang memiliki keahlian spesifik dan daya saing tinggi, sekaligus mampu menjawab kebutuhan tenaga kerja nasional.

    “Harapannya, peserta tidak hanya memiliki keterampilan, tetapi juga siap berkontribusi di dunia industri,” pungkasnya.

    BBPVP BNSP CAD PVN Yassierli
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Andika Saputra

    Related Posts

    Cetak Tenaga Kerja Siap Pakai, Menaker Genjot Pelatihan Vokasi Nasional 2026

    April 20, 2026

    Air Jadi Tambang Baru, Gubernur Rudy Mas’ud Genjot Pajak Permukaan di Kaltim

    Maret 28, 2026

    Kaltim Bidik Kelapa Genjah sebagai Primadona Baru di Era IKN

    Maret 27, 2026

    Prabowo Terima Kritik, Dorong Peran Devil’s Advocate untuk Uji Kebijakan

    Maret 20, 2026

    Prabowo Soroti Budaya Laporan Asal Bapak Senang, Tekankan Pentingnya Kejujuran Data

    Maret 20, 2026

    Hilal Tak Terpantau di 170 Titik, Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H di Hari Sabtu

    Maret 19, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Aksi 21 April Dijaga Ketat, Wali Kota Samarinda Minta Pengamanan Satu Komando

    Andika SaputraApril 20, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Menjelang rencana aksi demonstrasi yang akan berlangsung pada 21 April 2026, Wali…

    Pemkot Samarinda Salurkan Rp3,1 Miliar Bantuan Parpol, Pengelolaan Dana Dinyatakan Bersih

    April 20, 2026

    BPK: Tidak Ada Temuan dalam Laporan Dana Parpol di Samarinda

    April 20, 2026

    Krisis Guru Belum Usai, DPRD Samarinda Ungkap Dua Akar Masalah Utama

    April 20, 2026

    Dana Bantuan Parpol Disorot, Wawali Samarinda Tekankan Akuntabilitas

    April 20, 2026
    1 2 3 … 3,063 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.