Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Aji Sofyan Effendi Menilai: Danantara Mampu Perkuat Pengelolaan Aset Strategis Nasional

    Juni 14, 2026

    Sering Stres? Berenang Bisa Jadi Cara Sederhana Menenangkan Pikiran

    Juni 14, 2026

    Manfaat Gym untuk Kesehatan Tubuh, Tak Sekadar Membentuk Otot

    Juni 14, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Pemkot Samarinda»Cegah Penyimpangan Bansos, Samarinda Maksimalkan 51 E-Warong Tahun 2025
    Pemkot Samarinda

    Cegah Penyimpangan Bansos, Samarinda Maksimalkan 51 E-Warong Tahun 2025

    GilangBy GilangNovember 16, 2025Updated:Februari 4, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Wali Kota Samarinda, Andi Harun
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda — Cegah penyimpangan bantuan tunai (Bansos) 2025, Pemerintah Kota (Pemkot) memperkuat mekanisme penyaluran dengan menempatkan E-Warong sebagai pusat distribusi utama.

    Hal tersebut disampaikan Wali Kota Samarinda, Andi Harun pada Launching Penyaluran Bantuan Nontunai Tahun Anggaran 2025 di Kantor Bank Kaltimtara, Jalan Jenderal Sudirman pada Minggu, 16 November 2025.

    Pemkot Samarinda kini didukung 51 E-Warong yang tersebar di seluruh kecamatan di Kota. Keberadaan E-Warong ini diyakini mempermudah akses masyarakat dan menjadi instrumen penting untuk memastikan bantuan tersalurkan tepat sasaran serta mencegah potensi penyalahgunaan.

    “Terdapat 51 E-Warong yang merupakan usaha mikro kecil yang tersebar di 10 kecamatan sebagai tempat pembelian bahan makanan atau kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, telur, dan bumbu dapur untuk memenuhi kebutuhan pangan,” katanya

    Andi Harun menjelaskan, Program E-Warong dirancang sebagai solusi dari berbagai persoalan klasik penyaluran bansos seperti ketidaktepatan target penerima, potensi penyelewengan barang, hingga praktik permainan harga.

    Dengan sistem transaksi nontunai dan pembelian langsung di E-Warong, pemerintah dapat melakukan pengawasan lebih ketat dan transparan.

    “Program ini diharapkan dapat meminimalkan potensi penyalahgunaan maupun ketidaktepatan target penerima bantuan,” tegas Pak Wali.

    Selain memperketat pengawasan, keberadaan E-Warong juga memastikan penerima manfaat membeli komoditas yang benar-benar dibutuhkan.

    Seluruh bahan pokok yang disediakan telah distandarkan pemerintah untuk menjaga kualitas dan stabilitas harga, sehingga manfaat dapat diterima secara optimal.

    “Masyarakat yang mendapatkan bantuan sosial dapat terbantu dalam mengurangi beban biaya pengeluaran kebutuhan pokok,” jelasnya.

    Meski demikian, Andi Harun menegaskan bantuan sosial bersifat sementara dalam upaya pengentasan kemiskinan.

    Oleh karena itu, Pemkot Samarinda mendorong masyarakat memanfaatkan bansos sebagai penunjang sementara sembari mengikuti program pemberdayaan yang telah disiapkan pemerintah.

    Berbagai program lanjutan telah dipersiapkan pemerintah pusat dan daerah, mencakup sektor ekonomi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pendidikan, kesehatan, hingga infrastruktur dasar.

    “Pemerintah pusat dan daerah telah menyusun program pemberdayaan masyarakat di bidang ekonomi, sumber daya manusia, pendidikan, kesehatan, termasuk penyediaan infrastruktur air bersih serta rumah tinggal yang layak huni,” tambahnya.

    Dengan optimalisasi E-Warong, Pemkot Samarinda berharap penyaluran bansos menjadi lebih transparan, akuntabel, dan bebas dari celah penyimpangan.

    “E-Warong juga diharapkan berperan sebagai bagian penting dalam upaya pengentasan kemiskinan melalui distribusi bantuan yang terukur dan tertib,” pungkasnya.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Gilang

    Related Posts

    Tekan Risiko Stunting, Wawali Samarinda Soroti Pentingnya Edukasi Calon Pengantin

    Juni 8, 2026

    Bapperida Pastikan Program OPD 2027 Selaras dengan Target Pembangunan Samarinda

    Juni 4, 2026

    Bangkit dari Abu, Wajah Baru Pasar Segiri Siap Sambut Pedagang Kembali

    Mei 4, 2026

    Dishub Samarinda Tempel Stiker pada Kendaraan Pelanggar Bongkar Muat di Pinggir Jalan

    Maret 17, 2026

    Parkir Berlangganan di Samarinda Masih Hadapi Tantangan, Dishub Dorong Kesadaran Warga

    Maret 17, 2026

    Dishub Samarinda Siapkan Posko dan Imbau Pemudik Periksa Kendaraan

    Maret 17, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Aji Sofyan Effendi Menilai: Danantara Mampu Perkuat Pengelolaan Aset Strategis Nasional

    Nur AjijahJuni 14, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Di tengah tantangan ekonomi global dan kebutuhan menjaga stabilitas devisa Indonesia. Pengamat Ekonomi…

    Sering Stres? Berenang Bisa Jadi Cara Sederhana Menenangkan Pikiran

    Juni 14, 2026

    Manfaat Gym untuk Kesehatan Tubuh, Tak Sekadar Membentuk Otot

    Juni 14, 2026

    Berenang Vs Lari, Mana yang Lebih Cepat Membakar Lemak Perut?

    Juni 14, 2026

    Rita Widyasari Belum Buka Pintu Politik, Pilih Fokus Pulihkan Nama Baik

    Juni 14, 2026
    1 2 3 … 3,144 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.