“Tidak hanya sebagai halangan, namun ini juga demi menjaga kesucian tempat ibadah kami. Setelah melahirkan, wanita baru boleh memasuki pura setelah melewati masa 42 hari,” ungkapnya di Pura Jagat Hita Karana Samarinda, Minggu (11/3/2024).
Browsing: Diskominfo Kaltim
“Ini pengingat bagi kita semua bahwa ada persoalan tata kelola yang harus dibenahi,” kata Akmal Malik pada Minggu (10/3/2024) di Halaman Kantor Bupati Penajam Paser Utara saat memimpin upacara HUT Ke-22 Tahun Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).
“Di usianya yang ke-22 tahun ini, PPU telah menjadi kota penyangga utama IKN,” kata Penjabat Gubernur Kaltim Akmal Malik pada Minggu (10/3/2024) di Halaman Kantor Bupati PPU saat memimpin Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-22 Kabupaten Penajam Paser Utara.
“Pertemuan ini untuk konsolidasi awal sebelum masuk ke pemeriksaan yang lebih rinci. Kata kuncinya memang koordinasi dan kolaborasi antara pusat dan daerah,” kata Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik pada Jumat (8/3/2024) di Auditorium BPK RI Gedung Tower BPK RI Pusat Jalan Gatot Subroto Jakarta.
“Penambahan modal yang sangat besar ini juga perlu performance SDM yang besar,” pesan Akmal saat menghadiri Rapat Umum Pemegang Umum (RUPS) Tahun Buku 2023 dan RUPS Lainnya Tahun 2024 BPD Kaltim dan Kaltara di Hotel Ritz Carlton Jakarta, Jumat (8/3/2024).
“Kita berharap jalan sehat ini dapat meningkatkan rasa mengerti dan memahami. Karena tidak cukup bila hanya saling mengormati dan menghargai antarumat beragama,” ujar Boechoerie Noer.
“Tentu saya sangat senang karena BUMD-BUMD kita sudah berkomitmen untuk berkolaborasi. Ini kemajuan positif dan insyaallah baik untuk Kaltim ke depan,” kata Akmal Malik pada Kamis (7/3/2024) di Hotel Ritz Carlton Jakarta, saat menghadiri Penandatanganan MoU Kolaborasi BUMD Kalimantan Timur.
“Kami meyakini ketika ibu begitu melahirkan kemudian langsung menggunakan alat kontrasepsi itu akan memberikan kesempatan kepada ibu untuk bisa memberikan ASI eksklusif 6 bulan penuh,” jelasnya, Kamis (7/3/2024).
“Ini akan terlihat data melalui surveilance (pengawasan) data dari kelurahan, kecamatan dan tingkat kota. Kemudian data ini akan jadi penting yang ditampilkan, entah data risiko stunting atau kasus stunting,” jelas Sunarto.
“Itu semua kita dorong, kita lakukan secara bertahap dan kami sudah mengerjakannya di 1.000 HPK (hari pertama kelahiran). Itu paling penting bahkan lebih awal lagi,” jelas Sunarto sewaktu hadir dalam acara Rembuk Stunting Kota Samarinda di Ballroom Five Premier Samarinda, Kamis (7/3/2024).
