Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Efisiensi Jadi Landasan RAPBD 2027 Samarinda, Belanja Tak Prioritas Ditunda

    Agustus 14, 2026

    Kaltim Kejar Swasembada Beras, Capaian Pangan Naik dari 30 Persen Jadi 58 Persen

    Agustus 14, 2026

    Skirining Jadi Kekuatan Pemerintah Kota Samarinda Percepat Jaring Penderita HIV

    Agustus 14, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pemerintah»Canangkan Desa Cantik di PPU, Harum Dorong Pembangunan Berbasis Data
    Pemerintah

    Canangkan Desa Cantik di PPU, Harum Dorong Pembangunan Berbasis Data

    R’syaBy R’syaJuni 25, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Pencanangan Desa Cantik ditandai dengan penandatanganan piagam, penyerahan piagam kepada desa dan kelurahan, serta pemberian sertifikat kepada para agen statistik (Ist)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, PPU – Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas’ud mencanangkan program Desa Cantik (Cinta Statistik) di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) sebagai upaya memperkuat digitalisasi data desa dan kelurahan untuk mendukung pembangunan yang lebih tepat sasaran.

    Harum sapaan akrabnya menegaskan pentingnya penggunaan data yang akurat dalam proses perencanaan dan pengambilan kebijakan.

    Menurutnya, pembangunan tidak lagi dapat dilakukan berdasarkan asumsi, melainkan harus didasarkan pada data yang valid dan terukur.

    “Sekarang kita tidak bisa lagi berbicara berdasarkan perasaan atau asumsi, tetapi harus berdasarkan data. Data yang benar akan melahirkan kebijakan yang tepat sasaran,” ujarnya, Rabu, 24 Juni 2026.

    Ia mengapresiasi kolaborasi antara pemerintah daerah, Badan Pusat Statistik (BPS), dunia usaha, perguruan tinggi dan masyarakat dalam membangun ekosistem data hingga tingkat desa.

    Ia mengatakan sinergi tersebut menjadi fondasi penting untuk mewujudkan pembangunan yang efektif dan berkelanjutan.

    Politisi Golkar itu juga mengungkapkan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim dalam mempercepat transformasi digital di wilayah pedesaan.

    Sepanjang 2025, Pemprov Kaltim telah menghadirkan layanan Gratispol Internet Desa di 30 desa di PPU melalui dukungan APBD.

    Ia menambahkan, pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 menjadi momentum strategis untuk meningkatkan kualitas data sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan.

    “Karena itu, aparatur desa diminta menjadikan pengelolaan statistik sebagai salah satu prioritas kerja,” jelasnya.

    Sementara itu, Bupati PPU Mudyat Noor menyampaikan, Program Desa Cantik yang diinisiasi BPS diharapkan mampu mendorong seluruh desa di daerahnya memanfaatkan digitalisasi data dalam tata kelola pemerintahan.

    Ia meyakini, sistem data yang terintegrasi akan memudahkan penyajian informasi kependudukan maupun potensi desa secara real time sehingga mendukung perencanaan pembangunan yang lebih akurat.

    “Data kependudukan dan potensi desa dapat tersaji secara real time sehingga memudahkan pemerintah dalam merencanakan pembangunan yang sesuai kebutuhan masyarakat,” tuturnya.

    Pencanangan Desa Cantik ditandai dengan penandatanganan piagam, penyerahan piagam kepada desa dan kelurahan, serta pemberian sertifikat kepada para agen statistik.

    Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala BPS Kaltim Mas’ud Rifai, Sekretaris Badan Pengembangan Informasi Desa dan Daerah Tertinggal Kemendesa PDT Fajar Tri Suprapto, Anggota Komisi VI DPR RI Sarifah Suraidah Harum, serta Sekretaris Daerah Kaltim Sri Wahyuni.

     

    Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) Gubernur Kaltim Pemprov Kaltim program desa cantik Rudy Mas'ud
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    R’sya

    Related Posts

    Efisiensi Jadi Landasan RAPBD 2027 Samarinda, Belanja Tak Prioritas Ditunda

    Agustus 14, 2026

    Kaltim Kejar Swasembada Beras, Capaian Pangan Naik dari 30 Persen Jadi 58 Persen

    Agustus 14, 2026

    Polda Kaltim Luncurkan URC Reserse, Respons Laporan Kejahatan 24 Jam

    Agustus 13, 2026

    Penjangkauan HIV di Samarinda Makin Sulit, PKBI Soroti Pemangkasan Anggaran dan Penolakan Sosial

    Agustus 13, 2026

    WiFi Gratis Bontang Mulai Pulih, Bontang Baru dan Loktuan Kembali Aktif

    Agustus 12, 2026

    WiFi Gratis di Sejumlah Titik Bontang Terganggu akibat Kabel Fiber Optik Terputus

    Agustus 12, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Efisiensi Jadi Landasan RAPBD 2027 Samarinda, Belanja Tak Prioritas Ditunda

    R’syaAgustus 14, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Wali Kota Samarinda Andi Harun menegaskan efisiensi menjadi landasan penyusunan Rancangan Anggaran…

    Kaltim Kejar Swasembada Beras, Capaian Pangan Naik dari 30 Persen Jadi 58 Persen

    Agustus 14, 2026

    Skirining Jadi Kekuatan Pemerintah Kota Samarinda Percepat Jaring Penderita HIV

    Agustus 14, 2026

    187 Lulusan IKIP PGRI Kaltim Siap Diwisuda Oktober 2026

    Agustus 14, 2026

    Tak Ingin Elit di Internal Partai, PDI Perjuangan Samarinda Dorong Kader Turun ke Masyarakat

    Agustus 14, 2026
    1 2 3 … 3,278 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.