Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Rabies Masih Mengintai, Kaltim Perkuat Perlindungan dari Gigitan Anjing

    September 29, 2026

    Kompensasi Rp5 Miliar Belum Terealisasi, Kasus Pasien RSUD AWS Berlanjut ke DPRD Kaltim

    September 29, 2026

    Dugaan Malpraktik Dokter Furqon Belum Bisa Dibuktikan, AWS Tunggu Hasil Majelis Disiplin Profesi

    September 29, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Samarinda»Buyung Marajo Ingatkan Transparansi dan Partisipasi Publik dalam Pelaksanaan Probebaya Samarinda
    Samarinda

    Buyung Marajo Ingatkan Transparansi dan Partisipasi Publik dalam Pelaksanaan Probebaya Samarinda

    RidhoBy RidhoFebruari 15, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Koordinator Kelompok Kerja (Pokja) 30 Buyung Marajo saat menyampaikan pernyataannya (Insitekaltim/Ridho Wardhana)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda — Koordinator Pokja 30, Buyung Marajo menyampaikan sejumlah catatan kritis terhadap pelaksanaan Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Rukun Tetangga (Probebaya).

    Sorotan tersebut disampaikannya dalam forum Diskusi Publik yang diinisiasi Arusbawah dan digelar di Gedung Science Learning Center (SLC) Universitas Mulawarman, Minggu, 15 Februari 2026.

    Dalam diskusi tersebut, Buyung menilai keberlanjutan Probebaya masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari aspek administrasi, tingkat partisipasi warga, hingga potensi politisasi program di tingkat masyarakat.

    Ia menegaskan, Probebaya seharusnya tidak dipahami semata sebagai program pembangunan fisik. Menurutnya, program ini juga perlu mendorong peningkatan kesadaran masyarakat terkait hak dan kewajiban, perlindungan sosial, serta aspek kesehatan. Selama ini, pembahasan di tingkat rukun tetangga (RT) dinilai masih terlalu terfokus pada kebutuhan infrastruktur.

    “Selama ini masih berputar pada infrastruktur fisik. Memang itu penting, tetapi ada hal lain seperti penyadaran, perlindungan, dan kesehatan yang juga perlu ditingkatkan,” ujarnya.

    Selain itu, Buyung menyoroti tantangan administrasi dan pelaporan keuangan di tingkat RT yang jumlahnya hampir mencapai 2.000 RT. Ia menilai, tata kelola administrasi yang baik menjadi kunci agar pelaksanaan program berjalan transparan, akuntabel, dan tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.

    Buyung juga mengingatkan agar Probebaya tidak dimanfaatkan sebagai alat politik praktis. Meski merupakan kebijakan pemerintah yang lahir dari proses politik, pelaksanaannya harus tetap berorientasi pada kepentingan masyarakat luas dan tidak menimbulkan persepsi keliru di tengah warga.

    “Jangan sampai ada salah tanggapan dari warga bahwa program ini menjadi alat politik. Program ini harus benar-benar untuk kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

    Lebih lanjut, ia mendorong pemerintah kota agar tidak sekadar mempertahankan program tersebut, tetapi juga melakukan perbaikan menyeluruh, terutama dalam realisasi anggaran dan pembukaan ruang partisipasi publik yang lebih luas.

    Menjelang akhir pernyataannya, Buyung turut menyinggung kondisi efisiensi anggaran daerah serta potensi pengurangan transfer ke daerah yang dapat berdampak pada keberlanjutan program.

    Ia menyarankan pemerintah mengoptimalkan penggunaan anggaran dengan mengurangi belanja yang dinilai kurang prioritas, seperti perjalanan dinas dan biaya rapat.

    Diskusi publik tersebut, menurut Buyung, menjadi ruang penting bagi berbagai pihak untuk menyampaikan evaluasi sekaligus masukan bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan pemberdayaan masyarakat yang lebih efektif, transparan, dan berkelanjutan ke depan.

     

    Bantuan Probebaya Buyung Marajo Probebaya Universitas Mulawarman
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ridho

    Related Posts

    Api Kembali Muncul di Talang Sari, Diduga Masih Ada Bara Batubara di Dalam Tanah

    September 25, 2026

    Hadapi Persaingan Media, Infosatu.co dan Insitekaltim Kembali Terverifikasi Dewan Pers

    September 25, 2026

    Sodetan KM 2 Loa Janan Ulu Terancam Timbulkan Masalah Baru, Sungai Penerima Belum Ditangani

    September 23, 2026

    Air Bersih Menipis, Dewan Samarinda Usul Dana Probebaya Bangun Sumur

    September 20, 2026

    Karhutla Samarinda Tembus 273 Hektare, DPRD Dorong Gerak Cepat Hadapi Ancaman El Nino

    September 15, 2026

    Warga Resah Pemadaman Listrik Bergilir Kembali Terjadi di Samarinda

    September 14, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Rabies Masih Mengintai, Kaltim Perkuat Perlindungan dari Gigitan Anjing

    Ratu ArifanzaSeptember 29, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Ancaman rabies masih menjadi perhatian kesehatan masyarakat di Kaltim. Dalam tiga tahun…

    Kompensasi Rp5 Miliar Belum Terealisasi, Kasus Pasien RSUD AWS Berlanjut ke DPRD Kaltim

    September 29, 2026

    Dugaan Malpraktik Dokter Furqon Belum Bisa Dibuktikan, AWS Tunggu Hasil Majelis Disiplin Profesi

    September 29, 2026

    Rudy Mas’ud Tegaskan Hotel BUMD Hanya untuk Kegiatan Internal Pemprov Kaltim

    September 29, 2026

    APBD Perubahan Kaltim 2026 Prioritaskan Jalan dan Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni

    September 29, 2026
    1 2 3 … 3,368 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.