Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Asam Lambung Mudah Naik, 10 Makanan Ini Bisa Jadi Alternatif

    September 26, 2026

    PAD Kaltim Dikoreksi Rp1,89 Triliun, Pendapatan Daerah 2026 Turun Jadi Rp13,36 Triliun

    September 26, 2026

    Kuorum Rapat KUA-PPAS Kaltim Dipersoalkan, 15 Anggota Hadir Daring

    September 26, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Bontang»Bukan Komoditas Politik, Agus Haris: Saya Tahu Kehidupan Guru Swasta
    DPRD Bontang

    Bukan Komoditas Politik, Agus Haris: Saya Tahu Kehidupan Guru Swasta

    AdminBy AdminSeptember 9, 202002 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter : Angel – Editor : Redaksi

    Insitekaltim, Bontang – Sebagai Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang, Agus Haris adalah wakil rakyat yang paling gigih menyuarakan kesejahteraan guru swasta di Kota Bontang.

    Berlatar belakang profesi guru swasta, Agus Haris menampik anggapan perjuangannya untuk kesejahteraan guru khususnya guru swasta sebagai komoditas politik.

    “Khusus untuk wilayah pendidikan, saya tidak pernah main-main. Tidak ada modus atau strategi politik. Guru dan guru swasta tidak ada urusan politik apa pun. Karena saya tahu betul kehidupan mereka,” tegas Agus Haris kepada insitekaltim dalam wawancara khusus, Selasa (8/9/2020)

    Ketua DPC Partai Gerindra Bontang ini membeberkan alasan kuat mengapa ia getol memperjuangkan kesejahteraan guru swasta sejak awal menjadi anggota DPRD 2014 hingga saat ini.

    Tugas pertama sebagai anggota DPRD 2014 ialah melahirkan pemberian insentif kepada guru swasta hingga saat ini.

    “Kenapa saya getol berjuang untuk penghasilan bagi guru swasta, karena saya pernah menjadi guru swasta dan tata usaha. Pernah juga jadi kepala sekolah. Jadi saya tahu persis kemampuan keuangan guru swasta,” bebernya.

    Ia menjelaskan bahwa salah satu faktor kurang berkembangnya sumber daya anak di sekolah, kerapkali karena masih banyak guru swasta yang tidak fokus pada satu sekolah, akibat penghasilan yang minim.

    “Nah, ternyata setelah beberapa saya pelajari, salah satu faktor penghambat tumbuh kembangnya sumber daya anak sekolah itu karena guru-guru tidak fokus pada satu sekolah. Kenapa guru-guru tidak fokus pada satu sekolah, karena persoalan penghasilan. Jangankan untuk makan, untuk anak dan istri diri sendiri saja tidak cukup. Belum lagi kalau guru itu juga menyewa rumah atau kost, tentu banyak biayanya, “ jelasnya.

    Agus akan selalu berupaya agar kesejahteran guru khususnya guru swasta di Kota Bontang bisa meningkat.

    “Saya selalu berusaha bagaimana penghasilan guru, khususnya guru-guru swasta bisa mendekati Upah Minimum Kota (UMK) Bontang untuk menopang keberlangsungan hidupnya sendiri. Karena peran guru sangat penting bagi generasi penerus, salah satunya menransfer ilmu kepada anak-anak,” tutupnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    Kuorum Rapat KUA-PPAS Kaltim Dipersoalkan, 15 Anggota Hadir Daring

    September 26, 2026

    Kemitraan PT Swakarsa Capai 5.223 Hektare, Warga yang Tak Punya Lahan Belum Terakomodasi

    September 26, 2026

    APBD Perubahan Samarinda Rp3,75 Triliun, Raperda Ditarget Paripurna 30 September

    September 25, 2026

    KPK Temukan Anomali Penganggaran Kaltim, Proposal Masyarakat Bakal Diperketat

    September 24, 2026

    Antrean BBM Kaltim Meningkat, DPRD Kaltim Singgung Produksi Energi yang Menurun

    September 24, 2026

    Parkir Berlangganan Samarinda Belum Siap, DPRD Soroti Sistem dan Target Rp200 Miliar

    September 23, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Asam Lambung Mudah Naik, 10 Makanan Ini Bisa Jadi Alternatif

    AminahSeptember 26, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Bagi penderita gastroesophageal reflux disease (GERD), memilih makanan bukan sekadar soal selera.…

    PAD Kaltim Dikoreksi Rp1,89 Triliun, Pendapatan Daerah 2026 Turun Jadi Rp13,36 Triliun

    September 26, 2026

    Kuorum Rapat KUA-PPAS Kaltim Dipersoalkan, 15 Anggota Hadir Daring

    September 26, 2026

    Gratispol Pendidikan dan Kesehatan Jadi Sorotan, Arah Pembangunan SDM Kaltim Dapat Pengakuan Nasional

    September 26, 2026

    Kemitraan PT Swakarsa Capai 5.223 Hektare, Warga yang Tak Punya Lahan Belum Terakomodasi

    September 26, 2026
    1 2 3 … 3,365 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.