Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Distribusi Kios Pasar Pagi Diperketat, Nur Rahmani Tegaskan Lapak Tak Boleh Disalahgunakan

    April 29, 2026

    DPRD Samarinda Dukung Desa Cantik untuk Percepat Penanganan Stunting

    April 29, 2026

    Jangan Bebani Pelaku Usaha, Ketua Komisi II DPRD Samarinda Minta Skema Bagi Hasil Harus Rasional

    April 29, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Lifestyle»Buat Lebaran, Pilih Berburu Baju di Mal atau Toko?
    Lifestyle

    Buat Lebaran, Pilih Berburu Baju di Mal atau Toko?

    LarasBy LarasApril 9, 2024Updated:April 9, 202403 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Baju Lebaran
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Menjelang Hari Raya Idulfitri, masyarakat mulai melakukan berbagai persiapan untuk menyambut Lebaran dengan penuh suka cita.

    Salah satu yang juga tak ketinggalan untuk dipersiapkan yakni baju Lebaran. Hal satu ini terbilang sudah menjadi tradisi secara tidak langsung di Indonesia.

    Pakaian baru yang dipakai di hari raya dianggap mayoritas orang sebagai cerminan datangnya hari kemenangan melalui penampilan.

    Namun dalam masa perburuan baju Lebaran secara langsung atau offline, masyarakat seolah dipecah menjadi dua kubu. Kubu berburu di mal dan kubu berburu di toko.

    Keduanya nampak sama dalam hal berburu pakaian tapi ternyata memiliki arti dan perbedaan tersendiri yang dirasakan oleh masyarakat.

    Misalnya saja Rizky Handayani (25) seorang guru mata pelajaran kimia di SMA Negeri 17 Samarinda. Guru muda ini mengaku lebih memilih membeli di toko karena harga yang ditawarkan sesuai dengan kantongnya.

    Membeli baju di toko memiliki perbedaan harga yang cukup signifikan. Menurut Kiki harga baju di mal sering kali jauh lebih mahal. Alasannya ada pajak sewa tempat dan belum lagi biaya parkir yang harus dikeluarkan.

    Kemudian, ia tidak harus berpergian jauh menuju mal yang ada di Samarinda Kota, rumahnya yang berada di wilayah Samarinda Seberang juga ada toko-toko pakaian yang menjual berbagai model baik untuk baju sehari-hari maupun Lebaran.

    Untuk itu, membeli baju di toko masih menjadi cara favorit bagi Kiki sapaan akrabnya ini guna menunjang penampilannya di hari kemenangan.

    “Karena pasti harganya beda, bisa 3-4 kali lipat, di sini-sini saja juga ada (Samarinda Seberang), dekat juga,” ujar Kiki.

    Beda halnya dengan Lani (27) yang cenderung akan mencari kebutuhannya di mal. Ia mengungkapkan bahwa di situasi seperti saat ini, puasa dan panas terik, ia akan memilih berbelanja di pusat perbelanjaan dengan fasilitas AC yang berfungsi baik.

    Kondisi tempat ia berbelanja memengaruhi seberapa besar keinginannya untuk membeli di tempat itu. Sekalipun jauh, Lani akan dengan senang hati menyusuri perjalanan demi berbelanja nyaman.

    Teks: Sandal Lebaran

    Kala itu, Lani tengah berbelanja sepatu untuk pelengkap atribut Lebarannya dan sandal untuk pergi bekerja ataupun digunakan sehari-hari di Mal Samarinda Square atau yang juga dikenal sebagai Mal Robinson, Sabtu (6/4/2024).

    Kemudian, ia menjelaskan bahwa banyak koleksi menarik dan terbaru yang ditawarkan pihak ritel di mal sehingga mudah baginya sekali berpergian dan mendapat dua tiga barang sekaligus.

    “Kenapa saya beli di mal? Karena ini lagi puasa, saya cari tempat yang dingin terus yang pilihannya banyak. Kalau di mal pilihannya banyak dan sekaligus biasanya jadi ada dalam satu tempat,” jelasnya.

    Ketika ditanya terkait harga yang lebih mahal dari toko, Lani menjawab jika ia tidak mempermasalahkan soal harga. Baginya ada kualitas maka ada harga yang harus dibayar.

    Ia juga cenderung memilih barang dengan harga tertentu untuk mendapat fungsi dan keawetan yang tahan lama agar tidak harus mengeluarkan biaya lebih untuk perbaikan atau membeli baru.

    “Tidak masalah, yang dicari memang yang berkualitas. Harga tidak masalah, yang penting tempatnya oke, harga sesuai kemampuan dan barang bagus,” pungkasnya.

    Hari Raya Idulfitri Lebaran Mall
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    Camat Samarinda Ulu Dukung Perda TBC, Soroti Pentingnya Jaminan Sosial bagi Penderita

    April 14, 2026

    Kasus TBC Samarinda Tembus 4.000, Dinkes Genjot Deteksi Dini di Tengah Keterbatasan Anggaran

    April 13, 2026

    Target Eliminasi 2030, Penanganan TBC dan HIV/AIDS di Samarinda Perlu Kolaborasi

    April 13, 2026

    Kasus TBC Masih Tinggi, Pemkot Samarinda Siapkan Perda Penanggulangan

    April 13, 2026

    Dinkes Samarinda Sebut Sosialisasi Provinsi Sekadar Informasi, Tegaskan Sikap Pemkot Jelas

    April 12, 2026

    TWAP Samarinda Tanggapi Sudarno, Tegaskan Pernyataan Andi Harun Soal JKN Bukan Hoaks

    April 11, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Distribusi Kios Pasar Pagi Diperketat, Nur Rahmani Tegaskan Lapak Tak Boleh Disalahgunakan

    Andika SaputraApril 29, 2026

    Samarinda, Insitekaltim – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda melalui Dinas Perdagangan (Disdag) mulai memperketat distribusi kios…

    DPRD Samarinda Dukung Desa Cantik untuk Percepat Penanganan Stunting

    April 29, 2026

    Jangan Bebani Pelaku Usaha, Ketua Komisi II DPRD Samarinda Minta Skema Bagi Hasil Harus Rasional

    April 29, 2026

    DPRD Samarinda Soroti Distribusi Lapak Pasar, Iswandi Minta Data Pedagang Dibuka Transparan

    April 29, 2026

    Samarinda Targetkan Peringkat Terbaik Program Desa Cantik

    April 29, 2026
    1 2 3 … 3,080 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.