Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Enam Raperda Di Luar Jalur Disepakati, DPRD dan Pemkot Samarinda Kejar Target Satu Tahun

    Mei 14, 2026

    Temindung Creative Hub Jadi Motor Baru Ekraf Kaltim, Rindekrafda 2026–2030 Disiapkan

    Mei 13, 2026

    Badko HMI Kaltim-Kaltara Kecewa, Pemprov Absen di Seminar Pembangunan

    Mei 13, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»BPBD Kaltim Gandeng Diskominfo Perkuat Aplikasi Sistem Informasi Kebencanaan
    Diskominfo Kaltim

    BPBD Kaltim Gandeng Diskominfo Perkuat Aplikasi Sistem Informasi Kebencanaan

    Adit MustafaBy Adit MustafaJuli 10, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kunjungan koordinasi BPBD Kaltim terkait aplikasi sistem informasi kebencanaan di Ruang Kepala Diskominfo Kaltim, Rabu (10/7/2024). (Diskominfo Kaltim)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Penanggulangan bencana adalah salah satu aspek penting dalam menjaga keselamatan dan kesejahteraan masyarakat, terutama di daerah-daerah rawan bencana seperti Kalimantan Timur.

    Untuk itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) terus berupaya memperkuat strategi dan sistem yang ada.

    Dalam era digital ini, penggunaan teknologi informasi menjadi krusial dalam upaya penanggulangan bencana. BPBD Kaltim menyadari pentingnya memiliki sistem informasi kebencanaan yang kuat dan andal.

    Oleh karena itu, BPBD Kaltim menjalin koordinasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim untuk memperkuat Aplikasi Sistem Informasi Kebencanaan yang dimiliki BPBD Kaltim.

    Koordinasi tersebut diterima oleh Sekretaris Diskominfo Kaltim Edi Hermawanto Noor didampingi Pranata Komputer Ahli Muda Irwansyah dan Fedlandy Yulian dari Bidang Aplikasi dan Informatika (Aptika).

    Tim BPBD Kaltim yang diwakili oleh staf Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Johan Wahyudi serta IT Developer dari PT HK Teknologi, memaparkan tentang Aplikasi Sistem Informasi Kebencanaan.

    Aplikasi ini dilengkapi dengan peta informasi bencana alam di wilayah Kalimantan Timur dan memungkinkan interaksi dua arah secara real time antara klien dan server melalui WebSocket, protokol komunikasi yang sangat dibutuhkan untuk laporan langsung dan pemantauan bencana.

    Saat ini, server aplikasi tersebut telah terpusat di Diskominfo Kaltim, menjadikan koordinasi ini semakin vital.

    “Kami sudah melakukan migrasi ke server Diskominfo. Dan untuk memunculkan live report peta bencana kami membutuhkan instalasi WebSocket di server dari Diskominfo,” ujar Muhammad Shaubari saat kunjungan koordinasi terkait aplikasi sistem informasi kebencanaan di Ruang Kepala Diskominfo Kaltim, Rabu (10/7/2024).

    Sekretaris Diskominfo Kaltim Edi Hermawanto Noor menyambut baik permintaan tersebut. Ia menyatakan akan menindaklanjuti permintaan instalasi WebSocket dan berkoordinasi dengan tim teknis terkait.

    “Sistem Informasi Kebencanaan ini juga bisa kita integrasikan dengan command center jadi di level pimpinan bisa mengecek juga melalui Portal Sentra Analitik Data (Senada) kita,” tutur Edi.

    Inisiatif ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan dan respons cepat terhadap bencana, memberikan informasi akurat dan real time kepada masyarakat serta memperkuat sinergi antara BPBD dan Diskominfo dalam penanggulangan bencana di Kalimantan Timur.

    Dengan integrasi yang lebih baik dan dukungan teknologi yang memadai, penanggulangan bencana di Kalimantan Timur diharapkan dapat dilakukan dengan lebih efektif dan efisien, meminimalkan dampak negatif terhadap masyarakat dan mempercepat proses pemulihan pascabencana.

    “Kita sangat mengapresiasi kehadiran Aplikasi Sistem Informasi Kebencanaan milik BPBD Kaltim sebagai inovasi dalam penanggulangan bencana daerah,” tandas Edi.

    Aplikasi Sistem Informasi Kebencanaan BPBD Kaltim Edi Hermawanto Noor
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Adit Mustafa

    Related Posts

    Temindung Creative Hub Jadi Motor Baru Ekraf Kaltim, Rindekrafda 2026–2030 Disiapkan

    Mei 13, 2026

    Dari Tambang ke Kreatif, Gekraf Kaltim Didorong Jadi Motor Ekonomi Baru

    Mei 12, 2026

    DPKH Kaltim Pastikan Stok Hewan Kurban Aman, Ketersediaan Capai 28 Ribu Ekor

    Mei 12, 2026

    Kala Fest 2026 Dibuka, Kaltim Siapkan Ekonomi Syariah Jadi Penopang Baru Pasca Batu Bara

    Mei 9, 2026

    Seribu Rumah Seribu Harapan, Kaltim Gaspol Perbaiki Hunian Warga di 2026

    Mei 7, 2026

    Dinamika di Balik Rp288,5 Miliar, Gratispol Fokuskan Tepat Sasaran

    Mei 6, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Enam Raperda Di Luar Jalur Disepakati, DPRD dan Pemkot Samarinda Kejar Target Satu Tahun

    Ratu ArifanzaMei 14, 2026

    Insitekaltim, Samarinda — DPRD Kota Samarinda bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda resmi menyepakati enam Rancangan…

    Temindung Creative Hub Jadi Motor Baru Ekraf Kaltim, Rindekrafda 2026–2030 Disiapkan

    Mei 13, 2026

    Badko HMI Kaltim-Kaltara Kecewa, Pemprov Absen di Seminar Pembangunan

    Mei 13, 2026

    Saat Ekonomi Lesu, Kadin Kukar Pilih Gas Kolaborasi: Dari Logistik hingga Pariwisata

    Mei 13, 2026

    Soroti Legalitas hingga Dugaan Nepotisme, Advokat Kaltim Siap Gugat TAGUPP ke PTUN

    Mei 12, 2026
    1 2 3 … 3,092 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.