Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Juli 2026 Uang Primer Tumbuh 17,1 Persen, Capai Rp2.254,5 Triliun

    Agustus 13, 2026

    Polda Kaltim Luncurkan URC Reserse, Respons Laporan Kejahatan 24 Jam

    Agustus 13, 2026

    Tegaskan HIV/AIDS Isu Kesehatan Masyarakat, IAC Minta Perda Baru Bebas Stigma dan Diskriminasi

    Agustus 13, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»BPBD Kaltim Fokus Satukan Data dan Tingkatkan SDM untuk Penanggulangan Bencana
    Diskominfo Kaltim

    BPBD Kaltim Fokus Satukan Data dan Tingkatkan SDM untuk Penanggulangan Bencana

    LarasBy LarasJuni 20, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Rakor Pusat Pusdalops-PB BPBD Kabupaten/Kota Provinsi Kaltim Tahun 2024
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Timur (Kaltim) Agus Tianur menekankan pentingnya keselarasan data dalam penanggulangan bencana.

    Teks: Kepala BPBD Kalimantan Timur Agus Tianur

    Dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kabupaten/Kota Provinsi Kaltim Tahun 2024, Agus menyampaikan bahwa perbedaan dalam penafsiran data harus dikurangi dengan teknologi dan fasilitas yang ada.

    Teknologi tengah berkembang pesat. Menurut Agus, masuk di era digitalisasi seperti saat ini harus membawa pengaruh besar terhadap data, termasuk dalam ranah tanggap bencana. Ia menyebutkan bahwa kekeliruan terhadap tafsir data akan berdampak fatal dalam tindakan penanggulangan bencana.

    Digitalisasi diharapkannya dapat membawa pengaruh signifikan terhadap pemberian informasi yang akurat dan tidak ada lagi cabang ganda dari informasi tersebut agar dapat meningkatkan efektivitas di lapangan.

    “Kita sudah punya teknologi dan fasilitas yang seharusnya bisa meminimalisir perbedaan data. Artinya tingkat kesalahannya di bawah lima persen. Survei-survei biasanya memiliki tingkat kesalahan kecil sekali. Dalam penanggulangan bencana, data yang keliru bisa berakibat fatal,” ujarnya, Kamis (20/6/2024).

    Agus berharap bahwa pertemuan kali ini bisa menjadi ajang untuk menyatukan persepsi, visi, dan data, sehingga tidak ada lagi perbedaan dalam pengolahan dan penafsiran data. Juga menjadi pemersatu antara BPBD Kaltim dan BPBD di kabupaten maupun kota.

    “Harapan saya ini pertemuan terakhir mengenai data, agar kita tidak selalu berpolemik tentang data di era digital ini,” tuturnya.

    Tidak hanya polemik data yang tengah dialami oleh BPBD. Kurangnya sumber daya manusia (SDM) di seluruh BPBD kabupaten/kota menimbulkan masalah lainnya. Pasalnya tugas BPBD terlampau berat untuk ditopang SDM yang saat ini sudah mulai masuk ke usia pensiun.

    Agus menyebutkan bahwa kurangnya SDM disebabkan belum adanya perekrutan beberapa tahun belakangan. Ada juga syarat yang cukup menantang bagi pelamar seperti mampu bertahan di situasi sulit ketika bencana dan tangguh.

    “Kita kekurangan SDM. Di kota dan kabupaten, banyak yang sudah memasuki usia pensiun. Setiap tahun belum tentu ada penerimaan, bahkan beberapa tahun ini hampir tidak ada penerimaan. Ini perlu kita seriusi karena urusan penanggulangan bencana memerlukan SDM yang kuat dan memiliki jiwa penyelamat,” tegasnya.

    Dengan pertemuan ini, BPBD Kaltim berharap bisa mencapai kesepahaman dalam data penanggulangan bencana dan meningkatkan kualitas serta kuantitas SDM yang terlibat dalam upaya tersebut serta menjadi langkah awal dalam pemenuhan SDM ke depannya atas masukan seluruh pihak yang hadir.

    Agus Tianur BPBD Kaltim Pusdalops-PB Rakor
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    BPBD Kaltim Gandeng Dunia Usaha Percepat Pemulihan Pascabencana

    Juli 27, 2026

    BPBD Kaltim Siapkan Rehabilitasi Bencana Berbasis Gender

    Juli 24, 2026

    Gelombang Sedang Landa Pesisir Kaltim, Nelayan Harus Pantau Prakiraan BMKG Sebelum Melaut

    Juli 23, 2026

    Musim Kemarau Bergeser, Kaltim Waspadai Lonjakan Karhutla hingga November

    Juli 22, 2026

    Rudy Mas’ud Pastikan Segiri Bisa Dipakai Borneo FC Berlaga di Kancah Asia

    Mei 18, 2026

    Benteng untuk Guru, PGRI Kaltim Diminta Prioritaskan Perlindungan Hukum dan Sertifikasi

    Mei 15, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Juli 2026 Uang Primer Tumbuh 17,1 Persen, Capai Rp2.254,5 Triliun

    Nur AjijahAgustus 13, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pertumbuhan Uang Primer (M0) pada Juli 2026 mencapai 17,1 persen secara tahunan…

    Polda Kaltim Luncurkan URC Reserse, Respons Laporan Kejahatan 24 Jam

    Agustus 13, 2026

    Tegaskan HIV/AIDS Isu Kesehatan Masyarakat, IAC Minta Perda Baru Bebas Stigma dan Diskriminasi

    Agustus 13, 2026

    Guru Masih Kurang 500 Orang, Disdikbud Samarinda Prioritaskan Perbaikan Sarpras Sekolah

    Agustus 13, 2026

    Penjangkauan HIV di Samarinda Makin Sulit, PKBI Soroti Pemangkasan Anggaran dan Penolakan Sosial

    Agustus 13, 2026
    1 2 3 … 3,276 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.