Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Supardi Sebut Kaltim Jadi Penugasan Paling Berkesan dalam Kariernya

    Agustus 14, 2026

    Efisiensi Jadi Landasan RAPBD 2027 Samarinda, Belanja Tak Prioritas Ditunda

    Agustus 14, 2026

    Kaltim Kejar Swasembada Beras, Capaian Pangan Naik dari 30 Persen Jadi 58 Persen

    Agustus 14, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»BOSP Kaltim Aktif, Sekolah Tak Boleh Lagi Pungut Biaya Siswa
    Diskominfo Kaltim

    BOSP Kaltim Aktif, Sekolah Tak Boleh Lagi Pungut Biaya Siswa

    SittiBy SittiMei 24, 2025Updated:Juni 3, 202503 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim, Rahmat Ramadhan
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) sudah mengaktifkan skema Bantuan Operasional Satuan Pendidikan Daerah (BOSP) untuk mendukung pelaksanaan pendidikan gratis di jenjang SMA, SMK, SLB, dan Madrasah Aliyah (MA), baik negeri maupun swasta.

    Mulai tahun ajaran 2025/2026, sekolah tidak diperkenankan lagi menarik pungutan dari siswa untuk kegiatan operasional. Kebijakan ini merupakan bagian dari visi pemerintahan Gubernur Rudy Mas’ud dan Wakil Gubernur Seno Aji dalam meningkatkan akses pendidikan yang merata dan berkualitas di seluruh wilayah Kaltim.

    Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim Rahmat Ramadhan mengatakan program ini telah memiliki dasar hukum yang kuat melalui Peraturan Gubernur Nomor 15 Tahun 2025.

    Aturan tersebut juga mengatur pengelolaan dana BOSP secara menyeluruh agar sekolah dapat menjalankan aktivitas pembelajaran tanpa memberatkan peserta didik.

    “Pendidikan gratis sudah keluar peraturan gubernurnya. Kita sudah sosialisasikan ke sekolah negeri dan sudah bisa melakukan pencairan BOSP,” jelas Rahmat usai menghadiri Sosialisasi Paradigma Baru Evaluasi Pendidikan, di Mercure Samarinda, Sabtu, 24 Mei 2025.

    Menurutnya, dengan aktifnya pencairan BOSP, semua kebutuhan dasar operasional sekolah, termasuk kegiatan ekstrakurikuler, harus ditanggung oleh sekolah menggunakan dana tersebut. Siswa tidak lagi dibebani biaya untuk kegiatan tambahan di luar pelajaran pokok.

    “Diharapkan siswa-siswa ini tidak ada lagi pungutan, misalnya dari ekstrakurikuler. Kalau dulu bayar, harapannya dengan ini tidak ada pembayaran lagi,” katanya.

    Selain menutupi biaya kegiatan belajar, BOSP juga dapat digunakan untuk pengembangan kapasitas guru. Dana ini memungkinkan sekolah membiayai pelatihan-pelatihan yang dibutuhkan guna meningkatkan kompetensi tenaga pendidik.

    “Untuk meningkatkan SDM guru-guru, pelatihan itu bisa digunakan dari BOSP,” ujar Rahmat.

    Sebagai bagian dari pelaksanaan pendidikan gratis, Pemprov Kaltim juga menyiapkan paket seragam sekolah untuk seluruh siswa baru kelas X yang masuk SMA, SMK, atau SLB pada tahun ajaran mendatang. Sekitar 62 ribu siswa akan menerima seragam nasional lengkap, sepatu, dan tas sekolah.

    Rahmat menyampaikan pengadaan seragam ini tidak menggunakan dana BOSP, melainkan melalui skema pembiayaan yang berbeda.

    “Seragam sekolah insyaallah masih dalam proses, pakaian lengkap, tas, dan sepatu juga, tapi bukan dari BOSP, beda lagi,” ucapnya.

    Pada tahun 2026, distribusi seragam gratis akan diperluas mencakup siswa kelas X dan XI, agar siswa di dua tingkat awal pendidikan menengah bisa mendapatkan perlakuan yang sama.

    Di luar jenjang sekolah menengah, Pemprov Kaltim juga merancang program pendidikan gratis untuk jenjang perguruan tinggi. Rencananya, pembebasan biaya pendidikan akan diberikan kepada mahasiswa baru ber-KTP Kaltim yang menempuh pendidikan di perguruan tinggi negeri maupun swasta dalam provinsi.

    Program BOSP dan pendidikan gratis ini dirancang untuk meringankan beban ekonomi keluarga, terutama di wilayah pedalaman dan pesisir Kaltim.

    “Diharapkan seluruh anak usia sekolah memiliki kesempatan yang sama dalam mengakses pendidikan, tanpa kendala biaya,” harapnya.

    Dengan skema ini, sekolah dituntut untuk lebih transparan dalam penggunaan dana BOSP serta mengedepankan pelayanan pendidikan yang menyeluruh. Sosialisasi kepada seluruh satuan pendidikan terus dilakukan agar pelaksanaan berjalan sesuai tujuan awal. (ADV/Diskominfokaltim)

    Editor: Sukri

    BOSP Disdikbud kaltim Pemprov Kaltim Pendidikan Gratis Rahmat Ramadhan
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    Kaltim Kejar Swasembada Beras, Capaian Pangan Naik dari 30 Persen Jadi 58 Persen

    Agustus 14, 2026

    4.047 Bendera Dibagikan di Kaltim, Kesbangpol Ajak Warga Kibarkan Merah Putih

    Agustus 9, 2026

    Beban Pertahankan Juara Umum, 57 Kafilah Kaltim Jalani TC Sebulan di Jakarta

    Agustus 9, 2026

    Pemprov Kaltim Siapkan 250 Hektare Lahan di Teluk Balikpapan Guna Tambah PAD

    Agustus 8, 2026

    Pemprov Hidupkan Kembali Mal Lembuswana, Siapkan Revitalisasi dan Buka Peluang Investor

    Agustus 7, 2026

    Kaltim-Jateng Sepakati Kerja Sama 10 Sektor, Rudy Mas’ud Dorong Perluasan Komoditas di Luar Batu Bara

    Agustus 6, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Supardi Sebut Kaltim Jadi Penugasan Paling Berkesan dalam Kariernya

    R’syaAgustus 14, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Mantan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kalimantan Timur (Kaltim) Supardi menyebut masa tugasnya…

    Efisiensi Jadi Landasan RAPBD 2027 Samarinda, Belanja Tak Prioritas Ditunda

    Agustus 14, 2026

    Kaltim Kejar Swasembada Beras, Capaian Pangan Naik dari 30 Persen Jadi 58 Persen

    Agustus 14, 2026

    Skirining Jadi Kekuatan Pemerintah Kota Samarinda Percepat Jaring Penderita HIV

    Agustus 14, 2026

    187 Lulusan IKIP PGRI Kaltim Siap Diwisuda Oktober 2026

    Agustus 14, 2026
    1 2 3 … 3,278 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.