Insitekaltim, Samarinda – Sebanyak 70 wartawan yang tergabung dalam Kelompok Kerja (Pokja) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Samarinda diberangkatkan untuk mengikuti Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) Kalimantan Timur (Kaltim) 2026 di Balikpapan.

Kontingen Samarinda akan mengikuti 10 cabang olahraga (Cabor) dalam ajang olahraga wartawan tingkat provinsi tersebut. Keikutsertaan ini sekaligus menjadi kesempatan bagi para jurnalis untuk berkompetisi dan membawa nama daerah.
Wali Kota Samarinda Andi Harun menjanjikan bonus bagi wartawan yang berhasil meraih juara. Namun, besaran bonus tersebut belum ditentukan.
“Insyaallah kalau ada yang dapat juara, saya kasih bonus. Soal berapa bonusnya, itu nanti karena mendadak juga kan,” kata Andi Harun saat pelepasan kontingen di Halaman Sekretariat PWI Kaltim, Selasa, 3 November 2026.
Ia mengingatkan seluruh peserta agar tidak memaksakan diri selama pertandingan. Menurutnya, keselamatan dan kesehatan harus tetap menjadi prioritas dibandingkan mengejar prestasi.
“Selamat berangkat, jaga kesehatan, jaga istirahat, dan hati-hati di perjalanan. Kalau begitu, mungkin yang Samarinda harus mengikuti dengan banyak bergembira saja. Dalam keadaan santai bergembira, nanti juaranya bonus itu,” ujarnya.
Selain memberikan dukungan untuk Porwada, Andi Harun juga merespons persoalan pembiayaan kontingen Kaltim menuju Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2027 di Bandar Lampung.
Ia membuka peluang memberikan kontribusi apabila PWI Kaltim tetap membutuhkan dukungan untuk memberangkatkan atlet, meskipun dalam jumlah terbatas.
“Kalau PWI mau ikut walaupun dalam keadaan terbatas, saya insyaallah akan ikut memberi kontribusi agar ada yang ikut ke PON. Mungkin saya tidak bisa janji banyak-banyak, tapi setidak-tidaknya bisa berkontribusi memberangkatkan beberapa oranglah untuk ikut,” ungkapnya.
Persoalan anggaran tersebut sebelumnya disampaikan Ketua PWI Kaltim Abdurrahman Amin. Ia menyebut usulan anggaran untuk keikutsertaan kontingen Kaltim dalam Porwanas 2027 yang diajukan melalui perubahan anggaran Pemerintah Provinsi Kaltim justru dicoret hingga alokasinya menjadi kosong.
“Keikutsertaan kontingen Kalimantan Timur pada Pekan Olahraga Wartawan Nasional yang akan diselenggarakan pada April 2027 di Bandar Lampung itu kemungkinan tidak bisa ikut serta, Pak. Karena sampai hari ini anggaran yang sudah kami usulkan di pemerintah provinsi di perubahan itu dicoret dan dikosongkan,” kata Rahman sapaan akrabnya.
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi perhatian karena pembinaan olahraga wartawan selama ini menunjukkan perkembangan prestasi. Capaian kontingen Kaltim di Porwanas juga terus meningkat, mulai dari penyelenggaraan di Jawa Barat pada 2016, Malang pada 2022, hingga Banjarmasin pada 2024.
Rahman berharap dukungan terhadap olahraga wartawan tetap berlanjut agar capaian tersebut tidak terhenti akibat persoalan pembiayaan.
Sementara itu, Ketua Pokja PWI Samarinda Sardiman mengatakan 70 peserta yang diberangkatkan telah dipersiapkan untuk mengikuti 10 cabang olahraga. Ia menyebut persyaratan keikutsertaan juga memperhatikan kompetensi profesi wartawan melalui Uji Kompetensi Wartawan (UKW).
“Kami akan mengirimkan total 70 orang dan bakal diikuti 10 cabang olahraga. Salah satu syarat yang harus dipenuhi wartawan yang ikut berpartisipasi adalah mereka harus lebih dahulu mengikuti Uji Kompetensi Wartawan,” jelas Sardiman.
Ia berharap kontingen Samarinda mampu memperbaiki capaian prestasi pada penyelenggaraan tahun ini. Pada Porwada 2022, Pokja PWI Samarinda berhasil menjadi juara umum. Namun, dalam penyelenggaraan berikutnya, posisi kontingen berada di papan tengah.
Sardiman juga mengingatkan peserta agar tidak mengabaikan keselamatan selama bertanding. Terlebih, kegiatan olahraga wartawan bukan kompetisi atlet profesional.

