Artikel ini telah dilihat : 315 kali.
oleh

BNPB Pusat Nanang Heriyanto Kunjungi Posko Covid-19 di Kutim

Reporter : Nanda – Editor – Redaksi

Insitekaltim, Sangatta – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur terima kunjungan Wakil Ketua BNPB Pusat Brigjen TNI (Purn) Nanang Heriyanto, Kamis (21/5/2020). Kunjungan tersebut diterima Wabup Kutim H Kasmidi Bulang mewakili Bupati di BPBD Kutim atau Posko Utama Covid-19, di jalan Soekarno-Hatta, Sangatta Utara.

Maksud kunjungan untuk memonitoring pelaksanaan penanganan Covid-19 oleh gugus tugas yang sudah di bentuk di setiap daerah. Guna mengetahui sejauh mana progres pelaksanaan penanggulangan Covid-19 di Kutim, Wakil Ketua BNPB Brigjen TNI (Purn) Nanang Heriyanto mendengarkan berbagai paparan dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kutim.

Hadir dalam pertemuan tersebut adalah, Asisten Ekbang Setkab Kutim Suroto, Sekretaris Gugas Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kutim Syafruddin Syam, Kadiskes Kutim Bahrani Hasanal dan Unsur FKPD Kutim.

Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang dalam pertemuan tersebut mungucapkan rasa syukur atas kerjasama yang telah tercipta selama ini. Bahu membahu saling mengisi melawan penyebaran virus corona. Walaupun hingga kini belum ada yang tahu pasti kapan berakhirnya pandemi Covid-19 ini.

Kasmidi meminta kepada semua pihak agar secara bersama-sama untuk tetap berusaha, menekan potensi penyebaran virus yang belum ada obatnya ini. Salah satunya mengimbau masyarakat agar disiplin mematuhi protokol kesehatan terkait virus corona. Terbaru adalah kesepakatan bersama para pihak untuk meniadakan salat Idul Fitri berjamaah di masjid atau di lapangan, demi menghindari potensi terciptanya klaster baru penularan Covid-19.

Sementara itu, Wakil Ketua BNPB Brigjen TNI (Purn) Nanang Heriyanto mengatakan bahwa kehadiran dirinya di Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid -19 Kutim, berdasarkan Keputusan Presiden (Kepres) RI Nomor 7, tentang pembentukan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

“Dijelaskan olehnya Kepres itu sudah mengalami dua kali perubahan. Kalau sebelumnya Ketua Gugus diserahkan ke Sekda, lantas berubah dan dipimpin langsung oleh kepala daerah. Itulah sebagai dasar kami ada disini untuk monitoring pelaksanaan penanganan Covid-19,” terangnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed