Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    HMI Samarinda Siapkan Aksi Jilid III, Desak Manajer PLN UP3 Dicopot

    November 5, 2026

    HMI Geruduk PLN Samarinda Lagi, Bentrokan dengan Polisi Pecah

    November 5, 2026

    Iswandi Minta UMKM Samarinda Tak Sekedar Bertahan, Tapi Harus Makin Cuan

    November 5, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Ekonomi»BIFF Dorong Wastra dan Kriya Kaltim Naik Kelas ke Pasar Global
    Ekonomi

    BIFF Dorong Wastra dan Kriya Kaltim Naik Kelas ke Pasar Global

    R’syaBy R’syaSeptember 10, 2026Updated:Oktober 5, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua Harian Dekranasda Kaltim, Heny Purwaningsih (kiri) dan Founder sekaligus Creative Director BIFF 2026, Yulia Hadi (kanan) (Insitekaltim/R’sya)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Borneo International Fashion Festival (BIFF) 2026 ingin menjadikan kekayaan wastra dan kriya Kalimantan Timur (Kaltim) bukan hanya sebagai identitas budaya, tetapi juga produk ekonomi yang mampu bersaing di pasar global.

    Ketua Harian Dekranasda Kaltim Heny Purwaningsih mengatakan, BIFF dapat menjadi ruang pertemuan antara tradisi dan inovasi, termasuk mempertemukan pengrajin serta desainer dengan pasar yang lebih luas.

    “Bagi saya BIFF sebuah ruang pertemuan antara tradisi dan inovasi, antara pengrajin, desainer, karya lokal dan pasar lebih luas,” ungkap mewakili Ketua Dekranasda Kaltim Sarifah Suraidah Harum saat konferensi pers BIFF 2026 di Ruang Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Kaltim Jalan Gajah Mada Kota Samarinda, Kamis, 10 September 2026.

    Menurutnya, wastra dan kriya Kaltim tidak cukup hanya dikenal karena keunikannya. Nilai ekonomi dari karya tersebut juga perlu diperkuat agar pengrajin mampu bersaing.

    Ia tidak ingin pengrajin hanya menjadi penjaga tradisi, tetapi juga harus mampu mengembangkan karya dan mengangkat identitas daerah ke dalam bahasa fashion yang dapat diterima pasar dunia.

    “Budaya bukan sesuatu yang kuno. Justru budaya sumber inspirasi menciptakan masa depan,” tuturnya.

    Ia pun berharap BIFF dapat berkembang lebih besar dari sekadar festival dan menjadi agenda tahunan yang ikut memperkuat ekosistem wastra, kriya dan fashion di Kaltim.

    Founder sekaligus Creative Director BIFF Yulia Hadi menuturkan, penyelenggaraan BIFF juga diarahkan untuk membuka peluang bagi desainer, UMKM dan pengrajin Kaltim menembus pasar internasional.

    “Kami percaya Kaltim memiliki kebudayaan sangat kaya, baik wastra, kriya serta talenta luar biasa,” pujinya.

    Wanita kelahiran Batu Kajang Kabupaten Paser, Kaltim itu menginginkan karya lokal tidak berhenti dikenal di daerah, tetapi mendapat apresiasi di tingkat nasional hingga internasional.

    Yulia menambahkan, pemilihan Kaltim sebagai titik awal BIFF berkaitan dengan kedekatannya dengan daerah tersebut.

    “Kenapa Kaltim? karena mulai dari tanah lahir saya dulu. Tahun depan mungkin Kalimantan yang lainnya,” jelasnya.

    Sementara Project Director BIFF Anas Maghfur menjelaskan, pengembangan fashion juga dapat menggerakkan sektor lain seperti penjahit, penenun dan pengrajin. Fashion dapat menjadi identitas daerah, daya tarik wisata sekaligus media promosi budaya dan produk ekonomi kreatif.

    Salah satu langkah yang disiapkan BIFF yakni membawa karya dari Kaltim menuju Melbourne, Australia. Namun, produk yang diperkenalkan nantinya tidak hanya menyasar Australia, tetapi juga negara lainnya.

    Di tengah keterbatasan fiskal, pengembangan industri ekonomi kreatif tetap dapat dilakukan melalui kolaborasi.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    R’sya

    Related Posts

    Bazar UMKM Tak Melulu di Pusat Kota, Pemkot Samarinda Bidik Pemerataan Ekonomi

    November 5, 2026

    Luas Panen Jagung Kaltim Turun Hampir Separuh, Produksi Ikut Merosot

    November 4, 2026

    Inflasi Kaltim Oktober 2026 Capai 4,04 Persen, Transportasi dan Pangan Jadi Penyumbang

    November 3, 2026

    Novan Jelaskan Keterlambatan Pembayaran Pemkot Samarinda, Terkendala Kas Daerah

    Oktober 30, 2026

    55 Persen Penduduk Miskin Kaltim Tak Bekerja, Rata-Rata Tanggung 5 Anggota Keluarga

    Oktober 29, 2026

    Pemkot Samarinda Tegaskan Tak Ada Pihak Ketiga dalam Pengelolaan UMKM Teras

    Oktober 28, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    HMI Samarinda Siapkan Aksi Jilid III, Desak Manajer PLN UP3 Dicopot

    AminahNovember 5, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Samarinda memastikan akan kembali menggelar demonstrasi di…

    HMI Geruduk PLN Samarinda Lagi, Bentrokan dengan Polisi Pecah

    November 5, 2026

    Iswandi Minta UMKM Samarinda Tak Sekedar Bertahan, Tapi Harus Makin Cuan

    November 5, 2026

    Bazar UMKM Tak Melulu di Pusat Kota, Pemkot Samarinda Bidik Pemerataan Ekonomi

    November 5, 2026

    Pemadaman Listrik Kaltim Ditarget Berakhir Desember, Usulan Karhutla Jadi Bencana Nasional Tak Disetujui

    November 5, 2026
    1 2 3 … 3,429 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.