Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Sukri Dorong Penguatan Literasi Jurnalistik di OPD, Tekankan Pentingnya Verifikasi Informasi

    April 15, 2026

    Isu Kepesertaan Menguat, Kadinkes Samarinda Minta Publik Pahami Batas Kewenangan

    April 15, 2026

    Perdana Digelar, BPSDM Kaltim Tingkatkan Kompetensi ASN di Bidang Penulisan dan Publikasi

    April 15, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Bappeda Kaltim Target Renstra Rampung September 2025
    Diskominfo Kaltim

    Bappeda Kaltim Target Renstra Rampung September 2025

    SukriBy SukriApril 23, 2025Updated:Juni 3, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim Samarinda– Kepala Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam Bappeda Kaltim, Wahyu Gatut Purboyo, menyoroti belum optimalnya sinergi antar-organisasi perangkat daerah (OPD) di Benua Etam.

    Ia menilai masih banyak kegiatan atau program yang dilaksanakan tanpa integrasi lintas sektor, sehingga berpotensi menghambat pencapaian visi besar gubernur dan target pembangunan berkelanjutan daerah.

    “Kalau ditanya siapa yang jalan sendiri, bukan soal siapa salah, tapi banyak yang belum terkoneksi secara optimal. Misalnya tadi kita dengar, Dinas Kelautan dan Perikanan sudah melakukan pemantauan sampah laut. Tapi ternyata DLH juga melaksanakan kegiatan serupa. Ini kan bisa lebih efektif kalau dilakukan bareng, disinergikan,” ujar Wahyu Gatot Purboyo, di Kantor DLH Kaltim, Rabu 23 April 2025.

    Ia menegaskan, salah satu titik kritis dalam perencanaan adalah bagaimana setiap perangkat daerah memahami perannya dalam mendukung indikator pembangunan berkelanjutan, seperti indeks kualitas lingkungan hidup, indeks tutupan lahan, hingga indeks ekonomi hijau dan biru.

    “Indeks tutupan lahan, misalnya, itu bukan semata tanggung jawab Dinas Lingkungan Hidup. Tapi harus dilihat juga peran Dinas Kehutanan, Dinas Perkebunan, dan lainnya. Begitu juga dengan penurunan emisi. Kita tidak bisa membebankan hanya pada satu sektor,” jelasnya.

    Ia menambahkan, dari sisi penghitungan emisi, beberapa OPD memang sudah mulai menghitung capaian kontribusinya.

    Seperti Dinas Kehutanan yang menyatakan mampu menurunkan 5 persen dari target daerah. Namun hingga kini belum terlihat siapa yang akan mengisi kekurangannya.

    “Kalau target kita 10 persen, dan Kehutanan bisa lima, sisanya siapa? Apakah sektor energi? Apakah sektor industri atau perkebunan? Nah ini yang belum kelihatan. Maka forum seperti ini penting, agar masing-masing sektor bisa menyampaikan kontribusinya dan kita bisa petakan secara menyeluruh,” tegasnya.

    Ia menilai penting bagi setiap OPD untuk memahami bahwa dokumen RPJMD bukan sekadar rencana di atas kertas, tapi merupakan arah kebijakan pembangunan yang harus dipegang selama lima tahun ke depan.

    “RPJMD itu adalah terjemahan dari visi-misi gubernur yang baru. Jadi tidak boleh berjalan sendiri-sendiri. Kalau tidak sinergis, kita akan sulit mencapai indikator makro yang ditargetkan,” imbuhnya.

    Bappeda sendiri menargetkan rancangan awal RPJMD bisa dirampungkan pada Juli 2025.

    Setelah itu, penyusunan Renstra (Rencana Strategis) masing-masing OPD akan dilakukan secara bertahap hingga September.

    Forum ini juga menghasilkan berita acara yang menyepakati program prioritas tiap sektor, sebagai dasar untuk melanjutkan tahapan ke Kemendagri.

    “Setelah ini kita bawa ke Kemendagri, lalu baru dikembalikan untuk perbaikan. Kami harap, proses ini tidak hanya jadi rutinitas tahunan, tapi benar-benar menghasilkan dokumen yang punya arah, terukur, dan bisa dilaksanakan,” pungkasnya. (ADV/Diskominfokaltim)

    Editor:  Sukri

    Bappeda Dinas Kelautan DLH Gubernur Ksltim Singkronisasi Antar OPF
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sukri

    Related Posts

    Dinkes Samarinda Sebut 12 SPPG Dihentikan Sementara, Pengawasan Libatkan Lintas Instansi

    April 9, 2026

    Suwarso Tegaskan SPPG Wajib Kelola Limbah Sesuai Standar, 12 Titik Disuspensi Sementara

    April 8, 2026

    Tinjau Taman Balai Kota, Andi Harun Minta Penataan Disempurnakan

    April 7, 2026

    DPRD Kaltim Dorong Bankeu Tetap Berjalan di Tengah Pemangkasan Dana Transfer

    April 6, 2026

    Pemkot Samarinda Siapkan Kerja Sama dengan Kukar untuk Penuhi Target Sampah PSEL

    April 6, 2026

    Pokir DPRD Disesuaikan, Sekda Kaltim Tegaskan Ikuti Prioritas RKPD 2027

    April 6, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Sukri Dorong Penguatan Literasi Jurnalistik di OPD, Tekankan Pentingnya Verifikasi Informasi

    Andika SaputraApril 15, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kalimantan Timur (Kaltim) Mohammad Sukri mengapresiasi…

    Isu Kepesertaan Menguat, Kadinkes Samarinda Minta Publik Pahami Batas Kewenangan

    April 15, 2026

    Perdana Digelar, BPSDM Kaltim Tingkatkan Kompetensi ASN di Bidang Penulisan dan Publikasi

    April 15, 2026

    Andi Harun Tegaskan Samarinda Mampu Bayar Tapi Secara Hukum Tidak Benar

    April 14, 2026

    DPRD Samarinda dan Bontang Bahas Strategi Tingkatkan Pendapatan di Tengah Tekanan Fiskal

    April 14, 2026
    1 2 3 … 3,057 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.