Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Bantuan untuk Warga Miskin Kaltim Perlu Disesuaikan dengan Mata Pencaharian

    Oktober 29, 2026

    DLH Kaltim Kejar Sinkronisasi KLHS dan Revisi RTRW

    Oktober 29, 2026

    26 Pria Jadi Tersangka dalam 16 Kasus Narkoba di Samarinda, 780 Ekstasi Disita

    Oktober 29, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Banyak Kendala Minim Dana, Pesan Akmal Tentukan Skala Prioritas
    Diskominfo Kaltim

    Banyak Kendala Minim Dana, Pesan Akmal Tentukan Skala Prioritas

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaDesember 5, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim, Akmal Malik.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

     

    Insitekaltim, Samarinda – Penjabat (Pj) Gubernur Akmal Malik mengaku sangat ingin memetakan 841 desa di Kaltim. Tapi ia sadar hal itu sangat sulit diwujudkan di masa kepemimpinannya.

    “Andaikan saya dua tahun di sini sebagai Penjabat Gubernur Kaltim, saya akan selesaikan semua pemetaan desa di Kaltim,” kata Akmal Malik di Pendopo Odah Etam, Selasa (3/12/2024).

    Menurut Akmal dengan adanya pemetaan desa atau data desa presisi, pemerintah daerah bisa merencanakan pembangunan secara akurat dan mengalokasikan anggaran tepat sasaran. Dengan begitu anggaran yang ada bisa dimaksimalkan.

    “Selain itu, dengan data desa presisi tentu sangat membantu pemerintah daerah dalam pengambilan kebijakan, merencanakan, mengawasi dan mengevaluasi pembangunan, serta dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan,” tandasnya.

    Saat ini, lanjut Akmal sudah dua kabupaten yang telah dibuatkan data desa presisinya, yaitu Penajam Paser Utara (PPU) dan Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

    “Di Kabupaten PPU ada 40 desa kita petakan dan Kutai Kartanegara sudah 114 desa. Rencananya lebih dua ratus desa yang ingin kita petakan. Saat ini sedang dipersiapkan,” ujarnya.

    Menurut Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri itu, dalam menyelesaikan suatu permasalahan itu, suatu daerah harus memiliki peta yang riil. Harus punya data yang kuat, sehingga dengan adanya itu dana yang terbatas bisa dimaksimalkan dan tepat sasaran.

    “Kalau dana terbatas, sumber daya terbatas dan fasilitas terbatas, sementara permasalahan yang dihadapi banyak sekali, maka yang harus kita lakukan adalah menentukan skala prioritas,” tegasnya.

    Ditambahkan, terjadinya kekerasan terhadap perempuan dan anak banyak faktor, baik itu sebagai pelaku ataupun korban. Bisa terjadi karena rendahnya pendidikan bahkan tidak pernah bersekolah, rendahnya pendapatan keluarga termasuk pengaruh lingkungan dan faktor lainnya.

    “Terkait itu semua, apakah kita memiliki datanya, tentang mereka-mereka yang berpotensi. Jangan setelah terjadi kekerasan, kita gelontorkan dana untuk mengatasinya. Saya pikir ini pendekatan-pendekatan yang salah. Dan inilah yang terjadi di Indonesia,” ujarnya.

    Akmal Malik menegaskan, kunci sukses dalam menyelesaikan permasalahan adalah data yang akurat. Sehingga dengan data desa presisi yang telah dibuat baik di PPU dan Kukar, akan memudahkan pimpinan mengambil kebijakan pembangunan.

    “Data desa presisi yang telah kita buat akan menjadi sebuah warisan yang baik bagi pemimpin di semua tingkatan. Baik di kabupaten, kecamatan dan kelurahan dan desa di Kabupaten PPU maupun di Kutai Kartanegara,” kata Akmal Malik.

    Akmal Malik Kukar Pemprov Kaltim PPU
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    90,20 Persen Seragam Gratis Kaltim Tersalurkan, Puluhan Ribu Paket Masih dalam Distribusi

    Oktober 22, 2026

    Karhutla Tol Balsam Meluas, Pemprov Kaltim Buka Peluang Usulkan Status Bencana Nasional

    Oktober 14, 2026

    BPSDM Kaltim Dorong Gaya Kepemimpinan yang Lebih Peka terhadap Psikologi ASN

    September 30, 2026

    36 Pekerjaan 2025 Lewati Tahun Anggaran, Sekda Kaltim Pastikan Pembayaran Sesuai Progres

    September 30, 2026

    Dinkes Kaltim Petakan Program Bermasalah, Percepatan Layanan Jadi Prioritas

    September 30, 2026

    Rabies Masih Mengintai, Kaltim Perkuat Perlindungan dari Gigitan Anjing

    September 29, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Bantuan untuk Warga Miskin Kaltim Perlu Disesuaikan dengan Mata Pencaharian

    AminahOktober 29, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Penanganan kemiskinan di Kalimantan Timur (Kaltim) tidak cukup hanya dengan menyalurkan bantuan…

    DLH Kaltim Kejar Sinkronisasi KLHS dan Revisi RTRW

    Oktober 29, 2026

    26 Pria Jadi Tersangka dalam 16 Kasus Narkoba di Samarinda, 780 Ekstasi Disita

    Oktober 29, 2026

    Tingkatkan Edukasi Kesehatan Warga, Kelurahan Selili Dorong Peran Aktif Kader Posyandu

    Oktober 29, 2026

    Penataan SOTK Pemkot Samarinda Ditargetkan Tuntas Akhir 2026

    Oktober 29, 2026
    1 2 3 … 3,414 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.