Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pendidikan Tak Harus Formal, Mendikdasmen: SKB Balikpapan Tengah Contoh Baik

    Juni 5, 2026

    RSUD IA Moeis Tambah Kapasitas Ruang Isolasi TBC dan HIV dari 6 Menjadi 10 Tempat Tidur

    Juni 5, 2026

    Banjir Bertahun-tahun Ganggu Proses Belajar, SDN 012 Sungai Kunjang Diusulkan Dibangun Ulang

    Juni 5, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Banjir Perbatasan Kukar-Samarinda, Salehuddin: Jangan Saling Menyalahkan
    DPRD Kaltim

    Banjir Perbatasan Kukar-Samarinda, Salehuddin: Jangan Saling Menyalahkan

    SittiBy SittiJuni 23, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Sekretaris Komisi I DPRD Kalimantan Timur Salehuddin
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Permasalahan banjir di kawasan perbatasan Kota Samarinda dan Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kembali menuai sorotan publik. Masyarakat mengeluhkan kurangnya penanganan terpadu dan kecenderungan antarpemerintah daerah saling melempar tanggung jawab.

    Menanggapi hal itu, Anggota DPRD Kaltim Salehuddin, menyerukan agar seluruh pihak fokus pada solusi nyata melalui program mitigasi yang terintegrasi.

    “Saya menekankan pentingnya mitigasi. Wilayah seperti Samarinda memiliki topografi berbukit, ditambah dengan aktivitas tambang yang menyebabkan risiko longsor dan banjir. Kutai Kartanegara pun begitu, dengan zona rawa-rawa yang memang rawan banjir tahunan,” ujar Salehuddin saat diwawancarai di Gedung B DPRD Kaltim, Senin 23 Juni 2025.

    Menurut legislator asal Daerah Pemilihan Kukar ini, saling menyalahkan antarpemerintah daerah bukan hanya kontraproduktif, tetapi juga memperburuk persepsi publik terhadap kinerja pemerintah.

    Ia menilai yang dibutuhkan saat ini adalah kerja kolaboratif yang melibatkan semua tingkatan pemerintahan, mulai dari provinsi, kabupaten/kota, hingga dukungan sektor swasta.

    “Mitigasi bencana harus disinkronkan antara provinsi, kabupaten, dan kota. Tak cukup hanya wacana. Perlu diimplementasikan melalui program, kegiatan, dan kebijakan konkret,” tegasnya.

    Salehuddin juga menyebut bahwa penanganan banjir semestinya masuk dalam prioritas lintas sektor dan lintas wilayah, apalagi daerah perbatasan Samarinda–Kukar merupakan jalur vital mobilitas warga, distribusi logistik, serta akses menuju kawasan industri dan permukiman padat.

    Dalam konteks perencanaan jangka menengah, Salehuddin mendorong agar masing-masing pemerintah daerah merumuskan rencana aksi yang berbasis data geospasial dan kondisi topografi aktual. Ia mengingatkan bahwa pendekatan “asal tanggul” atau “asal normalisasi drainase” saja tidak akan cukup tanpa pemetaan dan evaluasi menyeluruh.

    “Kalau hanya mengandalkan reaksi saat banjir sudah terjadi, maka siklusnya akan terus berulang. Kita harus mulai dari pencegahan,” ujarnya.

    Lebih jauh, ia juga meminta peran aktif Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Lingkungan Hidup, serta BPBD di setiap level pemerintahan agar memiliki skenario terpadu dalam merespons banjir.

    Salehuddin juga mengimbau masyarakat untuk turut terlibat aktif dalam edukasi lingkungan, menjaga saluran air, dan melaporkan potensi bencana sejak dini. Menurutnya, solusi banjir bukan hanya soal anggaran, tetapi juga soal kemauan kolektif dan keberanian eksekusi.

    “Kita harus ubah pola pikir. Banjir bukan takdir, tapi dampak dari banyak hal yang bisa kita kendalikan kalau sungguh-sungguh ditangani,” pungkasnya.

    Banjir Perbatasan Kukar-Samarinda Salehuddin
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    Banjir Bertahun-tahun Ganggu Proses Belajar, SDN 012 Sungai Kunjang Diusulkan Dibangun Ulang

    Juni 5, 2026

    Banjir Informasi Palsu di Medsos, Publik Diingatkan Jangan Mudah Percaya

    Juni 4, 2026

    Setiap Hujan Deras, Siswa SDN 012 Samarinda Terpaksa Libur

    Juni 4, 2026

    Hak Angket DPRD Kaltim Masih Menggantung, Tarik Ulur Politik Fraksi Jadi Penghambat

    Mei 1, 2026

    Pokir DPRD Kaltim Terancam Berkurang, DPRD Minta Aspirasi Masyarakat Tetap Diakomodasi

    April 2, 2026

    DPRD Kaltim Ingatkan WFH Tak Ganggu Pelayanan Publik, Soroti Potensi Kecemburuan ASN

    April 2, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pendidikan Tak Harus Formal, Mendikdasmen: SKB Balikpapan Tengah Contoh Baik

    R’syaJuni 5, 2026

    Insitekaltim, Balikpapan – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menegaskan pendidikan tidak identik…

    RSUD IA Moeis Tambah Kapasitas Ruang Isolasi TBC dan HIV dari 6 Menjadi 10 Tempat Tidur

    Juni 5, 2026

    Banjir Bertahun-tahun Ganggu Proses Belajar, SDN 012 Sungai Kunjang Diusulkan Dibangun Ulang

    Juni 5, 2026

    Jangan Patah Semangat, Ini Beasiswa LPDP 2026 yang Masih Buka hingga Akhir Juni

    Juni 5, 2026

    Kondisi Rupiah Melemah, Work From Cafe Masih Jadi Pilihan Pekerja Muda

    Juni 5, 2026
    1 2 3 … 3,124 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.