Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Spanduk ‘Tanah Dijual’ Muncul di Atas Bukit Terowongan Samarinda, Bagaimana Respon DPRD Kota?

    Juni 15, 2026

    Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan, Karyawan UMKM Mengadu ke DPRD

    Juni 15, 2026

    Repatriasi Keuntungan Investor Asing Ikut Melemahkan Nilai Tukar

    Juni 15, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kutim»Bahrani: Jejaring Cepat Dibentuk, Kutai Timur Fokus Atasi TBC dengan DPPM
    Diskominfo Kutim

    Bahrani: Jejaring Cepat Dibentuk, Kutai Timur Fokus Atasi TBC dengan DPPM

    SittiBy SittiNovember 16, 202302 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Pengembangan dan Evaluasi DPPM TBC di Hotel Royal Victoria pada Kamis (16/11/2023)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Sangatta – Kabupaten Kutai Timur melaksanakan Pengembangan dan Evaluasi District Public Private Mix (DPPM) Tuberculosis (TBC) di Hotel Royal Victoria pada Kamis (16/11/2023). Acara ini merupakan inisiatif Provinsi Kalimantan Timur untuk membentuk DPPM di seluruh kabupaten.

    Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Timur Bahrani mengungkap tujuan utama DPPM adalah melibatkan semua pihak dengan cepat dan membentuk jejaring untuk bersama-sama mengatasi permasalahan TBC yang semakin meresahkan.

    Data dari World Health Organization (WHO) menunjukkan bahwa Indonesia menduduki peringkat kedua di dunia setelah India dalam jumlah kasus TBC, dengan 960 ribu penduduk terinfeksi dan 93 ribu meninggal setiap tahunnya. Bahrani menyoroti pentingnya kesadaran akan karakteristik penyakit yang memerlukan perhatian jangka panjang.

    “Karena penyakitnya hari ini sakit, nanti mungkin meninggalnya 3 sampai 4 tahun ke depan, jadi kadang-kadang kita lengah,” ungkapnya.

    Indonesia menargetkan eliminasi pada 2030, yakni 65 ribu kasus kejadian dan 6 ribu kasus kematian pada tahun 2030. Langkah-langkah proaktif menjadi kunci untuk mencapainya.

    Selanjutnya, Bahrani mengucapkan terima kasih kepada Bupati Kutai Timur atas dukungannya. Bahrani menegaskan bahwa ini adalah tanggung jawab bersama untuk mengentaskan TBC, dan keberhasilan acara ini sangat penting dalam perjalanan eliminasi penyakit tersebut.

    “Harapannya semua klinik, baik rumah sakit swasta maupun negeri, terus mencatat dan melaporkan agar kinerja kita terlihat. Jadi, kita bisa memonitor angka kejadian, berapa yang sudah ditemui, diobati dan berapa yang sukses sembuh di Kutai Timur,” tambah Bahrani.

    Bahrani mengungkap di Kutai Timur yang paling mencolok terkena TBC itu anak-anak. Oleh karena itu, ia menekankan urgensi bersama untuk mengeroyok TBC, mengingat target-target sebelumnya dari 2010 hingga 2020 belum tercapai.

    Bahrani DPPM Kepala Dinas Kesehatan Kutim TBC
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    Kasus TBC dan HIV di Samarinda Terus Meningkat, Penanganan Kesehatan Masih Jadi Tantangan

    Juni 6, 2026

    Raperda TBC-HIV Perkuat Pencegahan hingga Akar Rumput

    Juni 6, 2026

    Kasus TBC-HIV Meningkat, DPRD Samarinda Desak Kolaborasi Lintas Sektor Perkuat Penanganan

    Juni 6, 2026

    Camat Samarinda Ulu Dukung Perda TBC, Soroti Pentingnya Jaminan Sosial bagi Penderita

    April 14, 2026

    Kasus TBC Samarinda Tembus 4.000, Dinkes Genjot Deteksi Dini di Tengah Keterbatasan Anggaran

    April 13, 2026

    Kasus TBC Masih Tinggi, Pemkot Samarinda Siapkan Perda Penanggulangan

    April 13, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Spanduk ‘Tanah Dijual’ Muncul di Atas Bukit Terowongan Samarinda, Bagaimana Respon DPRD Kota?

    Nur AjijahJuni 15, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Terowongan Samarinda atau Terowongan Selili merupakan proyek infrastruktur strategis sepanjang 690 meter yang…

    Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan, Karyawan UMKM Mengadu ke DPRD

    Juni 15, 2026

    Repatriasi Keuntungan Investor Asing Ikut Melemahkan Nilai Tukar

    Juni 15, 2026

    Hipertensi Jadi Penyakit Terbanyak di Kaltim, Diabetes Menempati Urutan Kedua

    Juni 15, 2026

    Kebutuhan Sekolah di Kaltim Belum Terpenuhi, Revitalisasi dari Pusat Belum Menjawab Persoalan

    Juni 15, 2026
    1 2 3 … 3,147 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.