Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Amplang Tak Lagi Bulat, UMKM Samarinda Sulap Jadi Stik hingga Rasa Buah Naga

    Agustus 26, 2026

    Penataan Tambang MBLB Kaltim Masih Hadapi Tumpang Tindih Lahan

    Agustus 26, 2026

    Kaltim Perkuat Pengendalian Karhutla, Hotspot Tinggi Terdeteksi di Kukar dan Berau

    Agustus 26, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Daerah»Asisten I Pemkot Asbun,Korlap Aksi Suryanata : Kemarin Kami di Represif, Sekarang di Fitnah
    Daerah

    Asisten I Pemkot Asbun,Korlap Aksi Suryanata : Kemarin Kami di Represif, Sekarang di Fitnah

    MartinusBy MartinusAgustus 14, 201902 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Penulis : Asya – Editor : Redaksi
    Insitekaltim,Samarinda – Aliansi mahasiswa yang tergabung dalam Suara Rakyat Nusantara (Suryanata) menanggapi pernyataan Asisten I Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda Tejo Sunarnoto terkait dugaan mahasiswa yang melakukan aksi demo berbau alkohol, Selasa (13/08/2019) kemarin, di Balaikota Samarinda.
    Korlap aksi Suryanata, Yohanes Ricardo, mengkritik Tejo yang tidak paham situasi kejadian peristiwa represifitas (pengeroyokan, penganiayaan, dan pemukulan) terhadap 8 aktivis dan pengrusakan warung kopi.
    “Harusnya Tejo tidak terlalu sempit menyimpulkan kasus yang didengarnya sebatas opini Satpol PP Samarinda sendiri. Akibatnya, dia hanya memperkeruh situasi masalah dan semakin gaduh,” kritik Ricardo yang disampaikan kepada redaksi ,Rabu (14/8/2019)
    Sebagai Pemkot, tambah Ricardo, Tejo harus bisa memposisikan ditengah dan tidak berpihak kepada pihak manapun. Dirinya harus secara jernih dalam menggali fakta realitas, agar tidak membenarkan perilaku Satpol PP Samarinda berwatak premanisme yang mengakibatkan cidera terhadap 8 aktivis mahasiswa.
    “Jadi, mereka bertanya identitas korban dengan cara arogan, 8 korban sempat menolak dan akhirnya menunjukkan identitas kepada petugas. Korban hanya minum kopi dan tidak konsumsi miras seperti yang dituduhkan,” paparnya.
    Ricardo mengatakan, pihaknya berharap Pemkot tegas menuntaskan kasus ini secepat mungkin sesuai aturan hukum dan prosedural yang berlaku.
    “Harus diusut agar tidak membiarkan kasus ini terus menguap dan membiarkan perilaku Satpol PP semakin merajalela. Supaya kedepannya tindakan brutal ini tidak terulang kembali terhadap mahasiswa yang juga bagian masyarakat,” katanya.
    Berita sebelumnya, Tejo mengungkapkan, Satpol PP memberikan keterangan kepada Pemkot bahwa mahasiswa yang melakukan aksi dalam kondisi berbau miras.
    “Kalau misalnya dari mahasiswa itu bisa diajak bicara baik-baik tidak masalah. Karena yang saya dengar dari Satpol-PP, mereka ketika itu disinyalir berbau alkohol,” ungkapnya.
    Tejo melanjutkan, tujuan Satpol-PP ialah untuk menertibkan miras dan rombong yang ada disitu, tetapi di lokasi keributan tersebut, bukti adanya miras tidak ditemukan.
    “Tidak ditemukan barang buktinya (miras), cuma diantara mereka ada yang minum. Sehingga mungkin mudah tersulut emosi. Teman-teman Satpol-PP ,juga mungkin tidak bisa mengendalikan diri dan terjadi kasus tersebut,”ungkapnya.
    Dia menambahkan,tidak diketahui siapa yang duluan memukul, hanya saja Pemerintah Kota sendiri sudah memproses kasus ini di lingkungan internal Satpol-PP.
    “Terkait kasus yang sudah dilaporkan ke kepolisian, kita menggantungkan semuanya kepada proses. Kalau memang oknum Satpol-PP yang terbukti melakukan pemukulan terlebih dahulu, ada hukum dan tindakannya. Baik dari sisi pidananya atau pun dari sisi pembinaan Pemerintah Kota melalui Pak Wali nanti,” tutupnya

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Martinus

    Related Posts

    FKUB Kaltim Dorong Pengurus Baru Samarinda Jadi Percontohan Kerukunan

    Agustus 11, 2026

    Jahidin Soroti Dugaan Permainan Lelang Proyek, Minta Polda dan Kejati Kaltim Turun Tangan

    Agustus 10, 2026

    Kemkomdigi Tegur YouTube usai Live Promosi Vape oleh Bigmo Libatkan Anak

    Agustus 5, 2026

    Jaringan Kalbar–Kaltim Terus Diburu, BNNP Kaltim Musnahkan Satu Kilogram Sabu

    Agustus 5, 2026

    Curanmor Dominasi Kasus Kriminal di Samarinda, Kapolresta Soroti Faktor Ekonomi

    Juli 18, 2026

    15 Tahun Menanti Sertifikat Rumah, Sengketa Nasabah dan BTN Belum Temui Titik Terang

    Juli 13, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Amplang Tak Lagi Bulat, UMKM Samarinda Sulap Jadi Stik hingga Rasa Buah Naga

    Andika SaputraAgustus 26, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) lokal memanfaatkan rangkaian peringatan HUT…

    Penataan Tambang MBLB Kaltim Masih Hadapi Tumpang Tindih Lahan

    Agustus 26, 2026

    Kaltim Perkuat Pengendalian Karhutla, Hotspot Tinggi Terdeteksi di Kukar dan Berau

    Agustus 26, 2026

    Rayakan HUT RI, Helmi Tegaskan Kegiatan DPRD Samarinda Tanpa Gunakan APBD

    Agustus 26, 2026

    Achmad Sukamto Sambut Positif Donor Darah DPRD Samarinda, Ternyata Berawal dari Keluarga

    Agustus 26, 2026
    1 2 3 … 3,300 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.