Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Dikejar Keterbatasan Anggaran, Samarinda Genjot Pariwisata Lewat Branding dan Inovasi

    Maret 31, 2026

    Pasar Pagi dan Terowongan Segera Diresmikan, Andi Harun Sinkronkan Jadwal dengan Gubernur

    Maret 31, 2026

    Pemprov Kaltim Dorong Pengembangan Desa Wisata, Kampung Tenun Samarinda Jadi Percontohan

    Maret 31, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Bontang»Anggaran Terbatas dan Kewenangan Terbagi, Pengembangan Wisata Bontang Terganggu
    DPRD Bontang

    Anggaran Terbatas dan Kewenangan Terbagi, Pengembangan Wisata Bontang Terganggu

    SittiBy SittiSeptember 4, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Bontang – Anggota DPRD Kota Bontang Rustam menyinggung pembagian kewenangan pengelolaan laut yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah telah menghambat pengembangan potensi wisata bahari di Kota Bontang.

    Perubahan kebijakan yang memperluas kewenangan provinsi dari jarak 4-12 mil menjadi 0-12 mil mengakibatkan kesulitan bagi Bontang dalam mengelola dan mengembangkan destinasi wisata seperti Pantai Beras Basah dan Kampung Wisata Malahing.

    “Dengan kewenangan baru ini, pengelolaan sumber daya laut kami menjadi terhambat,” ujar Rustam di Gedung DPRD Kota Bontang, Senin (2/9/2024).

    Sebelum perubahan, pengelolaan laut terbagi dengan jelas antara kabupaten/kota, provinsi dan pusat. Namun, kini Bontang kehilangan kemampuan untuk mengelola potensi lautnya secara mandiri, berimbas pada keterbatasan anggaran dan pengawasan yang tidak memadai.

    “Kewenangan kabupaten/kota dihapus dan hanya Dinas Perikanan yang tersisa, sementara Dinas Kelautan sudah dihapus,” jelas Rustam.

    Politikus Partai Golkar itu menyoroti, ketidakcukupan anggaran yang mendukung kebijakan baru ini, yang turut menghambat pengawasan dan pengembangan potensi wisata oleh provinsi.

    Kampung Wisata Malahing di Kelurahan Tanjung Laut Indah yang masuk dalam 75 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2023, mengalami kesulitan dalam pengembangan lebih lanjut.

    “Meski Malahing telah mendapat pengakuan, proses pengembangannya terhambat akibat pembagian kewenangan yang baru,” keluhnya.

    Pulau Beras Basah yang dikenal dengan keindahan pasir putih dan aktivitas snorkeling, juga belum sepenuhnya tergarap.

    “Pemkot Bontang sudah berupaya melestarikan terumbu karang di sekitar pulau, namun kendala kewenangan membatasi potensi pengembangan,” tambah Rustam.

    Rustam mendesak pemerintah pusat untuk mengevaluasi kebijakan ini dan memberikan solusi yang mendukung pengelolaan dan pengembangan potensi wisata bahari di daerah.

    “Kami butuh dukungan agar potensi wisata ini bisa dikelola dengan baik untuk kesejahteraan masyarakat lokal,” pungkasnya.

    ADWI DPRD Bontang Rustam
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    Rizal Desak Pemerintah agar Pegawai Non-ASN Diangkat P3K

    Februari 12, 2025

    Yassier Arafat Sebut Lapangan Berbas Pantai Butuh Perbaikan, Bukan Alih Fungsi

    November 28, 2024

    DPT Bontang Naik, Ketua DPRD Optimis Partisipasi Pemilih Tinggi

    November 26, 2024

    Gandeng Unmul, DPRD Bontang Godok Aturan Pelindung UMKM-Pasar Rakyat dari Gempuran Waralaba

    November 25, 2024

    RT 18 Sabet Juara Pertama Liga Bocah U-12 Berbas Pantai

    November 24, 2024

    Tutup Liga Bocah U12, Yassier Arafat Sebut Berbas Pantai Punya Potensi Besar

    November 24, 2024
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Dikejar Keterbatasan Anggaran, Samarinda Genjot Pariwisata Lewat Branding dan Inovasi

    Andika SaputraMaret 31, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda terus mendorong penguatan sektor pariwisata sebagai salah satu…

    Pasar Pagi dan Terowongan Segera Diresmikan, Andi Harun Sinkronkan Jadwal dengan Gubernur

    Maret 31, 2026

    Pemprov Kaltim Dorong Pengembangan Desa Wisata, Kampung Tenun Samarinda Jadi Percontohan

    Maret 31, 2026

    Borneo FC Matangkan Strategi Hadapi Madura United, Lefundes Waspadai Kebangkitan Tuan Rumah

    Maret 31, 2026
    Our Picks

    Dikejar Keterbatasan Anggaran, Samarinda Genjot Pariwisata Lewat Branding dan Inovasi

    Maret 31, 2026

    Pasar Pagi dan Terowongan Segera Diresmikan, Andi Harun Sinkronkan Jadwal dengan Gubernur

    Maret 31, 2026

    Pemprov Kaltim Dorong Pengembangan Desa Wisata, Kampung Tenun Samarinda Jadi Percontohan

    Maret 31, 2026

    Borneo FC Matangkan Strategi Hadapi Madura United, Lefundes Waspadai Kebangkitan Tuan Rumah

    Maret 31, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.