Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Andi Harun: Perubahan Tak Cukup dari Jalanan, Harus Masuk ke Ruang Kebijakan

    Oktober 19, 2026

    Lima Provinsi di Kalimantan Diusulkan Bersatu Dorong Penanganan Karhutla ke Pusat

    Oktober 19, 2026

    Aksi Karhutla Berlanjut, DP3A Kaltim Negosiasi agar Massa Pindah ke Dalam Ruangan

    Oktober 19, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pemerintah»Andi Harun: Perubahan Tak Cukup dari Jalanan, Harus Masuk ke Ruang Kebijakan
    Pemerintah

    Andi Harun: Perubahan Tak Cukup dari Jalanan, Harus Masuk ke Ruang Kebijakan

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaOktober 19, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Wali Kota Samarinda, Andi Harun saat pelantikan pengurus Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Samarinda. (Ist/Pemkot Samarinda)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Perubahan tidak cukup diperjuangkan melalui demonstrasi dan kritik di ruang publik. Keterlibatan langsung dalam pemerintahan juga diperlukan agar gagasan dan aspirasi masyarakat dapat diterjemahkan menjadi kebijakan. Wali Kota Samarinda Andi Harun menilai, keberanian mengkritik kekuasaan harus berjalan beriringan dengan kesiapan mengambil peran dalam proses pengambilan keputusan.

    Menurut Andi Harun, gerakan mahasiswa tetap memiliki posisi penting sebagai kekuatan moral yang mengawasi jalannya pemerintahan. Namun, perjuangan untuk mendorong perubahan juga perlu diperluas dengan menyiapkan sumber daya manusia yang mampu terlibat langsung dalam sistem politik dan pemerintahan.

    “Tidak cukup perubahan itu dilakukan di jalanan. Kalau suatu hari Sahabat Sa’i dengan semua dinamika pergerakannya sudah cukup, saatnya kita dukung masuk untuk menjadi pelaku sejarah dari dalam gedung,” ujarnya saat menghadiri pelantikan pengurus Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Samarinda, beberapa waktu lalu.

    Ia menegaskan, masuk ke dalam pemerintahan bukan berarti harus meninggalkan sikap kritis. Sebaliknya, keterlibatan tersebut harus menjadi kesempatan untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat melalui kewenangan dan kebijakan yang dapat dihasilkan.

    Andi Harun juga mengingatkan agar kedekatan dengan pemerintah tidak membuat mahasiswa kehilangan independensi. Ia mempersilakan kritik disampaikan, termasuk melalui demonstrasi, apabila terdapat kebijakan yang dianggap keliru.

    “Demo Wali Kota jika ada kebijakan yang salah dan keliru, tapi jangan pernah menutup diri untuk berdialog,” tegasnya.

    Menurutnya, kritik dan dialog dapat saling melengkapi dalam mengawal kebijakan publik. Kritik diperlukan untuk mengingatkan pemerintah terhadap persoalan yang terjadi, sementara dialog membuka ruang untuk menguji argumentasi dan mencari penyelesaian secara objektif.

    Ia menilai, tantangan dalam memperjuangkan perubahan bukan hanya terletak pada keberanian menyampaikan penolakan, tetapi juga kemampuan memahami persoalan dan menawarkan alternatif kebijakan. Karena itu, gerakan mahasiswa perlu ditopang oleh kapasitas intelektual dan integritas moral.

    Andi Harun menekankan pentingnya tradisi membaca, berdiskusi, menulis, serta bertukar gagasan secara sehat. Kemampuan tersebut menjadi bekal untuk membangun kritik yang beralasan sekaligus menyusun solusi yang dapat dipertanggungjawabkan.

    Selain kecakapan intelektual, ia menyoroti pentingnya keteladanan dalam kepemimpinan. Jabatan, menurutnya, tidak cukup menjadi ukuran keberhasilan seseorang apabila tidak disertai tindakan dan komitmen terhadap nilai-nilai yang diperjuangkan.

    Ia juga mengingatkan bahwa idealisme tidak boleh berhenti sebagai slogan atau sekadar aktivitas yang ramai di ruang publik dan media sosial. Nilai perjuangan harus diwujudkan melalui kerja nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

    Ia berharap generasi muda berani mengambil peran strategis tanpa kehilangan prinsip dan keberpihakan terhadap kepentingan publik.

    “Dengan demikian, pengawasan dari luar pemerintahan dan keterlibatan dalam proses pengambilan kebijakan dapat berjalan beriringan untuk mendorong perubahan yang lebih nyata,” pungkasnya.

    Andi Harun Pemkot Samarinda Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) PMII Samarinda Wali Kota Samarinda
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Andi Harun Tantang PMII Kawal Pembangunan Samarinda

    Oktober 18, 2026

    Cari Kerja di Samarinda Makin Mudah, Disnaker Luncurkan Sistem Pencocokan Kompetensi

    Oktober 18, 2026

    Tak Hanya Menang atau Kalah, Andi Harun Soroti Pentingnya Mediasi dalam Penegakan Hukum

    Oktober 18, 2026

    Wawali Saefuddin Dorong Kaltim Bershalawat Rutin Digelar

    Oktober 18, 2026

    Saefuddin Harap PERDESTI Perkuat Profesionalisme Dokter Estetika

    Oktober 18, 2026

    Andi Harun Ajak Mahasiswa Kritis Mengkaji Pemilu

    Oktober 18, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Andi Harun: Perubahan Tak Cukup dari Jalanan, Harus Masuk ke Ruang Kebijakan

    Ratu ArifanzaOktober 19, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Perubahan tidak cukup diperjuangkan melalui demonstrasi dan kritik di ruang publik. Keterlibatan…

    Lima Provinsi di Kalimantan Diusulkan Bersatu Dorong Penanganan Karhutla ke Pusat

    Oktober 19, 2026

    Aksi Karhutla Berlanjut, DP3A Kaltim Negosiasi agar Massa Pindah ke Dalam Ruangan

    Oktober 19, 2026

    Bayi Diduga Terdampak Asap Karhutla, TRC PPA Kaltim Desak Status Bencana Nasional

    Oktober 19, 2026

    Andi Harun Tantang PMII Kawal Pembangunan Samarinda

    Oktober 18, 2026
    1 2 3 … 3,392 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.