Insitekaltim, Samarinda – Wali Kota Samarinda Andi Harun mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepatuhan menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui berbagai inovasi layanan yang digagas Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), salah satunya program drive thru zakat.
Hal Ini disampaikan usai kegiatan Kampung Ramadan atau Pasar Ramadan yang digelar BAZNAS Kota Samarinda bersama BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) di Kecamatan Sungai Pinang.
“Kegiatan ini adalah kegiatan yang dilaksanakan oleh BAZNAS Kota Samarinda bersama BAZNAS Provinsi Kaltim. Selain Kampung Ramadan, ini juga menjadi wadah sosialisasi pembayaran zakat dengan konsep drive thru, yakni membayar zakat di atas kendaraan,” ujarnya Rabu, 25 Februari 2026.
Menurutnya, BAZNAS telah melakukan berbagai inovasi untuk memudahkan masyarakat menunaikan kewajiban zakat, mulai dari pemanfaatan aplikasi hingga layanan drive thru. Inovasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kepatuhan syariat umat Islam dalam membayar zakat.
“Harapan kita, kepatuhan syariat dalam membayar zakat sebagai kewajiban semakin meningkat. Bahkan lebih dari itu, kita mendorong umat Islam untuk memperbesar infak dan sedekahnya,” katanya.
Selain hal itu, Andi Harun menegaskan, zakat tidak hanya terbatas pada zakat fitrah, tetapi juga zakat mal. Selain itu, infak dan sedekah diharapkan menjadi kebiasaan yang mengakar, tidak hanya sebagai tradisi syariat, tetapi juga tradisi sosial.
“Infak dan sedekah itu harus menjadi mesin ibadah dan mesin sosial. Karena Allah menjanjikan balasan yang berlipat ganda dari arah yang tidak disangka-sangka,” tuturnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan, zakat, infak, dan sedekah memiliki tujuan utama untuk memperkuat solidaritas, membantu fakir miskin, anak yatim, serta kelompok masyarakat rentan lainnya, sekaligus menjadi instrumen penguatan perekonomian sosial.
“Tujuan utamanya adalah menguatkan sosial agar berzakat, infak, dan sedekah. Tujuan ini berfungsi untuk kemaslahatan sosial,” ucapnya.
Menjelang mengakhiri pernyataannya, Wali Kota juga mengimbau agar semangat berinfak dan bersedekah dapat tumbuh di seluruh lapisan masyarakat, termasuk di lingkungan Pemerintah Kota Samarinda.
“Mudah-mudahan dengan gemar berzakat, berinfak, dan bersedekah, kita semua mendapatkan keberkahan,” pungkasnya.
