Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    PSBS Biak Hadapi Laga dengan Persiapan Terbatas, Marian Mihail Tetap Optimistis Raih Hasil Positif

    April 11, 2026

    WFH Pemkot Samarinda Mulai 17 April, Dadi Herjuni: ASN Tetap Wajib Disiplin Meski dari Rumah

    April 10, 2026

    49 Ribu Warga Samarinda Terancam Kehilangan JKN, Pemkot Tolak Keras Kebijakan Pemprov Kaltim

    April 10, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Ananda Emira Moeis: Pemerintah Harus Prioritaskan Distribusi Air Bersih Samarinda
    DPRD Kaltim

    Ananda Emira Moeis: Pemerintah Harus Prioritaskan Distribusi Air Bersih Samarinda

    Adit MustafaBy Adit MustafaNovember 9, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Wakil Ketua II DPRD Kalimantan Timur, Ananda Emira Moeis.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Samarinda, kota di tepian Sungai Mahakam, tampaknya masih menghadapi ironi tersendiri. Meski air mengalir deras di bawah jembatannya, tak semua warga merasakan air bersih yang mengalir ke rumah mereka.

    Wakil Ketua II DPRD Kalimantan Timur Ananda Emira Moeis mengangkat isu krusial ini dalam reses yang berlangsung Kamis (8/11/2024). Masalah distribusi air bersih, menurutnya, bukan lagi sekadar keluhan biasa, melainkan soal prioritas pemerintah daerah untuk memenuhi kebutuhan dasar warga.

    Dalam keterangannya, Nanda menyebutkan bahwa jaringan pipa induk sudah terpasang di banyak titik kota. Namun, pipa-pipa sekunder yang berfungsi membawa air hingga ke pemukiman belum menjangkau sejumlah wilayah, membuat banyak warga merasakan kekeringan dalam arti yang sesungguhnya.

    “Setiap kali reses, keluhan tentang sambungan air bersih selalu muncul. Pipa induk memang sudah terpasang, tetapi distribusi melalui pipa sekunder belum menjangkau banyak wilayah,” ungkap Nanda.

    Situasi ini tidak hanya memengaruhi kenyamanan, tetapi juga kesehatan dan kesejahteraan warga. Ketiadaan akses air bersih yang merata membuat sejumlah warga harus membeli air atau mengandalkan sumber air lain yang mungkin kurang higienis.

    Ketidakmerataan distribusi air bukan sekadar soal pipa, melainkan kualitas hidup. Nanda menyoroti bagaimana ketimpangan ini bisa memengaruhi kesejahteraan masyarakat. Dengan air bersih yang seharusnya mudah dijangkau, warga Samarinda dapat hidup lebih sehat dan produktif.

    “Pemerataan akses air harus menjadi prioritas pemerintah daerah. Ini soal keadilan akses yang sangat penting untuk kualitas hidup,” tegasnya.

    Untuk menjawab kebutuhan ini, Nanda berharap pemerintah daerah dapat mempercepat upaya distribusi dengan memperkuat jaringan pipa sekunder. Menurutnya, peningkatan infrastruktur ini memerlukan kerja sama antara pemerintah dan instansi terkait, dengan target yang jelas agar semua warga Samarinda dapat menikmati aliran air bersih yang merata.

    “Perbaikan ini memang tidak bisa instan, tetapi harus dijalankan agar seluruh warga bisa menikmati akses yang layak terhadap kebutuhan dasar mereka,” tambahnya.

    Mimpi akan distribusi air bersih yang merata bukan lagi harapan kosong bagi warga Samarinda. Pemerintah daerah dituntut untuk mewujudkan keadilan akses air bersih sebagai hak dasar bagi setiap warga kota ini.

    Dengan pemerataan yang terencana, masyarakat Samarinda dapat merasakan manfaat penuh dari aliran air bersih di kota ini, memastikan aliran kehidupan yang sehat dan setara di sepanjang bantaran Mahakam.

    Melalui dorongan Ananda Emira Moeis, DPRD Kalimantan Timur berkomitmen mendorong prioritas ini agar tak hanya menjadi wacana, tetapi hadir nyata di tiap sudut kota.

    Air Bersih Ananda Emira Moeis DPRD Kaltim Pemkot Samarinda
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Adit Mustafa

    Related Posts

    49 Ribu Warga Samarinda Terancam Kehilangan JKN, Pemkot Tolak Keras Kebijakan Pemprov Kaltim

    April 10, 2026

    Pemkot Samarinda Terapkan WFH Setiap Jumat, Andi Harun: Tidak Sekadar Formalitas

    April 10, 2026

    Guru Dan Tenaga Kesehatan Dibutuhkan, 350 Formasi ASN 2026 Diajukan ke KemenPAN-RB

    April 9, 2026

    Pemkot Samarinda Siapkan Penataan Reklame, Utamakan Estetika dan Ketertiban Kota

    April 6, 2026

    Bantuan Parpol Samarinda Naik Jadi Rp7.500 per Suara, Penyaluran Tetap Selektif

    April 6, 2026

    Implementasi PP Tunas Jadi Sorotan, DPRD Kaltim Tekankan Peran Orang Tua dan Literasi Digital

    Maret 28, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    PSBS Biak Hadapi Laga dengan Persiapan Terbatas, Marian Mihail Tetap Optimistis Raih Hasil Positif

    Andika SaputraApril 11, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Persatuan Sepakbola Biak dan Sekitarnya (PSBS Biak) menghadapi laga tandang dengan persiapan…

    WFH Pemkot Samarinda Mulai 17 April, Dadi Herjuni: ASN Tetap Wajib Disiplin Meski dari Rumah

    April 10, 2026

    49 Ribu Warga Samarinda Terancam Kehilangan JKN, Pemkot Tolak Keras Kebijakan Pemprov Kaltim

    April 10, 2026

    Borneo FC Hadapi Tantangan Logistik, Pelatih Pastikan Tim Tetap Siap Raih Hasil Maksimal

    April 10, 2026

    PAD Samarinda Triwulan I 2026 Lampaui Target, Pajak Daerah Jadi Penopang Utama

    April 10, 2026
    1 2 3 … 3,048 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.