Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Meutya: Orang Tua Harus Lindungi Anak di Ruang Digital

    Juni 12, 2026

    Penumpang Bandara Sepinggan Turun, Harga Tiket Naik hingga Rp800 Ribu Dipicu Avtur

    Juni 12, 2026

    BPJS Ketenagakerjaan, Pastikan Pekerja Korban PHK Berhak Terima JKP hingga Enam Bulan

    Juni 12, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Daerah»Adanya Aplikasi Pendaftaran “Si Perban”, Masyarakat Tak Alami Antrean di RSUD Bontang
    Daerah

    Adanya Aplikasi Pendaftaran “Si Perban”, Masyarakat Tak Alami Antrean di RSUD Bontang

    AdminBy AdminNovember 28, 201902 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter : Yuli – Editor : Redaksi

    Initekaltim, Bontang – Si Perban Inovasi dari program perubahan (proper) milik Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Taman Husada Bontang Eko Mashudi. Eko, yang sedang mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Pimpinan (Diklat Pim) III ini membuat inovasi sistem pendaftaran demi pelayanan terbaik dan sepenuh hati kepada pasien di RSUD Bontang.

    Pasalnya usai diterapkan pada Senin (25/11/2019), aplikasi Sistem Pendaftaran Berbasis Android (Si Perban) sukses mengurangi jumlah antrean di RSUD Taman Husada Bontang. Bahkan, banyak pasien yang sangat terbantu dengan aplikasi tersebut, lantaran bisa merencanakan kapan dirinya pergi ke RSUD Bontang untuk dilayani dokter, tanpa harus menunggu lagi.

    “RSUD ini banyak keluhan di pendaftaran pasien, kami punya pendaftaran manual dan pendaftaran online berbasis SMS (Sipentol), tapi kendalanya jika beda provider pendaftaran tak masuk,” jelas Eko, Kamis (28/11/2019).

    Aplikasi yang ia buat, awal mulanya bernama Pepes Raja Baris, namun diganti Si Perban. Selama 4 hari diterapkan, sudah terdapat perubahan signifikan. Dari biasanya antrean mencapai 300 orang, saat ini hanya 50 orang saja.

    “Mereka sudah terpangkas di pendaftaran, dan hanya menunggu poli saja,” imbuhnya.

    Keberadaan dokter pun terlihat dalam aplikasi tersebut. Sehingga pasien yang hendak berobat jika melihat dokternya tak hadir bisa mendaftar di hari lainnya. “Tak perlu ke RSUD, karena sudah tahu dokternya sudah tak ada,” kata Eko.

    Si Perban juga bisa melihat status BPJS milik pasien, juga terdapat data rekam medis pasien. Pendaftaran bisa dilakukan 3 hari sebelumnya. “Intinya tak perlu datang dan menunggu lama, yang kedua bisa tahu kehadiran dokter, nanti kami akan kembangkan dengan keluhan pasien,” bebernya.

    Selama 4 hari ini juga sudah sebanyak 600-an pasien yang mendaftar melalui Si Perban. Untuk memudahkan sosialisasi, Eko juga menyebar banner di seluruh kecamatan dan kelurahan di Bontang. Bisa juga download melalui barcode.

    “Kami justru mendapat apresiasi dan masukan mengapa aplikasi Si Perban tidak sejak dulu diterapkan. Saya yakin, selama seminggu ini, pasien sudah mulai memahami pendaftaran melalui Si Perban,” pungkasnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    20 Juta Kiloliter Bensin Masih Impor, Bahlil: Akan Kita Konversi ke Etanol

    Mei 22, 2026

    Bahlil Ingatkan KKKS, Segera Serahkan PI Kaltim

    Mei 21, 2026

    Rekrutmen CASN 2026 Makin Dekat, Kepala BKN Pastikan Pengumuman Segera Dirilis

    Mei 20, 2026

    Sertifikasi Gratis Jadi Bekal Peserta Magang Hadapi Dunia Kerja

    Mei 7, 2026

    Kolaborasi Tiga Kekuatan: Jurus Baru Cetak Talenta Siap Kerja dan Siap Cipta Lapangan Kerja

    Mei 5, 2026

    Anak Muda Didorong Jadi Pencipta Kerja di Tengah Dominasi Sektor Informal

    Mei 3, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Meutya: Orang Tua Harus Lindungi Anak di Ruang Digital

    R’syaJuni 12, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan orang tua harus berperan aktif…

    Penumpang Bandara Sepinggan Turun, Harga Tiket Naik hingga Rp800 Ribu Dipicu Avtur

    Juni 12, 2026

    BPJS Ketenagakerjaan, Pastikan Pekerja Korban PHK Berhak Terima JKP hingga Enam Bulan

    Juni 12, 2026

    Gelombang Pensiun dan Efisiensi Anggaran, Sekolah di PPU Hadapi Tantangan Berat

    Juni 12, 2026

    Skateboard Makin Diminati, KIS Kaltim Buka Ruang bagi Pemula

    Juni 12, 2026
    1 2 3 … 3,141 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.