
Reporter: Alawi – Editor: Redaksi
Insitekaltim, Bontang – Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Bontang H. Abdul Malik mengatakan momen peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-93 tahun 2021 diharapkan dapat menjadi momentum para pemuda untuk bersatu dan bangkit dari keterpurukan.
“Sumpah Pemuda telah membuktikan bahwa perbedaan suku, bangsa, ras, dan bahasa tidak menjadi penghalang dalam upaya perjuangan kemerdekaan Indonesia,” kata Abdul Malik saat dihubungi Insitekaltim, Kamis (28/10/2021).
Oleh karena itu dia mengajak para pemuda khususnya di Kota Bontang untuk menjaga persatuan, melakukan inovasi dan kreasi mampu bangkit menjadikan Indonesia sejahtera dan berkeadilan.
Menurutnya masa muda merupakan masa produktif, pemuda memiliki kemampuan semangat di atas rata-rata orang pada umumnya, dibutuhkan pemuda yang berjiwa pahlawan.
Dia berharap pemuda Indonesia dapat berkerja keras sehingga dapat membantu pemerintah keluar dari lilitan utang. Indonesia harus memiliki pemuda-pemuda yang tangguh apalagi di tengah keterpurukan ekonomi.
Dia mengungkapkan Indonesia di bawah pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin, berdasarkan laporan Kementerian Keuangan akhir Agustus 2021, posisi utang pemerintah mencapai Rp 6.625,43 triliun.
Posisi utang pemerintah Indonesia per Agustus 2021 menunjukkan bahwa rasio utang terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) hingga akhir bulan laporan sebesar 40,85%. Jumlah utang Indonesia tersebut meningkat Rp 55,27 triliun dari posisi Juli 2021.
Kenaikan utang Indonesia terutama disebabkan adanya kenaikan utang dari Surat Berharga Negara Domestik sebesar Rp 80,1 triliun. Sementara utang Surat Berharga Negara dalam valuta asing mengalami penurunan sebesar Rp 15,42 triliun. Hal yang sama terjadi juga untuk pinjaman dimana terjadi penurunan sebesar Rp 9,41 triliun.
Abdul Malik berharap kepada para pemuda untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM), bekerja keras dan bangkit, menjadikan Indonesia maju sehingga kelak dapat membawa bangsa Indonesia keluar dari lilitan utang.
“Selamat Hari Sumpah Pemuda yang ke-93 tahun,” tutupnya.

