Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pemkot Akan Tarik Kios Pasar Pagi yang Tak Kunjung Ditempati Pedagang Hingga Akhir Agustus

    Juli 14, 2026

    Aduan Warga Berbuah Hasil, PT REA Lanjutkan Kerja Sama Angkutan Sawit dengan 13 BUMDes

    Juli 14, 2026

    Kedekatan Helmi dan Budisatrio Jadi Jembatan Aspirasi Kaltim ke Senayan

    Juli 14, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Daerah»SMA Negeri 2 Samarinda Ikuti Kegiatan Anti Hoaks
    Daerah

    SMA Negeri 2 Samarinda Ikuti Kegiatan Anti Hoaks

    AdminBy AdminNovember 14, 201903 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter : Nada – Editor : Redaksi

    Insitekaltim, Samarinda – 30 sekolah di 3 kota mengikuti kegiatan Anti Hoaks dalam Program Edukasi Literasi, salah satunya ialah SMA Negeri 2 Samarinda. Program ini merupakan hasil kerjasama Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Timur dan Gerakan Anti Hoaks Jurnalis Kaltim, Kamis (14/11/2019).

    Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Sekolah SMA 2 Dra. Mukhtar Lubis M.Pd, Ketua Jurnalis Anti Hoaks Kaltim Charles Siahaan dan Narasumber Muhammad Sukri yang juga CEO dari salah satu media online, serta siswa-siswi SMA 2.

     

    Kepala Sekolah SMA 2, Dra. Mukhtar Lubis M.Pd mengatakan bahwa permasalahan hoaks telah melanda berbagai kalangan, bahkan sudah ada yang menjadi korban.

    “Program ini sangat bermanfaat, karena tidak semua pelajar mengetahui seperti apa berita hoaks itu, bahkan orang dewasa pun kadang tidak bisa membedakan berita hoaks,” ungkapnya.

    Dengan adanya penyuluhan ini, harus benar-benar diungkap berita hoaks yang ada di media sosial. Ia menyarankan, kalau bisa dibikinkan aplikasi yang bisa mengontrol berita-berita hoaks.

    “Kalau berita itu cepat diketahui kebenarannya, tidak mungkin menyebarkan berita yang tidak benar, kalau itu dianggap merugikan orang lain akan mendapat sanksi hukum,” tegasnya.

    Muhammad Sukri juga menegaskan, bahwa literasi adalah kemampuan seseorang untuk menggunakan potensi serta keterampilan, guna mengolah dan memahami informasi saat melakukan aktivitas membaca maupun menulis.

    “Dari sini kita harus bisa melihat dan berhati-hati dalam memilah berita yang benar atau bohong,” ucapnya.

    Ia berharap, kegiatan seperti ini bisa terus berkesinambungan. Kalau bukan kita, siapa lagi yang akan peduli untuk melawan berita hoaks.

    “Ini harus kita lawan, dan tentunya tidak bisa dibiarkan. Banyak yang masuk jeruji besi karena hoaks,” kata Sukri yang juga owner media online terkemuka, infosatu.co

    Untuk bisa menghindari berita hoaks, Sukri menegaskan bahwa generasi milenial harus melihat dulu sumber berita, serta legalitas perusahaan yang menyebarkan berita.

    “Jika ada keraguan, bisa dilihat sebagai pembanding, jangan sampai berita itu langsung di share,” tegasnya di depan siswa-siswi SMA 2.

    Agama melarang kita untuk menggunjing orang lain dan bersikap bohong, serta kita harus bijak melihat berita apapun di media sosial.

    Sukri juga sangat peduli pada generasi milenial Kaltim, ia menegaskan agar pemuda-pemudi Kaltim bisa berkonsultasi bersama para Jurnalis, jika mendapatkan berita hoaks di media sosial.

    “Saat ada keraguan bisa menghubungi Ketua Anti Hoaks Kaltim, harapannya pelajar yang mengikuti kegiatan ini bisa diandalkan dan mensosialisasikan, untuk menyebarkan semua materi yang di dapat dalam kegiatan hari ini pada teman-teman lainnya,” lanjutnya.

    Diketahui kegiatan ini diselenggarakan mulai tanggal 4-15 November dan melibatkan 1000 pelajar dan 70 wartawan yang telah ditugaskan untuk melakukan edukasi.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    Efisiensi Anggaran Jangan Sampai Korbankan Mutu Pendidikan Kaltim

    Juli 14, 2026

    19 Aduan SPMB Tuntas, Pemkot Masih Tangani 17 Calon Siswa yang Belum Tertampung

    Juli 14, 2026

    Dugaan Manipulasi Domisili hingga Pungutan Warnai SPMB 2026, Pemkot Siapkan Evaluasi Menyeluruh

    Juli 13, 2026

    SPMB 2026 Menuai Polemik, Perubahan Sistem Zonasi Perlu Dievaluasi

    Juli 13, 2026

    Tak Sekadar Kenalkan Sekolah, MPLS Samarinda Diisi Pendidikan Integritas dan Karakter Antikorupsi

    Juli 13, 2026

    Putus Fenomena Fatherless, GAMAS Dinilai Jadi Pilar Emosional Anak di Hari Pertama Sekolah

    Juli 13, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pemkot Akan Tarik Kios Pasar Pagi yang Tak Kunjung Ditempati Pedagang Hingga Akhir Agustus

    R’syaJuli 14, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Meski revitalisasi pasar telah rampung, penataan kios di Pasar Pagi Samarinda masih…

    Aduan Warga Berbuah Hasil, PT REA Lanjutkan Kerja Sama Angkutan Sawit dengan 13 BUMDes

    Juli 14, 2026

    Kedekatan Helmi dan Budisatrio Jadi Jembatan Aspirasi Kaltim ke Senayan

    Juli 14, 2026

    Inflasi Samarinda Capai 3,53 Persen, Pemkot Perkuat Pengawasan Pangan dan Distribusi

    Juli 14, 2026

    Lampaui Target Nasional, Stunting di Samarinda Turun Jadi 17,13 Persen

    Juli 14, 2026
    1 2 3 … 3,214 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.