Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Kutim Tetap Genjot Kualitas Guru di Tengah Efisiensi Anggaran

    September 4, 2026

    ISPU Tembus Level Berbahaya, Anak Sekolah di Kaltim Disarankan Belajar dari Rumah

    September 4, 2026

    Dua Penghargaan Kemendagri Bawa Rp1,5 Miliar dan 250 Unit BSPS untuk Samarinda

    September 4, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pendidikan»Kutim Tetap Genjot Kualitas Guru di Tengah Efisiensi Anggaran
    Pendidikan

    Kutim Tetap Genjot Kualitas Guru di Tengah Efisiensi Anggaran

    R’syaBy R’syaSeptember 4, 2026Updated:September 4, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Budiman Tahir, akademisi sekaligus Widyaiswara bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) (Ist)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Budiman Tahir, akademisi sekaligus Widyaiswara bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur (Kutim) yang tetap menjalankan program peningkatan kualitas dan kompetensi tenaga pendidik di tengah kebijakan efisiensi anggaran.

    Menurut Budiman, kebijakan tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia. Ia mengaku bangga karena sejumlah program pendidikan yang sebelumnya disampaikan Pemkab Kutim kini mulai diwujudkan.

    Salah satu yang menjadi sorotannya ialah program beasiswa bagi guru untuk meningkatkan kualifikasi pendidikan. Budiman menilai kebijakan tersebut penting mengingat persoalan tenaga pendidik yang belum memiliki kualifikasi sarjana masih terjadi di sejumlah daerah.

    “Kalau dibandingkan dengan provinsi lain, apalagi kabupaten lain, pemberian (kebijakan) seperti ini masih minim sekali. Kalau saya melihat program yang dilakukan Dinas Pendidikan dalam meningkatkan kapabilitas dan kompetensi tenaga pendidik di Kutai Timur, saya katakan luar biasa,” ujarnya dikutip dari situs resmi Pemkab Kutim.

    Budiman menyebut peningkatan kualitas tenaga pendidik merupakan investasi penting dalam membangun sumber daya manusia daerah. Karena itu, keberlanjutan program tersebut di tengah efisiensi anggaran dinilainya menjadi poin yang patut diapresiasi.

    “Walaupun ada efisiensi, ternyata tetap dilakukan. Ini keren. Artinya pemerintah daerah tetap mengambil peran dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia,” pujinya.

    Perhatian Pemkab Kutim, lanjut Budiman, tidak hanya diarahkan pada peningkatan kualifikasi guru. Ia juga mengapresiasi kebijakan penyediaan guru inklusi di setiap sekolah.

    Ia menerangkan, pendidikan inklusif masih menjadi tantangan di banyak daerah karena belum semua sekolah memiliki tenaga pendidik yang mempunyai kompetensi untuk menangani kebutuhan pendidikan inklusif.

    “Daerah lain masih banyak yang belum memiliki guru inklusi di sekolah. Tetapi di Kutai Timur, saya melihat apa sudah diterapkan, yaitu satu sekolah satu guru inklusi,” terangnya.

    Selain itu, Budiman menyoroti langkah Kutim dalam mendukung implementasi wajib belajar 13 tahun. Ia menjelaskan, selama ini pendidikan umumnya dihitung selama 12 tahun, yakni enam tahun SD, tiga tahun SMP dan tiga tahun SMA.

    Sementara itu, penguatan pendidikan satu tahun sebelum memasuki jenjang SD melalui PAUD menjadi bagian penting dalam konsep wajib belajar 13 tahun.

    “Apa yang digariskan pemerintah pusat ternyata langsung diambil perannya oleh Kutai Timur,” pungkasnya.

     

    Budiman Tahir Guru Kutai Timur Pemkab Kutim
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    R’sya

    Related Posts

    Kabut Asap Memburuk, Sekolah di Samarinda Siapkan Pembelajaran Daring

    September 4, 2026

    Kualitas Udara Samarinda Tembus 100, Pemkot Belum Liburkan Sekolah

    September 3, 2026

    Hadapi Perubahan Industri, BPVP Siapkan Tenaga Kerja Masuk Era Green Jobs

    September 2, 2026

    Wawali Dorong Pelatihan Vokasi Jadi Alternatif Pendidikan bagi Pemuda

    September 2, 2026

    Distribusi Seragam Gratis di Kaltim Ditargetkan Rampung Awal Oktober

    September 1, 2026

    Rudy Mas’ud: Literasi Era Digital Tak Cukup Sekadar Membaca

    Agustus 30, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Kutim Tetap Genjot Kualitas Guru di Tengah Efisiensi Anggaran

    R’syaSeptember 4, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Budiman Tahir, akademisi sekaligus Widyaiswara bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) mengapresiasi…

    ISPU Tembus Level Berbahaya, Anak Sekolah di Kaltim Disarankan Belajar dari Rumah

    September 4, 2026

    Dua Penghargaan Kemendagri Bawa Rp1,5 Miliar dan 250 Unit BSPS untuk Samarinda

    September 4, 2026

    Kabut Asap Memburuk, Sekolah di Samarinda Siapkan Pembelajaran Daring

    September 4, 2026

    Pemkot Satukan Data Proyek Pembangunan dalam Satu Sistem Digital

    September 4, 2026
    1 2 3 … 3,320 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.