Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Andi Harun Tantang PMII Kawal Pembangunan Samarinda

    Oktober 18, 2026

    Kenali 3 Tanaman Indoor yang Berpotensi Menyerap Polutan di Dalam Rumah

    Oktober 18, 2026

    Diet Tanpa Tersiksa, Haruskah Beralih ke Minuman Diet atau Cukup Air Putih?

    Oktober 18, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»DPRD Samarinda Dorong Rebranding Pasar Pagi, Libatkan Akademisi hingga Komunitas
    DPRD Samarinda

    DPRD Samarinda Dorong Rebranding Pasar Pagi, Libatkan Akademisi hingga Komunitas

    Andika SaputraBy Andika SaputraAgustus 21, 2026Updated:Oktober 5, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi saat diwawancarai, Jumat, 21/8/2026. (Insitekaltim/Andika)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda Iswandi mendorong adanya kajian dan rebranding Pasar Pagi untuk mengatasi sepinya aktivitas perdagangan serta belum terisinya seluruh kios pedagang.

    Iswandi menilai persoalan Pasar Pagi tidak cukup diselesaikan dengan mengandalkan konsep pasar tradisional yang dimodernisasi. Menurutnya, secara estetika bangunan Pasar Pagi sudah baik, tetapi fungsi utamanya sebagai penggerak ekonomi belum berjalan optimal.

    “Secara estetika oke tapi secara fungsi kita melihat fungsinya tidak berjalan. Diharapkan menjadi penggerak ekonomi, tapi fungsinya malah enggak jalan,” ujar Iswandi, Jumat, 21 Agustus 2026.

    Ia mengatakan DPRD bersama organisasi perangkat daerah (OPD) akan mencari solusi untuk menghidupkan kembali aktivitas ekonomi di Pasar Pagi. Salah satu langkah yang diwacanakan yakni menggelar forum group discussion (FGD) dengan melibatkan berbagai pihak.

    FGD tersebut nantinya dapat menghadirkan akademisi, praktisi, komunitas, hingga penggiat ekonomi kreatif untuk memberikan masukan mengenai konsep yang sesuai dengan kondisi Pasar Pagi dan karakter masyarakat Samarinda.

    “Kita undang akademisi, praktisi, komunitas-komunitas penggiat kegiatan dan siapa pun yang bisa berkontribusi memberikan solusi, pemikiran, bagaimana cara menghidupkan Pasar Pagi ini,” katanya.

    Menurut Iswandi rebranding harus dilakukan berdasarkan kajian sehingga konsep baru yang diterapkan tidak justru menimbulkan persoalan baru bagi pedagang.

    Ia mencontohkan area yang sebelumnya dirancang sebagai tempat pedagang basah dapat dikaji untuk dialihkan menjadi pusat penjualan kue atau produk tertentu. Sementara lantai paling atas dapat dipertimbangkan untuk menjadi ruang kuliner atau kafe yang mampu menarik kunjungan masyarakat.

    “Dengan kondisi bangunan yang begini, dengan kultur masyarakat Samarinda yang begini, kira-kira apa yang cocok? Nggak bisa kita paksa tetap jualan-jualan yang begitu,” jelasnya.

    Iswandi juga menyoroti area pedagang basah yang hingga kini belum ditempati. Ia menilai desain dan pola aktivitas masyarakat perlu menjadi pertimbangan dalam menentukan fungsi ruang tersebut.

    Menurutnya kebiasaan masyarakat saat berbelanja di pasar tradisional berbeda dengan konsep Pasar Pagi saat ini. Masyarakat terbiasa berbelanja dengan akses yang mudah tanpa harus menaiki tangga atau masuk ke bangunan bertingkat.

    “Kalau habit pasar tradisional itu kalau bisa belanja dari atas motor, bayar di atas motor. Nah, ini kan harus naik tangga. Ini harus kita pikirkan konsepnya,” tuturnya.

    Ia menegaskan pembahasan mengenai rebranding masih sebatas wacana awal dan membutuhkan kajian lebih lanjut. DPRD juga berencana melibatkan Pemerintah Kota Samarinda termasuk Wali Kota Samarinda sebagai pengambil kebijakan, dalam pembahasan berikutnya.

    Iswandi menilai upaya menghidupkan Pasar Pagi tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah. Pedagang juga harus dilibatkan agar konsep yang nantinya disepakati sesuai dengan kebutuhan mereka.

    “Kalau ngumpul itu ada dari pedagang juga, pasti ada sumbang saran mereka. Ada praktisi, akademisi, penggiat ekonomi kreatif. Semuanya harus dilibatkan,” ujarnya.

    Ia pun mengajak seluruh pihak menghentikan perdebatan mengenai persoalan masa lalu dan mulai fokus mencari solusi agar Pasar Pagi kembali menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat.

    “Pokoknya intinya kita harus cari solusi. Nggak usah saling menyalahkan lagi. Menyalahkan nggak ada habisnya,” pungkasnya.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Andika Saputra

    Related Posts

    DPRD Ingatkan Aspirasi Reses Harus Masuk Musrenbang agar Tak Tertolak SIPD

    Oktober 17, 2026

    DPRD Soroti Masalah Lahan Jalan Pelita Merdeka, Administrasi Dinilai Tak Tuntas

    Oktober 16, 2026

    Sri Puji Ungkap Kendala Pendidikan Loa Kumbar, dari MBG hingga Tunjangan Guru

    Oktober 16, 2026

    Lahan Pemkot yang Menganggur Diusulkan Jadi TPU di Samarinda

    Oktober 15, 2026

    DPRD Samarinda Minta Pemkot dan Pemprov Bersinergi soal Pembangunan RSUD AMS II

    Oktober 15, 2026

    Raperda Penyelamatan Kebakaran Samarinda Rampung Dibahas, Segera Masuk Tahap Harmonisasi

    Oktober 15, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Andi Harun Tantang PMII Kawal Pembangunan Samarinda

    SintaOktober 18, 2026

    Insitekaltim, Samarinda  – Pergerakan mahasiswa dituntut tidak sekadar menyampaikan kritik, tetapi juga menawarkan gagasan dan…

    Kenali 3 Tanaman Indoor yang Berpotensi Menyerap Polutan di Dalam Rumah

    Oktober 18, 2026

    Diet Tanpa Tersiksa, Haruskah Beralih ke Minuman Diet atau Cukup Air Putih?

    Oktober 18, 2026

    Cari Kerja di Samarinda Makin Mudah, Disnaker Luncurkan Sistem Pencocokan Kompetensi

    Oktober 18, 2026

    Tak Hanya Menang atau Kalah, Andi Harun Soroti Pentingnya Mediasi dalam Penegakan Hukum

    Oktober 18, 2026
    1 2 3 … 3,392 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.