Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    DPRD Samarinda Dorong Rebranding Pasar Pagi, Libatkan Akademisi hingga Komunitas

    Agustus 21, 2026

    BMKG Prediksi Kemarau Masih Berlangsung hingga September, Samarinda Susun Rencana 30 Hari

    Agustus 21, 2026

    FGD Jadi Langkah Evaluasi Penataan Pasar Pagi, 700 Pedagang Masih Berjualan

    Agustus 21, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pemerintah»Pemkot Samarinda Siapkan 42 Tandon untuk Antisipasi Gangguan Pasokan Air
    Pemerintah

    Pemkot Samarinda Siapkan 42 Tandon untuk Antisipasi Gangguan Pasokan Air

    R’syaBy R’syaAgustus 21, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ilustrasi Tandon air. Pemkot Samarinda menyiapkan 42 tandon sebagai langkah antisipasi gangguan pasokan air bersih di tengah kondisi kemarau (Insitekaltim/R’sya)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda menyiapkan 42 tandon sebagai langkah antisipasi apabila kemarau panjang dan dampak El Nino mengganggu pasokan air bersih kepada masyarakat.

    Skema tersebut disiapkan sebagai cadangan jika distribusi air melalui sistem normal mengalami kendala akibat terganggunya ketersediaan air baku.

    Asisten II Sekretariat Daerah Kota Samarinda, Marnabas Patiroy mengatakan, tandon tersebut akan ditempatkan pada sejumlah titik yang dianggap strategis dan mudah dijangkau masyarakat.

    “Jadi nanti disiapkan tandon di beberapa titik-titik sentral itu, kemudian tandon itu dikasih kran,” ujarnya di Samarinda, Jumat, 21 Agustus 2026.

    Dengan skema tersebut, masyarakat nantinya dapat mengambil air langsung dari titik yang telah disiapkan sebab tidak memungkinkan pendistribusian air dilakukan secara langsung ke setiap rumah.

    Tandon tersebut nantinya akan diisi kembali menggunakan mobil tangki. Pemerintah akan menyiapkan armada yang diperlukan untuk memastikan ketersediaan air pada titik distribusi.

    “PDAM tinggal ngisi,” sebutnya.

    Kebutuhan mobil tangki juga tidak akan hanya mengandalkan satu pihak. Pemerintah akan mengupayakan dukungan dari berbagai pihak apabila armada tambahan diperlukan.

    “Mobil tangki kan banyak, kami bisa minta bantuan ke macam-macam nanti,” katanya.

    Dalam perencanaannya, Pemkot Samarinda juga mulai memetakan lokasi penempatan sarana tersebut. Marnabas menyebut terdapat sekitar 44 titik yang sedang dilihat untuk menentukan lokasi yang tepat.

    Penempatan akan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing wilayah. Pemerintah ingin titik distribusi berada pada lokasi yang dapat dijangkau masyarakat di sekitarnya.

    Marnabas mengaku skema tersebut juga disiapkan dengan mempertimbangkan pengalaman Samarinda menghadapi kondisi kekeringan pada 1997. Pengalaman tersebut menjadi salah satu alasan pemerintah menyiapkan titik-titik distribusi air sejak dini, sehingga tidak harus menunggu gangguan terjadi baru melakukan penanganan.

    Selain tandon, kesiapan armada pengangkut juga menjadi bagian penting dari skenario tersebut.

    “Karena tandon hanya dapat berfungsi apabila pasokan air untuk mengisinya dapat disiapkan. Karena itu, pemerintah akan mengandalkan kerja sama lintas pihak dalam pelaksanaannya,” tandasnya.

     

    Air Bersih Dampak Kemarau El Nino Kemarau Marnabas Patiroy Pemkot Samarinda Tandon Air
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    R’sya

    Related Posts

    BMKG Prediksi Kemarau Masih Berlangsung hingga September, Samarinda Susun Rencana 30 Hari

    Agustus 21, 2026

    Hotspot Kaltim Capai 500 Titik per Hari, BPBD Imbau Warga Hentikan Pembakaran Lahan

    Agustus 21, 2026

    Salat Istisqa Digelar di Kaltim, Pemprov Berharap Hujan Segera Turun

    Agustus 21, 2026

    72 Karhutla Terjadi di Samarinda, Pemkot Sebut 99 Persen Dipicu Aktivitas Manusia

    Agustus 20, 2026

    130 PNS Samarinda Terima Satyalancana, Tekankan Makna Pengabdian kepada Negara

    Agustus 20, 2026

    Jalan Pengalih Perdau-Tepian Langsat Resmi Beroperasi, Gubernur Tagih Jalur Pengganti 14 Km

    Agustus 20, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    DPRD Samarinda Dorong Rebranding Pasar Pagi, Libatkan Akademisi hingga Komunitas

    Andika SaputraAgustus 21, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda Iswandi mendorong…

    BMKG Prediksi Kemarau Masih Berlangsung hingga September, Samarinda Susun Rencana 30 Hari

    Agustus 21, 2026

    FGD Jadi Langkah Evaluasi Penataan Pasar Pagi, 700 Pedagang Masih Berjualan

    Agustus 21, 2026

    Pemkot Samarinda Siapkan 42 Tandon untuk Antisipasi Gangguan Pasokan Air

    Agustus 21, 2026

    Hotspot Kaltim Capai 500 Titik per Hari, BPBD Imbau Warga Hentikan Pembakaran Lahan

    Agustus 21, 2026
    1 2 3 … 3,289 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.