Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Anggaran RTLH Samarinda 2027 Belum Pasti, Wali Kota Pastikan Program Tetap Berjalan

    Oktober 9, 2026

    Musim Hujan Kaltim Baru Mulai November, El Nino Diprediksi Bertahan hingga 2027

    Oktober 9, 2026

    Infrastruktur Dominasi Aspirasi Warga Gunung Pinang, Masuk Usulan Musrenbang 2027

    Oktober 9, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pemerintah»Pemkot Samarinda Siapkan 42 Tandon untuk Antisipasi Gangguan Pasokan Air
    Pemerintah

    Pemkot Samarinda Siapkan 42 Tandon untuk Antisipasi Gangguan Pasokan Air

    R’syaBy R’syaAgustus 21, 2026Updated:Oktober 5, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ilustrasi Tandon air. Pemkot Samarinda menyiapkan 42 tandon sebagai langkah antisipasi gangguan pasokan air bersih di tengah kondisi kemarau (Insitekaltim/R’sya)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda menyiapkan 42 tandon sebagai langkah antisipasi apabila kemarau panjang dan dampak El Nino mengganggu pasokan air bersih kepada masyarakat.

    Skema tersebut disiapkan sebagai cadangan jika distribusi air melalui sistem normal mengalami kendala akibat terganggunya ketersediaan air baku.

    Asisten II Sekretariat Daerah Kota Samarinda, Marnabas Patiroy mengatakan, tandon tersebut akan ditempatkan pada sejumlah titik yang dianggap strategis dan mudah dijangkau masyarakat.

    “Jadi nanti disiapkan tandon di beberapa titik-titik sentral itu, kemudian tandon itu dikasih kran,” ujarnya di Samarinda, Jumat, 21 Agustus 2026.

    Dengan skema tersebut, masyarakat nantinya dapat mengambil air langsung dari titik yang telah disiapkan sebab tidak memungkinkan pendistribusian air dilakukan secara langsung ke setiap rumah.

    Tandon tersebut nantinya akan diisi kembali menggunakan mobil tangki. Pemerintah akan menyiapkan armada yang diperlukan untuk memastikan ketersediaan air pada titik distribusi.

    “PDAM tinggal ngisi,” sebutnya.

    Kebutuhan mobil tangki juga tidak akan hanya mengandalkan satu pihak. Pemerintah akan mengupayakan dukungan dari berbagai pihak apabila armada tambahan diperlukan.

    “Mobil tangki kan banyak, kami bisa minta bantuan ke macam-macam nanti,” katanya.

    Dalam perencanaannya, Pemkot Samarinda juga mulai memetakan lokasi penempatan sarana tersebut. Marnabas menyebut terdapat sekitar 44 titik yang sedang dilihat untuk menentukan lokasi yang tepat.

    Penempatan akan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing wilayah. Pemerintah ingin titik distribusi berada pada lokasi yang dapat dijangkau masyarakat di sekitarnya.

    Marnabas mengaku skema tersebut juga disiapkan dengan mempertimbangkan pengalaman Samarinda menghadapi kondisi kekeringan pada 1997. Pengalaman tersebut menjadi salah satu alasan pemerintah menyiapkan titik-titik distribusi air sejak dini, sehingga tidak harus menunggu gangguan terjadi baru melakukan penanganan.

    Selain tandon, kesiapan armada pengangkut juga menjadi bagian penting dari skenario tersebut.

    “Karena tandon hanya dapat berfungsi apabila pasokan air untuk mengisinya dapat disiapkan. Karena itu, pemerintah akan mengandalkan kerja sama lintas pihak dalam pelaksanaannya,” tandasnya.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    R’sya

    Related Posts

    Anggaran RTLH Samarinda 2027 Belum Pasti, Wali Kota Pastikan Program Tetap Berjalan

    Oktober 9, 2026

    Musim Hujan Kaltim Baru Mulai November, El Nino Diprediksi Bertahan hingga 2027

    Oktober 9, 2026

    Karhutla Ancam Pasokan Pangan, Samarinda Cari Alternatif Komoditas dari Banjarmasin

    Oktober 9, 2026

    Anggaran 21 Ribu Rumah RTLH di Samarinda Masih Menunggu Verifikasi

    Oktober 8, 2026

    Intrusi Air Laut Masih Mengancam, Pemkot Akan Kurangi Produksi dan Batasi Konsumsi Air

    Oktober 8, 2026

    Pemkot Samarinda Dorong Penanggulangan Bencana Berbasis Data dan Prediksi

    Oktober 8, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Anggaran RTLH Samarinda 2027 Belum Pasti, Wali Kota Pastikan Program Tetap Berjalan

    AminahOktober 9, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Penanganan rumah tidak layak huni (RTLH) di Samarinda pada 2027 dipastikan tetap…

    Musim Hujan Kaltim Baru Mulai November, El Nino Diprediksi Bertahan hingga 2027

    Oktober 9, 2026

    Infrastruktur Dominasi Aspirasi Warga Gunung Pinang, Masuk Usulan Musrenbang 2027

    Oktober 9, 2026

    Karhutla Ancam Pasokan Pangan, Samarinda Cari Alternatif Komoditas dari Banjarmasin

    Oktober 9, 2026

    Anggaran 21 Ribu Rumah RTLH di Samarinda Masih Menunggu Verifikasi

    Oktober 8, 2026
    1 2 3 … 3,378 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.