Insitekaltim, Samarinda – Wali Kota Samarinda Andi Harun mendorong pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) mendatang mengedepankan kualitas calon, keberlanjutan pembangunan, serta proses politik yang sehat tanpa mengandalkan kekuatan uang.
Andi Harun menyampaikan hal tersebut saat menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar di Hotel Fugo Big Mall Samarinda. Ia menegaskan dukungan terhadap calon kepala daerah nantinya akan lebih diarahkan kepada figur yang mengusung kualitas, keberlanjutan, dan Pilkada yang sehat.
“Kalau di Pilkada akan datang, saya bertekad, saya mungkin akan mendukung calon kepala daerah yang benar-benar mengusung tentang kualitas, mengusung tentang keberlanjutan, dan yang ketiga, mengusung tentang Pilkada yang sehat,” ujar Andi Harun, Sabtu, 8 Agustus 2026.
Menurutnya, preferensi masyarakat terhadap kepala daerah menjadi salah satu faktor yang mulai diperhatikan partai politik menjelang pemilihan legislatif maupun Pilkada.
Ia juga menilai penggunaan biaya politik yang besar perlu dihindari. Ia khawatir kepala daerah yang mengeluarkan biaya besar untuk memenangkan kontestasi berpotensi memiliki beban untuk mengembalikan modal dengan cara yang tidak benar.
“Saya akan mendukung calon yang tidak hanya mengandalkan uang. Karena setiap kepala daerah yang menghabiskan uang banyak, kita nggak bisa jamin kalau tidak menimbulkan efek pemimpin yang koruptif,” katanya.
Ia menyebut kualitas perilaku pemilih di Samarinda pada Pilkada 2024 telah mengalami peningkatan. Karena itu, kondisi tersebut menurutnya perlu terus dipertahankan pada pelaksanaan Pilkada berikutnya.
Andi Harun juga berharap para calon kepala daerah nantinya dapat menyampaikan komitmen kepada masyarakat untuk tidak menggunakan cara-cara pragmatis dalam memperoleh dukungan.
“Silakan maju, tapi usung politik yang bermartabat dan kualitas Pilkada yang berkualitas,” tegasnya.
Ia mendorong para calon yang ingin maju dalam Pilkada agar mengedepankan kerja nyata dengan turun langsung ke masyarakat sebagai cara memperoleh dukungan.
“Caranya apa? Kerja sungguh-sungguh, turun ke masyarakat,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Andi Harun juga menegaskan pernyataannya disampaikan dalam kapasitas sebagai Wali Kota Samarinda. Ia menyebut posisi politiknya sebagai kader Partai Gerindra tetap menjadi bagian yang tidak bergeser.
“Political standing saya itu tetap nggak bisa bergeser sebagai kader Partai Gerindra,” katanya.
Ia menjelaskan, saat memberikan sambutan dalam Musda Golkar, dirinya hadir dalam kapasitas sebagai kepala daerah sehingga tidak hanya melihat calon dari Partai Gerindra.
Menurutnya partai lain yang memenuhi syarat untuk mengusung calon kepala daerah juga memiliki ruang untuk berkompetisi.
“Sebagai kepala daerah, saya harus melihat realistis partai-partai lain yang memenuhi syarat untuk bisa maju nanti di Pilkada,” ujarnya.
Sebelumnya, Andi Harun menyampaikan ucapan selamat atas pelaksanaan Musda Partai Golkar. Ia berharap ketua dan jajaran pengurus yang terpilih mampu membangun institusi demokrasi yang sehat serta menjadi jembatan aspirasi masyarakat dengan pemerintah.
Sebagai kepala daerah dari Partai Gerindra, ia juga berharap terbangun sinergi positif dan berkualitas antara Pemerintah Kota Samarinda dengan Partai Golkar sehingga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

