Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Musda Golkar Samarinda Mengarah ke Aklamasi, Andi Satya Calon Tunggal

    July 28, 2026

    Guru Swasta Kaltim Terancam Terima Insentif Rp400 Ribu, Penerima Bakal Dikurangi

    July 28, 2026

    Wagub Kaltim Imbau Santri Buka Suara Jika Ada Pimpinan Ponpes Menyimpang Segera Laporkan

    July 28, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pendidikan»Guru Swasta Kaltim Terancam Terima Insentif Rp400 Ribu, Penerima Bakal Dikurangi
    Pendidikan

    Guru Swasta Kaltim Terancam Terima Insentif Rp400 Ribu, Penerima Bakal Dikurangi

    SittiBy SittiJuly 28, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Sekretaris Disdikbud Kaltim, Rahmat Ramadhan (Insitekaltim/Aminah)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Ribuan guru swasta di Kalimantan Timur berpotensi menerima insentif yang lebih kecil pada 2027. Di tengah penyusutan anggaran, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim menyiapkan skema baru, yakni menaikkan nilai insentif menjadi Rp400 ribu per orang, tetapi dengan konsekuensi memangkas jumlah penerima.

    Sekretaris Disdikbud Kaltim Rahmat Ramadhan mengungkapkan, pagu anggaran insentif guru swasta turun drastis dibanding tiga tahun terakhir sehingga dinas harus menghitung ulang skema penyalurannya.

    “Usulan awal dari pembahasan anggaran hanya Rp200 ribu per penerima. Kami beberapa kali datang ke Bappeda agar nominal itu dinaikkan dan akhirnya difasilitasi menjadi Rp400 ribu,” kata Rahmat usai rapat dengan Komisi IV DPRD Kaltim, Senin, 27 Juli 2026.

    Pilihan tersebut belum menyelesaikan persoalan. Dengan anggaran yang tersedia, jumlah penerima dipastikan tidak lagi sebanyak tahun-tahun sebelumnya.

    Pada 2026 terdapat sekitar 4.770 guru swasta penerima insentif. Namun pada 2027 jumlah itu diperkirakan menyusut karena keterbatasan anggaran.

    “Kalau pagu anggaran ini tetap, kami harus memilih. Apakah tetap memberikan Rp400 ribu dengan jumlah penerima yang dikurangi, atau mempertahankan jumlah penerima tetapi nominalnya turun. Itu yang sedang kami hitung,” ujarnya.

    Salah satu langkah yang sedang dievaluasi adalah penerima dari Madrasah Aliyah (MA) Negeri sebanyak 547 orang. Hasil evaluasi itu nantinya diharapkan dapat membuka ruang bagi guru SMA swasta yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi.

    “Kami diminta mengevaluasi penerima dari MA Negeri. Kalau itu dialihkan, kuotanya bisa diberikan kepada guru SMA swasta. Tetapi tetap saja belum cukup sehingga kemungkinan syarat penerima akan diperketat,” katanya.

    Rahmat juga menyoroti ketimpangan kesejahteraan guru swasta antarjenjang pendidikan, guru TK, SD, dan SMP di sejumlah daerah menerima insentif ganda karena memperoleh bantuan dari pemerintah kabupaten/kota selain dari pemerintah provinsi.

    “Di Samarinda misalnya, guru SD swasta bisa menerima Rp750 ribu dari pemerintah kota ditambah Rp500 ribu sehingga total Rp1,25 juta. Sementara guru SMA hanya menerima Rp1 juta. Kalau kondisi ini terus terjadi, ada potensi guru SMA pindah mengajar ke SD atau SMP,” ujarnya.

    Penyebab utama perubahan skema tersebut adalah merosotnya anggaran insentif guru swasta. Rahmat menyebut alokasi dana yang selama tiga tahun terakhir berkisar Rp54 miliar hingga Rp57 miliar kini tersisa sekitar Rp11,28 miliar pada rancangan APBD 2027.

    “Tahun 2024 anggarannya Rp54 miliar, 2025 sekitar Rp55 miliar, 2026 Rp57 miliar. Sekarang yang dialokasikan hanya sekitar Rp11,28 miliar. Dengan kondisi seperti ini kami memang kesulitan mempertahankan skema sebelumnya,” jelasnya.

    Disdikbud juga berencana menyampaikan usulan langsung kepada Gubernur Kaltim agar standar satuan harga insentif guru swasta dapat ditingkatkan apabila ruang fiskal memungkinkan.

    “Kami akan membuat telaahan staf kepada Pak Gubernur. Harapannya setelah beliau mengetahui kondisi di lapangan, ada ruang untuk menambah anggaran sehingga insentif guru swasta bisa lebih layak,” kata Rahmat.

    Ketua Komisi IV H. Baba mengingatkan bahwa penurunan insentif berpotensi memicu keresahan karena program tersebut sudah lama berjalan dan menjadi harapan ribuan guru swasta.

    “Ini pasti menjadi perhatian. Program ini sudah tersosialisasi ke bawah. Jangan sampai nanti menimbulkan kegaduhan karena guru-guru swasta merasa haknya berkurang,” ujarnya.

    Ia meminta Disdikbud tidak hanya mengandalkan penyesuaian anggaran, tetapi juga mencari skema lain untuk meningkatkan kesejahteraan guru swasta tanpa melanggar kewenangan pemerintah daerah.

    “Kalau memang ada ruang lain untuk menambah penghasilan guru swasta, itu perlu dibicarakan bersama. Jangan sampai kita membatasi mereka, tetapi kesejahteraannya juga ikut menurun akibat kemampuan fiskal daerah,” tegasnya.

     

    Disdikbud kaltim Guru Insentif Guru Rahmat Ramadhan
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    Putus Kontrak Dua Tahun Berturut-turut, Penyelesaian Proyek Sekolah Kaltim Kembali Dianggarkan

    July 27, 2026

    Sekolah Sudah Masuk, Seragam Gratispol Kaltim Masih Diproduksi

    July 27, 2026

    Dikiranya Keren, Ternyata Jurusan Kuliah Favorit Orang Indonesia Ini Malah Dibuang oleh China

    July 26, 2026

    Kubar Kurang 49 Guru PAI, DPRD Minta Kejelasan Kewenangan

    July 25, 2026

    Rudy Mas’ud Akan Benahi Daya Tampung Sekolah Usai Kisruh SPMB

    July 25, 2026

    Harapan Sekolah Anak Samarinda Capai Kuliah, Rata-rata Warga Masih Setara Kelas XI SMA

    July 25, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    You must be logged in to post a comment.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Musda Golkar Samarinda Mengarah ke Aklamasi, Andi Satya Calon Tunggal

    SittiJuly 28, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Bursa calon Ketua DPD Partai Golkar Kota Samarinda mengerucut hanya pada satu…

    Guru Swasta Kaltim Terancam Terima Insentif Rp400 Ribu, Penerima Bakal Dikurangi

    July 28, 2026

    Wagub Kaltim Imbau Santri Buka Suara Jika Ada Pimpinan Ponpes Menyimpang Segera Laporkan

    July 28, 2026

    Kaltim Deklarasikan Gernas RANA, Upaya Pulihkan Kepercayaan Publik terhadap Pesantren

    July 28, 2026

    Andi Harun: Samarinda Maju Tak Boleh Kehilangan Identitas Budaya

    July 28, 2026
    1 2 3 … 3,243 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.