Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Tanpa APBD, DPRD Samarinda Tetap Semarakkan HUT RI ke-81 dengan Semangat Gotong Royong

    Agustus 25, 2026

    Abdul Rohim Dorong Inspektorat Periksa Dugaan Pungli dalam Antrean BBM Bersubsidi

    Agustus 25, 2026

    DPRD Kaltim Bidik Mall Lembuswana Jadi Mesin PAD Terbesar

    Agustus 24, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Ekonomi»Bukan Pesaing Ritel Modern, Kopdes Merah Putih Perkuat Ekonomi Desa
    Ekonomi

    Bukan Pesaing Ritel Modern, Kopdes Merah Putih Perkuat Ekonomi Desa

    IraBy IraJuli 7, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Salah satu Gerai Koperasi Desa Merah Putih di Samarinda (Insitekaltim/Nur)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Kehadiran Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, bukan untuk menyaingi jaringan ritel modern seperti Alfamart maupun Indomaret.

    Hal ini ditegaskan, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (DPPKUKM) Kalimantan Timur (Kaltim), Heni Purwaningsih dalam keterangannya, Selasa, 7 Juli 2026.

    Sebaliknya kata Heni, koperasi desa diproyeksikan menjadi instrumen untuk memperkuat ekonomi masyarakat desa. Melalui penyediaan kebutuhan pokok, dengan harga terjangkau serta meningkatkan nilai tambah hasil produksi lokal.

    Menurut Heni, berbagai anggapan yang menyebut Kopdes akan menjadi pesaing ritel modern merupakan penafsiran yang keliru terhadap tujuan pembentukan koperasi desa.

    “Kehadiran Kopdes bukan untuk menyaingi Indomaret atau Alfamart. Pastinya, pemerintah Kopdes memberikan akses kepada masyarakat terhadap sumber daya yang dibutuhkan dan meningkatkan nilai tambah ekonomi desa,” ujarnya.

    Menurut Heni, salah satu fungsi utama Kopdes adalah menyediakan kebutuhan pokok masyarakat sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.

    Dengan demikian, masyarakat desa dapat memperoleh bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

    Ia mencontohkan, komoditas seperti beras, minyak goreng, gula, telur hingga LPG diharapkan tersedia di Kopdes sehingga masyarakat tidak kesulitan memperoleh kebutuhan dasar

    “Koperasi desa harus hadir menyediakan kebutuhan itu. Barang-barang pokok dijual sesuai HET, bukan untuk bersaing dengan ritel modern,” katanya.

    Selain penyediaan sembako, Kopdes juga diharapkan mampu memperkuat posisi tawar petani dalam memasarkan hasil pertanian. Selama ini, kata Heni, banyak petani masih bergantung kepada tengkulak sehingga nilai jual produknya tidak optimal.

    Ia mencontohkan, petani kakao di Kabupaten Kutai Timur yang selama ini belum memperoleh harga sesuai kualitas produk karena minimnya akses pasar. Di sinilah peran Kopdes maupun BUMDes, dibantu pemerintah, untuk mempertemukan petani dengan pembeli atau eksportir secara langsung agar posisi tawar mereka meningkat.

    Heni menegaskan, pemerintah ingin menjadikan Kopdes sebagai motor penggerak ekonomi desa yang mampu memotong rantai distribusi, memperkuat akses pasar, sekaligus melindungi kepentingan masyarakat desa.

    “Fungsinya jauh lebih besar daripada sekadar dianggap menjadi pesaing Alfamart atau Indomaret,” tegasnya.

    Menurutnya, ada cita-cita besar agar masyarakat desa lebih mudah memperoleh kebutuhan pokok dan mendapatkan manfaat ekonomi yang lebih baik dari potensi desanya.

     

    Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM (DPPKUKM) Kaltim DPPKUKM Kaltim Heni Purwaningsih Koperasi Merah Putih
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ira

    Related Posts

    DPRD Kaltim Bidik Mall Lembuswana Jadi Mesin PAD Terbesar

    Agustus 24, 2026

    BKS dan PKT Jalin Kerja Sama, BUMD Kaltim Didorong Genjot Bisnis untuk Tambah PAD

    Agustus 24, 2026

    Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Jadi Kabar Positif Bagi Perkebunan Sawit Kaltim

    Agustus 23, 2026

    Bukan Sekadar Bermimpi, Anak Muda Samarinda Didorong Berani Jadi Pemimpin dan Entrepreneur

    Agustus 23, 2026

    Samarinda Jaga Lumbung Panen agar Kekeringan Tak Ganggu Pasokan Pangan

    Agustus 22, 2026

    Usulan Anggaran Antisipasi El Nino Samarinda Tembus Rp900 Juta

    Agustus 22, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Tanpa APBD, DPRD Samarinda Tetap Semarakkan HUT RI ke-81 dengan Semangat Gotong Royong

    Andika SaputraAgustus 25, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda menyiapkan berbagai rangkaian kegiatan…

    Abdul Rohim Dorong Inspektorat Periksa Dugaan Pungli dalam Antrean BBM Bersubsidi

    Agustus 25, 2026

    DPRD Kaltim Bidik Mall Lembuswana Jadi Mesin PAD Terbesar

    Agustus 24, 2026

    Teras Samarinda Segmen 2-4 Siap Diresmikan, Pemkot Masih Benahi Sejumlah Bagian

    Agustus 24, 2026

    32 Ibu dan 301 Bayi Meninggal, Kaltim Soroti Koordinasi Rujukan Antarwilayah

    Agustus 24, 2026
    1 2 3 … 3,296 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.