Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Rakor Diskominfo se-Kaltim 2026: Faisal Dorong Integrasi Data dan Sinergi Digital Antar Daerah

    April 22, 2026

    Andi Harun Bongkar Pos Anggaran Rp98 Miliar, Dorong Efisiensi dan Integrasi Sistem Pemerintahan

    April 22, 2026

    Rp1,9 Miliar Digelontorkan, Pemkot Pastikan SMPN 2 Segera Normal Kembali

    April 22, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Daerah»Jadi Pembicara Di Seminar Pendidikan, Hetifah Sjaifudian : Belajar Dari Orang Betawi
    Daerah

    Jadi Pembicara Di Seminar Pendidikan, Hetifah Sjaifudian : Belajar Dari Orang Betawi

    MartinusBy MartinusNovember 2, 201902 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter : Nada – Editor : Redaksi
    Insitekaltim, Samarinda – Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Hj. Hetifah Sjaifudian hari ini hadir dalam seminar pendidikan yang digelar oleh Komunitas Mata Garuda Kaltim bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI dengan tajuk ‘Kesiapan SDM Kalimantan Timur dalam Menyambut Pemindahan Ibu Kota Negara, Sabtu (02/11/2019) di Magara Cafe and Carwash Jalan Juanda 1, Samarinda.
    Acara ini juga dihadiri oleh Dr. Sugeng Chairuddin Sekretaris Daerah Kota Samarinda, Roselina Ping Juan Kordinator Distrik Tanoto Foundation, dan Arwin Sanjaya Dosen FISIPOL Unmul serta para peserta yang berasal dari mahasiswa berbagai universitas di Kota Samarinda.

    Dalam materi yang ia sampaikan, Hetifah mengatakan bahwa warga Kaltim harus belajar dari orang Betawi.
    “Film ‘Si Doel’ itu mengajarkan kita untuk terus semangat dalam menempuh pendidikan,” katanya.
    Tetapi disisi lain, Hetifah juga tidak ingin warga Kaltim mengalami nasib seperti warga Jakarta.
    “Namun saya tidak ingin Kaltim seperti Jakarta, terutama warganya. Jangan sampai warga asli Kaltim posisinya tergeser dengan warga lain. Kita harus bisa mempertahankan atau bahkan mengembangkan apa yang Kaltim miliki,” lanjutnya.
    Hetifah menambahkan, dirinya akan terus memberikan dukungan secara maksimal untuk menyongsong warga Kaltim agar lebih siap dalam berbagai aspek.
    “Support kecil untuk seminar seperti ini contohnya, ini bisa memberikan kita kesempatan untuk bertukar ilmu,” tambahnya.
    Hetifah mengatakan, jangan sampai SDM yang berkualitas dari Kaltim tidak dikelola menejemen talentanya.
    “Sayangkan seperti tadi, sudah lulus, kuliah mendapatkan beasiswa namun tidak diberikan kesempatan untuk menunjukan hal apa yang ia kuasai,” tuturnya.

    Sugeng Chairuddin, juga memberikan tanggapannya terkait hal tersebut.
    “Pertama, kita harus lihat hasil penelitian dari suatu lembaga yang mengatakan bahwa mereka telah melakukan survey kepada para ASN dari kementerian, dengan perbandingan antara yang mau pindah ke Kaltim atau pensiun dini. Dan hasilnya banyak yang memilih untuk pensiun dini dari pada diminta untuk pindah ke Kaltim,” ujarnya
    Sugeng melanjutkan, dari hasil survey tesebut ASN Kementerian lebih senang pensiun dari pada harus pindah.
    “Kurang lebih 18% sekian yang memilih mau dipindah. Nah dari hasil tersebut, kita bisa melihat bahwa daerah penyangga IKN Kaltim memiliki 2 kesempatan yaitu peluang sekaligus tantangan. Peluangnya, di Kementerian itu kosong nanti, tantangannya orang-orang Kaltim harus menyiapkan diri untuk bisa sejajar untuk bisa mengisi tempat kosong itu. SDM harus dipersiapkan, kalau kami di pemerintahan akan terus meningkatkan mutu pendidikan melalui diskusi serta forum. Di luar pemerintahan, kita sedang menyusun road map dan mengarahkan perguruan tinggi dengan basis apa yang dibutuhkan IKN,” tutupnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Martinus

    Related Posts

    Evaluasi LKPj 2025, DPRD Samarinda Soroti PAD Belum Maksimal Meski Target Terlampaui

    April 22, 2026

    DPRD Kaltim Setujui Tuntutan, Ribuan Massa Lanjutkan Aksi ke Kantor Gubernur

    April 21, 2026

    DPRD Samarinda Dukung Pengolahan Sampah Jadi Energi, Soroti Lokasi dan Dampak Lingkungan

    April 20, 2026

    Kenaikan BBM Non-Subsidi Picu Efek Berantai, DPRD Samarinda Soroti Dampak ke Harga Kebutuhan

    April 20, 2026

    Krisis Guru Belum Usai, DPRD Samarinda Ungkap Dua Akar Masalah Utama

    April 20, 2026

    Cetak Tenaga Kerja Siap Pakai, Menaker Genjot Pelatihan Vokasi Nasional 2026

    April 20, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Rakor Diskominfo se-Kaltim 2026: Faisal Dorong Integrasi Data dan Sinergi Digital Antar Daerah

    Ratu ArifanzaApril 22, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kalimantan Timur (Kaltim) Muhammad Faisal, menegaskan…

    Andi Harun Bongkar Pos Anggaran Rp98 Miliar, Dorong Efisiensi dan Integrasi Sistem Pemerintahan

    April 22, 2026

    Rp1,9 Miliar Digelontorkan, Pemkot Pastikan SMPN 2 Segera Normal Kembali

    April 22, 2026

    Kecelakaan Berulang, Dishub Samarinda Dorong Pemindahan Pergudangan ke Palaran

    April 22, 2026

    DPRD Samarinda Dorong Kantong Parkir dan Sistem Elektronik untuk Atasi Jukir Liar

    April 22, 2026
    1 2 3 … 3,068 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.