Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Supardi Sebut Kaltim Jadi Penugasan Paling Berkesan dalam Kariernya

    Agustus 14, 2026

    Efisiensi Jadi Landasan RAPBD 2027 Samarinda, Belanja Tak Prioritas Ditunda

    Agustus 14, 2026

    Kaltim Kejar Swasembada Beras, Capaian Pangan Naik dari 30 Persen Jadi 58 Persen

    Agustus 14, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Ekonomi»Kehadiran Kopdes Merah Putih Jadi Peluang Bangun Sinergi Antarlembaga Ekonomi Desa
    Ekonomi

    Kehadiran Kopdes Merah Putih Jadi Peluang Bangun Sinergi Antarlembaga Ekonomi Desa

    Nur AjijahBy Nur AjijahJuni 27, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kepala DPMPD Kaltim, Puguh Harjanto (Insitekaltim/Nur)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kalimantan Timur (Kaltim) Puguh Harjant, mengatakan, kehadiran Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih di Kaltim, menjadi peluang untuk membangun sinergi antarlembaga ekonomi desa.

    Pembentukan 1.037 Kopdes Merah Putih di Kalimantan Timur (Kaltim) dipastikan tidak akan menggeser peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

    Sebaliknya, kedua lembaga ekonomi desa tersebut diharapkan dapat saling berkolaborasi untuk memperkuat perekonomian masyarakat di tingkat desa.

    “Ya, tentu dua-duanya merupakan lembaga ekonomi desa. Harapan kami keduanya bisa saling mendukung. Bahkan ada beberapa desa yang komunikasi antara Kopdes dengan BUMDes sudah berjalan sangat baik,” ujarnya.

    Menurut Puguh, setelah seluruh koperasi terbentuk, tantangan berikutnya adalah mengoptimalkan operasional gerai-gerai Kopdes agar dapat segera memberikan manfaat bagi masyarakat.

    Namun, untuk tahapan teknis pelaksanaannya menjadi kewenangan Dinas Koperasi.

    Ia menjelaskan, setiap desa memiliki karakteristik dan potensi ekonomi yang berbeda sehingga pola kolaborasi antara BUMDes dan Kopdes juga akan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing daerah.

    Puguh menegaskan, keberadaan Kopdes Merah Putih tidak akan menggantikan fungsi BUMDes. Kedua lembaga memiliki peran yang berbeda namun saling melengkapi dalam mengembangkan ekonomi desa.

    “BUMDes tetap berjalan. BUMDes lebih fokus pada pengembangan usaha dan hilirisasi potensi desa, sedangkan koperasi lebih kepada penyediaan kebutuhan masyarakat atau konsumen di desa,” katanya.

    Dengan pembagian peran tersebut, ia optimistis BUMDes dan Kopdes dapat saling menguatkan tanpa terjadi tumpang tindih fungsi.

    “Apapun itu, di desa sangat memungkinkan dua kelembagaan ekonomi ini saling berbagi peran dan saling menguatkan,” tambahnya.

    Sebagai informasi, hingga saat ini sebanyak 1.037 Koperasi Merah Putih telah terbentuk di Kalimantan Timur.

    Pembentukan koperasi tersebut merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Merah Putih di tingkat desa dan kelurahan.

    DPMPD Kaltim berharap keberadaan BUMDes dan Kopdes Merah Putih, dapat menjadi motor penggerak ekonomi desa, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan potensi lokal yang lebih optimal.

     

    DPMPD Kopdeskel Merah Putih Koperasi Merah Putih Puguh Harjanto
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Nur Ajijah

    Related Posts

    Kaltim Kejar Swasembada Beras, Capaian Pangan Naik dari 30 Persen Jadi 58 Persen

    Agustus 14, 2026

    APBD Samarinda 2025 Dipatok Rp3,4 Triliun, Pemkot Fokus Kesehatan, Pendidikan, dan Infrastruktur

    Agustus 14, 2026

    Juli 2026 Uang Primer Tumbuh 17,1 Persen, Capai Rp2.254,5 Triliun

    Agustus 13, 2026

    Daya Beli Belum Pulih, Andi Harun Pastikan PBB Samarinda Tak Dinaikkan

    Agustus 12, 2026

    Andi Harun Bocorkan Rancangan APBD Samarinda 2027: Diproyeksi Rp3,3 Triliun, Efisiensi Tetap Jalan

    Agustus 12, 2026

    BAZNAS Kaltim Himpun Rp19,05 Miliar hingga Juli 2026, Zakat Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Mustahik

    Agustus 11, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Supardi Sebut Kaltim Jadi Penugasan Paling Berkesan dalam Kariernya

    R’syaAgustus 14, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Mantan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kalimantan Timur (Kaltim) Supardi menyebut masa tugasnya…

    Efisiensi Jadi Landasan RAPBD 2027 Samarinda, Belanja Tak Prioritas Ditunda

    Agustus 14, 2026

    Kaltim Kejar Swasembada Beras, Capaian Pangan Naik dari 30 Persen Jadi 58 Persen

    Agustus 14, 2026

    Skirining Jadi Kekuatan Pemerintah Kota Samarinda Percepat Jaring Penderita HIV

    Agustus 14, 2026

    187 Lulusan IKIP PGRI Kaltim Siap Diwisuda Oktober 2026

    Agustus 14, 2026
    1 2 3 … 3,278 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.