Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Rumah Makan Kenari, Tempat Singgah Nyaman di Jalur Samarinda-Bontang

    September 27, 2026

    SMAN 3 Kota Bangun Rusak Diterjang Angin, Disdikbud Kaltim Segera Turunkan Tim

    September 27, 2026

    Pendekatan Persuasif dan Etika Ruang Publik dalam Hubungan Perokok dan Konseling Kesehatan

    September 27, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Lifestyle»Kesehatan»Dinkes Kaltim Dukung Penanganan Pengguna Narkoba di Lapas dan Rutan Melalui Pendekatan Kolaboratif
    Kesehatan

    Dinkes Kaltim Dukung Penanganan Pengguna Narkoba di Lapas dan Rutan Melalui Pendekatan Kolaboratif

    IraBy IraJuni 22, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kadinkes Kaltim, Jaya Mualimin (Insitekaltim/Nur)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Sebagian besar penghuni lapas dan rutan merupakan pengguna narkotika, yang seharusnya dapat diarahkan ke program rehabilitasi melalui pendekatan restorative justice atau keadilan kolaboratif.

    Demikian pengakuan Kepala Dinkes Kaltim Jaya Mualimin, tentang penanganan pengguna narkotika di lembaga pemasyarakatan (lapas) dan rumah tahanan (rutan) Kalimantan Timur (Kaltim), di Kantor Gubernur Kaltim, Senin, 22 Juni 2026.

    Untuk itu Dinas Kesehatan Kalimantan Timur (Dinkes Kaltim), terus mengoptimalkan peran Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL). Sebagai bagian dari upaya mengurangi overkapasitas, lembaga pemasyarakatan (lapas) dan rumah tahanan (rutan) di daerah.

    Kepala Dinkes Kaltim Jaya Mualimin mengatakan, langkah tersebut telah dilaporkan kepada Gubernur Kalimantan Timur dan mulai diimplementasikan bersama Kepolisian Daerah (Polda) Kaltim.

    “Sebagian besar penghuni lapas dan rutan merupakan pengguna atau pencandu. Dengan pendekatan rehabilitasi, mereka bisa mendapatkan penanganan kesehatan yang lebih tepat dibandingkan harus memenuhi lapas dan rutan,” ujar Jaya.

    Dengan rehabilitasi lanjutnya, banyak pengguna narkoba yang nantinya dapat ditempatkan di fasilitas rehabilitasi milik pemerintah. Baik di puskesmas maupun rumah sakit, sehingga tidak seluruhnya harus menjalani penahanan di lapas atau rutan.

    Ia menjelaskan, Kalimantan Timur saat ini memiliki 35 IPWL yang tersebar di puskesmas, rumah sakit, dan balai rehabilitasi.

    Namun selama ini keberadaan fasilitas tersebut belum dimanfaatkan secara optimal karena sebagian besar kasus pengguna narkoba tetap berakhir di lapas maupun rutan.

    Jaya mengungkapkan, salah satu pengguna narkoba bahkan telah dirujuk ke Puskesmas Karang Sari, Balikpapan, untuk menjalani rehabilitasi rawat jalan.

    “Kami berharap ini menjadi awal yang baik. Pengguna yang telah melalui proses hukum dapat menjalani rehabilitasi dan tidak harus memenuhi rutan atau lapas,” katanya.

    Selain mendukung pemulihan penyalahguna narkoba, kebijakan tersebut diharapkan, dapat menjadi solusi atas persoalan overkapasitas lapas dan rutan yang selama ini menjadi perhatian pemerintah daerah dan instansi terkait.

     

    Dinkes Kaltim Jaya Mualimin Narkoba rehabilitasi
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ira

    Related Posts

    Asam Lambung Mudah Naik, 10 Makanan Ini Bisa Jadi Alternatif

    September 26, 2026

    Gratispol Pendidikan dan Kesehatan Jadi Sorotan, Arah Pembangunan SDM Kaltim Dapat Pengakuan Nasional

    September 26, 2026

    Kasus ISPA Kaltim Mulai Turun, Asap dan Minim Hujan Masih Jadi Ancaman

    September 24, 2026

    Transisi Global Fund, Kaltim Mulai Hitung Kebutuhan Anggaran Penanggulangan HIV/AIDS

    September 23, 2026

    Pembuluh Darah Bisa Menyempit Diam-Diam, Ini Penyebab dan Risikonya

    September 22, 2026

    Jalan Sedikit Sudah Tersengal? Waspadai Tanda Gagal Jantung

    September 21, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Rumah Makan Kenari, Tempat Singgah Nyaman di Jalur Samarinda-Bontang

    Ratu ArifanzaSeptember 27, 2026

    Insitekaltim, Kukar – Perjalanan darat dari Samarinda menuju Bontang atau sebaliknya kerap membutuhkan tempat untuk…

    SMAN 3 Kota Bangun Rusak Diterjang Angin, Disdikbud Kaltim Segera Turunkan Tim

    September 27, 2026

    Pendekatan Persuasif dan Etika Ruang Publik dalam Hubungan Perokok dan Konseling Kesehatan

    September 27, 2026

    Jangan Anggap Sepele Kalau Ngorok Terjadi Hampir Setiap Malam

    September 27, 2026

    Dugaan Guide Wire Tertinggal di Jantung, Keluarga Pasien Desak RSUD AWS Bertanggung Jawab

    September 26, 2026
    1 2 3 … 3,366 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.