Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    BPK: Tidak Ada Temuan dalam Laporan Dana Parpol di Samarinda

    April 20, 2026

    Krisis Guru Belum Usai, DPRD Samarinda Ungkap Dua Akar Masalah Utama

    April 20, 2026

    Dana Bantuan Parpol Disorot, Wawali Samarinda Tekankan Akuntabilitas

    April 20, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Daerah»Berdayakan Perempuan dengan PPEP
    Daerah

    Berdayakan Perempuan dengan PPEP

    MartinusBy MartinusMei 25, 201802 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    INSITEKALTIM BONTANG  – Pembangunan sumber daya perempuan terus dilakukan. Salah satunya melalui kebijakan peningkatan produktivitas ekonomi perempuan (PPEP). Tujuannya untuk pemenuhan hak ekonomi perempuan.
    “Kebijakan itu memberi ruang kontribusi perempuan terhadap peningkatan pendapatan keluarga sudah menjadi kebutuhan,” kata Kepala Dinas Kependudukan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A) Kaltim Halda Arsyad, Jumat (25/5/2018).
    Selain itu lanjutnya, kebijakan PPEP sebagai upaya pengembangan produktivitas ekonomi perempuan Indonesia perlu ditingkatkan untuk mendukung ketahan ekonomi Indonesia
    Disebutkannya, sebanyak 132.540 jiwa atau 8,1 persen dari jumlah penduduk perempuan Kaltim berstatus kepala rumah tangga terdiri keluarga miskin dan berpendidikan rendah. Rata-rata berusia 45 tahun ke atas dengan pekerjaan yang digeluti sektor informal atau pekerjaan tidak membutuhkan keahlian tertentu seperti pembantu rumah tangga dan buruh.
    Sejak 2016 ujarnya, penguatan PPEP  berfokus pada ketenagakerjaan dan UKM serta tahun 2017 fokus peningkatan kualitas industri rumahan melalui iptek.
    Sementara tahun 2018 kegiatan pengembangan industri rumahan pada akses pembiayaan dan tahun berikutnya masuk pada usaha kecil yang berkualitas.
    Diakuinya, tantangan yang dihadapi minimnya pendidikan dan keterampilan kewirausahaan sehingga kurang mampu membuka lapangan kerja baru. Maka upaya untuk pengembangan industri rumahan perlu dilakukan kerjasama dengan pemerintah kabupaten/kota agar pertumbuhannya terpantau.
    “Termasuk pendampingan lintas sektor secara berkelanjutan untuk peningkatan kualitas produk, inovasi baru dan jejaring pemasaran produk,” ungkap Halda.
    Sementara itu Kabid Kesetaraan Gender Mahrita mengemukakan DKP3A telah  melakukan penyuluhan bagi kepala rumah tangga perempuan.
    “Khususnya dalam membangun keluarga di bidang ekonomi diikuti 50 peserta dari 15 kelurahan di Kota Bontang,” ujar Mahrita.
    Diharapkan penyuluhan dapat meningkatkan akses kelompok perempuan rumah tangga terhadap informasi teknologi tepat guna dan berbagai sumber pembiayaan. (yans/sul/adv)
     
     
     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Martinus

    Related Posts

    Cetak Tenaga Kerja Siap Pakai, Menaker Genjot Pelatihan Vokasi Nasional 2026

    April 20, 2026

    Air Jadi Tambang Baru, Gubernur Rudy Mas’ud Genjot Pajak Permukaan di Kaltim

    Maret 28, 2026

    Kaltim Bidik Kelapa Genjah sebagai Primadona Baru di Era IKN

    Maret 27, 2026

    Prabowo Terima Kritik, Dorong Peran Devil’s Advocate untuk Uji Kebijakan

    Maret 20, 2026

    Prabowo Soroti Budaya Laporan Asal Bapak Senang, Tekankan Pentingnya Kejujuran Data

    Maret 20, 2026

    Hilal Tak Terpantau di 170 Titik, Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H di Hari Sabtu

    Maret 19, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    BPK: Tidak Ada Temuan dalam Laporan Dana Parpol di Samarinda

    Ratu ArifanzaApril 20, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Kalimantan Timur (Kaltim) memastikan laporan pertanggungjawaban…

    Krisis Guru Belum Usai, DPRD Samarinda Ungkap Dua Akar Masalah Utama

    April 20, 2026

    Dana Bantuan Parpol Disorot, Wawali Samarinda Tekankan Akuntabilitas

    April 20, 2026

    Cetak Tenaga Kerja Siap Pakai, Menaker Genjot Pelatihan Vokasi Nasional 2026

    April 20, 2026

    Doa Bersama Jadi Aksi Simbolis, Massa Kaltim Siap Turun 21 April

    April 19, 2026
    1 2 3 … 3,062 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.