Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    IMM Samarinda Dorong Mahasiswa Jadi Garda Terdepan Pengawas Kebijakan Daerah

    Juni 16, 2026

    Jangan Asal Tuduh Dana Dibobol, Sri Wahyuni Buka Suara Soal Polemik Hibah LPTQ

    Juni 16, 2026

    Spanduk ‘Tanah Dijual’ Muncul di Atas Bukit Terowongan Samarinda, Bagaimana Respon DPRD Kota?

    Juni 15, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pemerintah»Jangan Asal Tuduh Dana Dibobol, Sri Wahyuni Buka Suara Soal Polemik Hibah LPTQ
    Pemerintah

    Jangan Asal Tuduh Dana Dibobol, Sri Wahyuni Buka Suara Soal Polemik Hibah LPTQ

    SittiBy SittiJuni 16, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni dan Kepala Biro Kesra Setdaprov Kaltim, Dasmiah. (Insitekaltim/Aminah)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Sri Wahyuni angkat bicara terkait polemik dana hibah ratusan miliar rupiah yang diterima Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kaltim dalam dua tahun terakhir.

    Namanya menjadi sorotan setelah muncul tudingan terkait dugaan penyalahgunaan dana hibah LPTQ. Kritik itu mengemuka karena Sri Wahyuni menjabat sebagai Ketua LPTQ Kaltim, sementara Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdaprov Kaltim, Dasmiah, tercatat sebagai Wakil Ketua II LPTQ.

    Situasi tersebut memunculkan pertanyaan sejumlah pihak mengenai potensi konflik kepentingan dalam proses pengajuan, verifikasi hingga pengelolaan dana hibah yang nilainya mencapai lebih dari Rp170 miliar dalam dua tahun anggaran.

    Pada 2024, LPTQ Kaltim menerima hibah sekitar Rp120 miliar, termasuk untuk mendukung penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional di Samarinda. Sementara pada 2025, lembaga tersebut kembali memperoleh hibah sekitar Rp50 miliar.

    Menanggapi tudingan yang berkembang, Sri Wahyuni meminta publik berhati-hati menggunakan istilah yang mengandung unsur pelanggaran hukum.

    “Hati-hati menggunakan kata membobol. Itu kata yang serius. Kita semua harus bertanggung jawab terhadap apa yang ditulis dan disampaikan ke publik,” kata Sri Wahyuni di Gedung E DPRD Kaltim, Senin, 15 Juni 2026.

    Narasi yang berkembang tidak sepenuhnya menggambarkan proses pengelolaan hibah yang dijalankan pemerintah daerah dan LPTQ.

    Sri menegaskan posisi Sekretaris Daerah sebagai Ketua LPTQ bukanlah kondisi yang hanya terjadi di Kaltim, hampir seluruh provinsi di Indonesia menempatkan Sekda sebagai Ketua LPTQ untuk memastikan pembinaan dan dukungan pemerintah terhadap lembaga tersebut berjalan optimal.

    “Secara nasional hampir seluruh Sekda menjadi Ketua LPTQ. Itu bukan karena ada kepentingan tertentu. Justru pemerintah ingin ada pembinaan yang kuat terhadap LPTQ,” ujarnya.

    Ia juga membantah anggapan bahwa penyusunan anggaran dilakukan tanpa mekanisme pengawasan, pelaksanaan MTQ Nasional 2024 di Samarinda bahkan melibatkan pendampingan dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

    “Kita menyusun RAB dan melaksanakan kegiatan dengan konsultasi. Untuk MTQ Nasional kami menggunakan pendampingan dari BPKP. Jadi prosesnya tidak dilakukan sembarangan,” tegasnya.

    Terkait hasil pemeriksaan keuangan, Sri memastikan penggunaan dana hibah telah melalui audit dan seluruh catatan yang diberikan auditor telah ditindaklanjuti.

    “Semua catatan yang ada sudah kami tindak lanjuti. Tahun 2024 dan 2025 sudah diaudit. Tidak ada lagi catatan yang belum diselesaikan,” katanya.

    Pernyataan itu sekaligus menjawab sorotan yang muncul setelah sejumlah pihak mempertanyakan pengawasan terhadap penggunaan hibah LPTQ, khususnya pada tahun anggaran 2024 yang digunakan untuk mendukung penyelenggaraan MTQ Nasional.

    Di sisi lain, Sri menilai kritik terhadap pemerintah sah-sah saja disampaikan. Namun sangat penting mengedepankan prinsip konfirmasi dan keberimbangan dalam pemberitaan.

    “Kami tidak anti kritik, silakan kritik, tetapi lakukan konfirmasi terlebih dahulu. Jangan sampai opini berkembang liar tanpa didukung fakta yang lengkap,” ujarnya.

    Sementara itu, Kepala Biro Kesra Setdaprov Kaltim Dasmiah turut menjelaskan alasan dirinya tercatat sebagai pengurus LPTQ Kaltim.

    Keterlibatan pejabat pemerintah daerah dalam struktur organisasi LPTQ merupakan amanat regulasi yang berlaku secara nasional.

    “Itu memang berdasarkan SKB 2 menteri. Hampir seluruh daerah menerapkan hal yang sama. Pemerintah daerah diwakili oleh pejabat terkait karena berkaitan dengan pembinaan dan penyelenggaraan MTQ,” jelas Dasmiah.

    Ia menegaskan posisinya sebagai Wakil Ketua II LPTQ bersifat ex officio atau melekat pada jabatan Kepala Biro Kesra.

    “Kalau saya tidak lagi menjabat sebagai Kepala Biro Kesra, otomatis saya juga tidak menjadi pengurus LPTQ. Jadi itu melekat pada jabatan, bukan personal,” katanya.

     

    Dasmiah LPTQ Kaltim Sekda Kaltim Sri Wahyuni
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    Dibanjiri Kritik Tujuh Fraksi, Pemprov Kaltim Komitmen Tuntaskan Temuan BPK

    Juni 15, 2026

    80 Persen Warga Kaltim Terhubung Internet, Penyebaran Hoaks Kian Masif

    Juni 13, 2026

    Ririn Optimistis Maratua Jazz 2026 Dongkrak Kunjungan Wisata dan PAD Berau

    Juni 13, 2026

    Harga Obat Peserta JKN Tetap Terlindungi dan Dipastikan Tetap Stabil Meski Dolar Menguat

    Juni 13, 2026

    Sasar Pelajar SD, Program Gemarikan Tanamkan Pentingnya Konsumsi Ikan Sejak Dini

    Juni 12, 2026

    Dishub Bidik Optimalisasi PAD, Dorong Masyarakat Manfaat Program Parkir Berlangganan

    Juni 12, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    IMM Samarinda Dorong Mahasiswa Jadi Garda Terdepan Pengawas Kebijakan Daerah

    R’syaJuni 16, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Ketua Umum Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Samarinda Muhammad Alif…

    Jangan Asal Tuduh Dana Dibobol, Sri Wahyuni Buka Suara Soal Polemik Hibah LPTQ

    Juni 16, 2026

    Spanduk ‘Tanah Dijual’ Muncul di Atas Bukit Terowongan Samarinda, Bagaimana Respon DPRD Kota?

    Juni 15, 2026

    Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan, Karyawan UMKM Mengadu ke DPRD

    Juni 15, 2026

    Repatriasi Keuntungan Investor Asing Ikut Melemahkan Nilai Tukar

    Juni 15, 2026
    1 2 3 … 3,147 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.