Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    DPRD Kaltim Bidik Mall Lembuswana Jadi Mesin PAD Terbesar

    Agustus 24, 2026

    Teras Samarinda Segmen 2-4 Siap Diresmikan, Pemkot Masih Benahi Sejumlah Bagian

    Agustus 24, 2026

    32 Ibu dan 301 Bayi Meninggal, Kaltim Soroti Koordinasi Rujukan Antarwilayah

    Agustus 24, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pendidikan»Belum Tentu Keterima Tapi Harus Bayar Rp500 Ribu, Curhat Orang Tua Pendaftar Jalur Mandiri
    Pendidikan

    Belum Tentu Keterima Tapi Harus Bayar Rp500 Ribu, Curhat Orang Tua Pendaftar Jalur Mandiri

    R’syaBy R’syaJuni 2, 2026Updated:Juli 2, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ilustrasi gambar orang tua peserta PTN jalur mandiri (Foto by Ai)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Besarnya biaya pendaftaran jalur mandiri perguruan tinggi negeri menjadi perhatian sejumlah orang tua calon mahasiswa.

    Teks: Orang tua peserta pendaftar SMMPTN, Ike Herawati (Insitekaltim/R’sya)

    Salah satunya Ike Herawati, orang tua peserta yang mendaftar ke Universitas Mulawarman (Unmul) setelah sebelumnya tidak lolos melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) maupun Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT).

    Dikutip dari laman resmi Unmul, biaya pendaftaran Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SMMPTN) Universitas Mulawarman tahun 2026 adalah Rp500.000.

    Ike mengatakan jalur mandiri menjadi pilihan yang tersisa setelah anaknya gagal memperoleh kursi melalui dua jalur seleksi nasional tersebut.

    “Target awal sebenarnya SNBT, tapi karena tidak keterima akhirnya mencoba jalur mandiri,” ujarnya saat diwawancara di Samarinda, Selasa, 2 Juni 2026.

    Ia mengaku terkejut ketika mengetahui biaya pendaftaran jalur mandiri yang harus dibayarkan mencapai Rp500 ribu. Menurutnya, nominal tersebut cukup besar mengingat biaya yang dikeluarkan tidak menjamin peserta akan diterima.

    “Mahal banget, tidak nyangka sampai segitu. Padahal belum tentu keterima,” tuturnya.

    Menurutnya, biaya pendaftaran idealnya dapat berada pada kisaran Rp300 ribuan agar lebih terjangkau bagi masyarakat. Terlebih, orang tua juga masih harus mempersiapkan berbagai kebutuhan lain seperti tes kesehatan, perlengkapan kuliah, hingga perangkat penunjang pembelajaran seperti laptop.

    Ike yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga itu mengungkapkan besaran biaya pendaftaran turut memengaruhi pilihan kampus yang akan dituju. Namun karena kampus yang dipilih merupakan perguruan tinggi negeri dan lokasinya dekat dengan tempat tinggal, keluarga tetap memutuskan mengikuti seleksi jalur mandiri.

    Karena pertimbangan biaya, anaknya juga hanya mendaftar ke satu perguruan tinggi. Menurutnya, biaya pendaftaran jalur mandiri yang harus dibayar sudah cukup besar dibandingkan beberapa kampus lain.

    “Hanya satu kampus saja karena itu saja sudah mahal. Dibanding kampus lain, biaya mandirinya jauh lebih murah,” katanya.

    Sebagai orang tua, ia berharap akses pendidikan tinggi dapat semakin terbuka bagi masyarakat. Salah satunya melalui kebijakan subsidi atau keringanan biaya pendaftaran bagi calon mahasiswa.

    “Harapannya biaya pendaftaran bisa diberi subsidi lagi supaya tidak semahal itu. SNBT sudah bayar sekitar Rp200 ribu, ditambah jalur mandiri ini dan belum tentu keterima,” pungkasnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    R’sya

    Related Posts

    Tari Nusantara hingga Dayak, 30 Siswa SMK Medika Samarinda Ramaikan HUT TVRI

    Agustus 23, 2026

    Seno Aji Dorong Gratispol Pendidikan Kaltim Jadi Program Nasional

    Agustus 22, 2026

    IKIP PGRI Kaltim Masih Buka Pendaftaran, Bantuan Pendidikkan Gratispol Rp3 Juta per Semester

    Agustus 22, 2026

    Ismail Latisi Soroti Kekurangan Guru di Samarinda, Dorong Pengangkatan ASN

    Agustus 20, 2026

    Ribuan Ruang Belajar SD-SMP di Samarinda Butuh Perbaikan, DPRD Dorong Skala Prioritas

    Agustus 20, 2026

    Anhar Desak Tes Urine Pelajar Samarinda Digelar Berkala, Bahkan Setiap Bulan

    Agustus 19, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    DPRD Kaltim Bidik Mall Lembuswana Jadi Mesin PAD Terbesar

    Ratu ArifanzaAgustus 24, 2026

    Insitekaltim, Samarinda — DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) mendorong Mall Lembuswana Samarinda dapat menjadi salah satu…

    Teras Samarinda Segmen 2-4 Siap Diresmikan, Pemkot Masih Benahi Sejumlah Bagian

    Agustus 24, 2026

    32 Ibu dan 301 Bayi Meninggal, Kaltim Soroti Koordinasi Rujukan Antarwilayah

    Agustus 24, 2026

    Kemenpora: Partisipasi Olahraga Jadi Kunci Lahirkan Atlet Disabilitas Berprestasi

    Agustus 24, 2026

    Pemadaman Listrik Berulang, Abdul Rohim Desak PLN Beri Kompensasi Warga Samarinda

    Agustus 24, 2026
    1 2 3 … 3,295 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.