Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Generasi Muda Jadi Sasaran Judi Online, OJK Perkuat Literasi Keuangan

    Mei 29, 2026

    Jelang Musda VI di Samarinda, Demokrat Kaltim Resmi Buka Seleksi Ketua Baru

    Mei 29, 2026

    38 Desa di Kaltim Masih Blank Spot Internet, Terkendala Listrik dan Anggaran

    Mei 29, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Kaltim»Mental Ingin Cepat Kaya Jadi Pemicu Utama Terjerat Judi Online
    Kaltim

    Mental Ingin Cepat Kaya Jadi Pemicu Utama Terjerat Judi Online

    SittiBy SittiMei 29, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kepala Diskominfo Kaltim, Muhammad Faisal menilai mental ingin cepat kaya menjadi salah satu faktor utama masyarakat mudah terjerat judi online, Jumat, 29/5/2026 (Insitekaltim/Aminah)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Keinginan memperoleh uang secara instan tanpa proses menjadi faktor utama yang membuat masyarakat mudah terjerat judi online.

    Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kaltim Muhammad Faisal menilai, upaya pemberantasan judi online tidak cukup hanya lewat pemblokiran situs, tetapi juga harus dibarengi perubahan pola pikir masyarakat.

    “Paling sering sih pengen cepat kaya, pengen cepat dapat uang. Mental itu yang harus kita perangi,” ujar Faisal, Jumat, 29 Mei 2026.

    Perkembangan teknologi digital membuat akses terhadap judi online semakin mudah dijangkau masyarakat, termasuk kalangan muda.

    Berdasarkan data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia tahun 2024, penetrasi internet di Kaltim mencapai sekitar 3,15 juta jiwa.

    Dengan indikasi penetrasi judi online sebesar 5,5 persen, pemerintah daerah menilai penguatan literasi digital dan pengawasan sosial menjadi langkah penting untuk menekan risiko masyarakat terpapar perjudian daring.

    Pemerintah bersama aparat penegak hukum, lembaga keuangan, hingga komunitas masyarakat terus berupaya mempersempit ruang gerak judi online melalui berbagai langkah, mulai dari sosialisasi hingga pemblokiran situs.

    “Menangani masalah seperti begini tidak bisa parsial, memang harus komprehensif bersama-sama. Pemerintah pusat terus blokir situs, pemerintah daerah juga, kepolisian aktif, OJK dan BI juga aktif, bank-bank membantu,” katanya.

    Meski situs judi online terus bermunculan setelah diblokir, Faisal menilai langkah pemutusan akses tetap harus dilakukan secara konsisten.

    “Kalau diblokir muncul lagi memang betul, tetapi itu harus tetap dilakukan. Kalau kita menyerah ya susah,” tegasnya.

    Ia mengakui, efektivitas sosialisasi memang belum bisa diukur secara pasti. Namun berdasarkan data yang dimiliki pemerintah, aktivitas penyebaran judi online disebut mulai mengalami penurunan dibanding beberapa tahun sebelumnya.

    “Sekarang sudah semakin terbatas, tidak sebebas dulu lagi. Influencer juga semakin takut-takut mempromosikan,” ujarnya.

    Selain faktor ekonomi dan keinginan memperoleh uang secara cepat, lemahnya pengawasan keluarga dan rendahnya pemahaman agama turut memperbesar risiko seseorang terjerumus judi online.

    “Agama jelas bilang judi itu haram. Selain itu keluarga juga penting. Kalau keluarga cuek ya pasti parah,” katanya.

    Ia juga menyoroti bahaya kecanduan judi online bagi generasi muda, anak muda yang sudah terpapar sejak dini berpotensi membawa kebiasaan tersebut hingga dewasa dan mempengaruhi lingkungan sekitarnya.

    “Kalau anak muda kena kecanduan, itu berbahaya karena bisa terbawa sampai tua dan mempengaruhi yang lain,” pungkas Faisal.

     

    Diskominfo Kaltim judi online Kepala Diskominfo Kaltim Muhammad Faisal
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    Generasi Muda Jadi Sasaran Judi Online, OJK Perkuat Literasi Keuangan

    Mei 29, 2026

    38 Desa di Kaltim Masih Blank Spot Internet, Terkendala Listrik dan Anggaran

    Mei 29, 2026

    Fenomena Judi Online di Kaltim Mengkhawatirkan, Ancam Ketahanan Keluarga dan Generasi Muda

    Mei 29, 2026

    Hangatkan Hari Raya Dengan Kepedulian di Iduladha, PWI Kaltim Salurkan Kurban bagi Insan Pers

    Mei 28, 2026

    Kaltim Tegas! Pabrik Dilarang Pangkas Harga Sawit Sepihak Usai Kebijakan Ekspor SDA

    Mei 28, 2026

    Rudy Mas’ud Serukan Persatuan dan Kepedulian Sosial saat Iduladha di Islamic Center

    Mei 27, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Generasi Muda Jadi Sasaran Judi Online, OJK Perkuat Literasi Keuangan

    R’syaMei 29, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kepala Divisi Layanan Manajemen Strategis dan Koordinasi Regional Otoritas Jasa Keuangan (OJK)…

    Jelang Musda VI di Samarinda, Demokrat Kaltim Resmi Buka Seleksi Ketua Baru

    Mei 29, 2026

    38 Desa di Kaltim Masih Blank Spot Internet, Terkendala Listrik dan Anggaran

    Mei 29, 2026

    Kabar Gembira, Ribuan Rumah di Bontang Dapat Sambungan Listrik Gratis 900 Watt

    Mei 29, 2026

    Diserbu Wisatawan Saat Libur Iduladha, Area Publik IKN Dipenuhi Pengunjung

    Mei 29, 2026
    1 2 3 … 3,110 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.