Insitekaltim, Samarinda – Isu implementasi pendidikan gratis di Kalimantan Timur (Kaltin) menjadi sorotan dalam forum Kalimantan Timur Strategic Issue Monitoring (K-SIM) yang digelar oleh BEM FISIP Universitas Mulawarman di Gedung Rektor Lantai 4 Universtas Mulawarman (Unmul) pada Selasa, 31 Maret 2026.

Rektor Unmul, Abdunnur dalam sambutannya sekaligus membuka acara menekankan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan di Kaltim.
Menurutnya, kehadiran perwakilan Pemerintah Provinsi Kaltim dalam forum tersebut menjadi energi positif bagi kampus, untuk terus berkontribusi dalam pembangunan daerah khususnya di sektor pendidikan.
Abdunnur menjelaskan, salah satu fokus utama saat ini adalah peningkatan angka partisipasi pendidikan tinggi di Kaltim, yang masih berada di kisaran 20 persen, di bawah rata-rata nasional yang telah mencapai sekitar 30 persen.
“Program seperti Gratispol menjadi langkah strategis untuk mendorong lebih banyak masyarakat mengakses pendidikan tinggi,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan dukungan Pemprov Kaltim terhadap Unmul terus meningkat, salah satunya melalui hibah sebesar Rp127 miliar pada tahun 2025 yang difokuskan untuk digitalisasi kampus
Selain itu, pada tahun 2026, program beasiswa diperluas tidak hanya untuk mahasiswa baru, tetapi mencakup seluruh angkatan. Hal ini dinilai sebagai langkah konkret dalam memperluas akses pendidikan.
Tak hanya itu, dukungan juga diberikan dalam bentuk penguatan riset, peningkatan kualitas sumber daya manusia, hingga rencana pembangunan infrastruktur baru, termasuk di lingkungan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP).
Abdunnur menegaskan bahwa Universitas Mulawarman harus mampu berperan sebagai center of excellence sekaligus pusat peradaban yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga menjunjung tinggi etika dalam membangun hubungan dengan pemerintah.
“Semua upaya ini diarahkan untuk menyongsong Generasi Emas 2045 melalui peningkatan kualitas SDM di Kalimantan Timur,” tutupnya.

