Insitekaltim, Samarinda – Rencana pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kota Samarinda mendapat respons positif dari Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda. Dukungan tersebut dinilai menjadi langkah awal dalam mendorong pengelolaan sampah yang lebih modern dan berkelanjutan.
Hal itu disampaikan Koordinator Pokja Pemulihan Institusi Sektor Pertambangan Energi dan Migas pada Direktorat Pemulihan Lahan Terkontaminasi serta Tanggap Darurat Limbah B3 dan Non-B3 Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), Amsor, usai melakukan audiensi dengan Wali Kota Samarinda, Sabtu Maret 2026.
Amsor menjelaskan, audiensi tersebut membahas penerapan konsep waste to energy, yakni pengolahan sampah menjadi sumber energi listrik.
“Prinsipnya, kami melakukan audiensi dan disambut positif oleh Wali Kota Samarinda untuk pengolahan sampah dengan pendekatan waste to energy,” ujarnya.
Menurutnya, dukungan dari pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam merealisasikan pembangunan fasilitas PSEL di Samarinda.
“Ini disambut baik oleh Wali Kota, dan akan ditindaklanjuti melalui rencana pembangunan fasilitas pengelolaan sampah tersebut,” katanya.
Ia menegaskan, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci utama dalam mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan.
“Yang paling penting adalah kolaborasi antara pemerintah pusat dan Pemkot Samarinda dalam pengolahan sampah secara berkelanjutan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Amsor menyebutkan bahwa konsep pengolahan sampah menjadi energi telah diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 109 tentang pengelolaan sampah di daerah.
Menurutnya, pendekatan ini tidak hanya menyelesaikan persoalan sampah, tetapi juga memberikan nilai tambah berupa energi bagi masyarakat.
“Selain mengurangi volume sampah, hasil pengolahan ini juga dapat dimanfaatkan sebagai energi yang bermanfaat,” ungkapnya.
Ke depan, KLH bersama Pemkot Samarinda akan melanjutkan koordinasi, khususnya terkait aspek administrasi dan teknis pembangunan.
“Hal-hal yang berkaitan dengan administrasi akan kami koordinasikan lebih lanjut,” ucapnya.
Amsor berharap, rencana pembangunan PSEL ini dapat memberikan dampak positif bagi Kota Samarinda, baik dari sisi lingkungan maupun pemanfaatan energi alternatif.
“Ini tentu akan memberikan manfaat bagi Samarinda dan sekitarnya,” pungkasnya.
