Insitekaltim, Samarinda – Borneo FC Samarinda kembali menggelar latihan intensif usai menjalani masa libur singkat di akhir Ramadan. Tim berjuluk Pesut Etam tersebut mulai memanaskan mesin untuk menghadapi lanjutan kompetisi Super League.
Sesi latihan dipusatkan di Stadion Segiri Kota Samarinda, dengan fokus pada pemulihan kondisi fisik dan peningkatan performa pemain setelah jeda kompetisi.
Pelatih kepala Borneo FC Fabio Lafundes mengatakan, tim pelatih sengaja memberikan waktu istirahat kepada para pemain agar dapat berkumpul bersama keluarga. Menurutnya, aspek mental dan kebugaran menjadi faktor penting sebelum kembali menjalani program latihan yang lebih padat.
“Kami memberikan beberapa hari rehat agar pemain bisa bersama keluarga. Setelah itu kami sudah menyiapkan program untuk menjaga kondisi mereka,” ujarnya saat ditemui usai sesi latihan, Rabu 25 Maret 2026.
Selama masa libur, para pemain tetap dibekali program latihan mandiri guna menjaga kondisi fisik. Program tersebut dirancang agar performa pemain tidak mengalami penurunan saat kembali mengikuti latihan tim.
Memasuki dua hari pertama latihan, Fabio mengaku puas dengan respons yang ditunjukkan para pemain. Ia menilai seluruh skuad menunjukkan semangat tinggi dan mampu menjalankan program latihan dengan baik.
“Saya sangat puas dengan dua hari ini. Semua pemain berlatih dengan sangat bagus,” katanya.
Meski demikian, belum seluruh pemain dapat bergabung dalam sesi latihan. Sejumlah pemain masih menjalani tugas bersama tim nasional, seperti Nadeo Argawinata dan Christophe Nduwarugira. Sementara itu, Mariano Peralta diketahui tengah berada di luar negeri untuk keperluan pribadi.
Kondisi tersebut dinilai tidak mengganggu persiapan tim secara keseluruhan. Fabio memastikan para pemain yang belum bergabung tetap mendapatkan program latihan khusus agar kondisi fisik mereka tetap terjaga.
“Semua pemain yang belum bergabung tetap mendapatkan program. Jadi ketika kembali, mereka sudah siap dan tinggal beradaptasi,” jelasnya.
Selain fokus pada persiapan tim, Fabio juga menyoroti perkembangan pemain yang tengah menjalani pemulihan cedera. Ia menyebut progres pemulihan berjalan cukup baik, meski tetap dilakukan secara bertahap dan hati-hati.
Beberapa pemain yang baru menjalani operasi telah memasuki tahap latihan ringan tanpa kontak. Tim pelatih bersama tim medis terus memantau kondisi mereka sebelum kembali ke latihan penuh.
Sementara itu, pemain yang mengalami cedera serius seperti Habibi Jusuf, yang mengalami cedera Anterior Cruciate Ligament (ACL), masih membutuhkan waktu pemulihan lebih panjang. Proses rehabilitasi dilakukan secara bertahap dengan fokus pada pemulihan kondisi fisik secara menyeluruh.
“Kami harus step-by-step dalam pemulihan, tapi kami optimistis mereka bisa kembali membantu tim di akhir kompetisi,” ujarnya.
Dengan kondisi tim yang berangsur pulih dan semakin lengkap, Fabio berharap performa pemain terus meningkat dalam sepekan ke depan. Ia menegaskan pentingnya konsistensi dan kerja keras dalam menghadapi sisa kompetisi.
“Ketika ada waktu rehat pemain bisa istirahat. Tapi setelah itu kami harus kembali bekerja keras,” tutupnya.
