Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Sawah Betapus Dilanda Kekeringan, Petani Khawatir Hasil Panen Anjlok

    September 9, 2026

    432 Atlet Indonesia Siap Berlaga di 35 Cabor Asian Games Aichi-Nagoya 2026

    September 9, 2026

    DPRD Kaltim Beri Waktu Sepekan untuk Cabut Mutasi Guru

    September 9, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Kaltim»Balikpapan»1.500 Mahasiswa Universitas Mulia Dapat Gratispol, Kampus Akui Angka Cuti Kuliah Turun Drastis
    Balikpapan

    1.500 Mahasiswa Universitas Mulia Dapat Gratispol, Kampus Akui Angka Cuti Kuliah Turun Drastis

    AminahBy AminahMei 17, 2026Updated:Juli 2, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua Satgas Gratispol Universitas Mulia, Sumardi, menyebut program Gratispol membantu menekan angka mahasiswa cuti hingga putus kuliah akibat persoalan biaya pendidikan. (Ist)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Balikpapan – Program Pendidikan Gratispol Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) mulai menunjukkan dampak nyata di lingkungan perguruan tinggi.

    Universitas Mulia Balikpapan mengungkapkan, angka mahasiswa cuti hingga putus kuliah karena persoalan biaya mulai menurun sejak program tersebut berjalan.

    Ketua Satgas Pendidikan Gratispol Universitas Mulia Sumardi mengatakan, program bantuan pendidikan itu menjadi penopang penting bagi mahasiswa yang sebelumnya kesulitan membayar uang kuliah.

    “Dengan adanya Gratispol ini sangat membantu mahasiswa. Sebelum program ini berjalan, cukup banyak mahasiswa yang cuti atau bahkan menghilang karena kendala biaya kuliah,” ujar Sumardi saat diwawancarai, Rabu, 13 Mei 2026.

    Pada tahun akademik 2025 jumlah mahasiswa Universitas Mulia yang diusulkan sebagai penerima Pendidikan Gratispol mencapai sekitar 1.500 orang. Jumlah itu meningkat dibanding kuota sebelumnya yang berada di kisaran 1.200 mahasiswa.

    Mayoritas penerima berasal dari program studi umum seperti ekonomi, hukum dan komunikasi. Namun bantuan juga menyasar mahasiswa dengan biaya pendidikan tinggi seperti farmasi hingga kedokteran.

    Di Universitas Mulia, rata-rata bantuan untuk program studi umum mencapai Rp5 juta per semester. Sementara program farmasi mendapat bantuan sekitar Rp7,5 juta dan pendidikan kedokteran hingga Rp15 juta per semester. Untuk program spesialis, bantuan bisa mencapai Rp20 juta.

    “Pembiayaan itu berlaku sampai delapan semester atau sampai mahasiswa lulus sesuai masa studi normal,” katanya.

    Program Pendidikan Gratispol sendiri memiliki sejumlah syarat administratif, salah satunya mahasiswa harus berdomisili di Kaltim minimal tiga tahun. Selain itu terdapat batas usia penerima bantuan.

    “Untuk S1 maksimal usia 25 tahun. Sedangkan S2 dan S3 umumnya maksimal 35 tahun. Khusus dosen atau tenaga pendidik ada toleransi usia sampai 40 atau 45 tahun,” jelasnya.

    Selain mahasiswa reguler, program ini juga diprioritaskan untuk guru dan dosen yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. Pemerintah daerah dinilai mulai mengarahkan program tidak hanya untuk akses pendidikan, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah.

    Meski dinilai membantu, pelaksanaan program belum sepenuhnya tanpa kendala. Pihak kampus masih menemukan mahasiswa yang belum melengkapi data administrasi pada sistem pendaftaran daring Gratispol, meski nama mereka sudah diusulkan perguruan tinggi.

    “Kami masih menemukan mahasiswa yang belum mengisi data di website. Kalau datanya tidak lengkap, dana tidak bisa dicairkan dan akhirnya harus dikembalikan,” ungkap Sumardi.

    Persoalan administrasi tersebut berpotensi membuat bantuan pendidikan tidak tepat sasaran jika tidak segera diperbaiki. Kampus pun terus melakukan pendampingan agar mahasiswa tetap aktif kuliah dan tidak kehilangan hak bantuan hanya karena persoalan teknis.

    “Kalau mahasiswa tiba-tiba hilang tanpa laporan itu yang menyulitkan. Tapi selama masih komunikasi biasanya masih bisa dibantu,” katanya.

    Di tengah meningkatnya biaya pendidikan tinggi dalam beberapa tahun terakhir, program seperti Gratispol dinilai menjadi salah satu intervensi penting pemerintah daerah untuk menjaga akses pendidikan masyarakat.

    Namun tantangan pengawasan, validasi penerima hingga keberlanjutan anggaran masih menjadi pekerjaan rumah yang perlu dijaga konsistensinya.

    “Sekarang anggarannya sudah lebih jelas dan ketat. Sayang kalau mahasiswa tidak registrasi karena dananya nanti kembali ke negara,” pungkasnya.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Aminah

    Related Posts

    Taman Bekapai, Wisata Kuliner Strategis di Jantung Balikpapan

    Maret 26, 2026

    Lonjakan Pasien Usai Lebaran, Gubernur Kaltim Cek Kesiapan RSUD Kanujoso Balikpapan

    Maret 25, 2026

    Fasilitas Renang Borneo Bay Balikpapan Tawarkan Panorama Laut, Namun Akses WC Jadi Catatan

    Januari 1, 2026

    Harga Kebutuhan di Pasar Klandasan Balikpapan Relatif Tinggi, Warga Nilai Bukan Karena Tahun Baru

    Desember 31, 2025

    Ramah Anak, Fasilitas Bandara SAMS Balikpapan Dapat Apresiasi Penumpang

    Juli 23, 2025

    Bandara SAMS Balikpapan Kian Ramah Penumpang, Dilengkapi Fasilitas Keluarga Hingga Sudut Baca

    Juli 22, 2025
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Sawah Betapus Dilanda Kekeringan, Petani Khawatir Hasil Panen Anjlok

    IraSeptember 9, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kekeringan mulai memukul lahan pertanian di kawasan Betapus, Kelurahan Lempake, Kecamatan Samarinda Utara.…

    432 Atlet Indonesia Siap Berlaga di 35 Cabor Asian Games Aichi-Nagoya 2026

    September 9, 2026

    DPRD Kaltim Beri Waktu Sepekan untuk Cabut Mutasi Guru

    September 9, 2026

    Setahun Tujuh Hari Dimutasi, Guru SMA Kaltim Masih Terjebak Persoalan Administrasi dan Jam Mengajar

    September 8, 2026

    TPP Belum Dibayar, Ratusan Pegawai RSUD AWS Teken Petisi Tuntut Pencairan

    September 8, 2026
    1 2 3 … 3,328 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.