Insitekaltim, Samarinda — Wali Kota Samarinda Andi Harun menegaskan mobil dinas resminya hingga saat ini masih menggunakan kendaraan lama di masa kepemimpinan Syaharie Jaang. Ia menyebut pemerintah kota belum pernah membeli mobil dinas baru untuk dirinya sejak menjabat.

Andi Harun menjelaskan bahwa secara resmi mobil dinas wali kota hanya satu unit kendaraan sedan yang sudah digunakan sejak masa kepemimpinan Syaharie Jaang. Selain itu, terdapat satu kendaraan operasional lapangan berupa mobil double cabin.
“Wali kota itu resminya cuma satu, yang sedan ini. Ini masih zamannya Pak Jaang. Kemudian mobil dinas yang kedua di lapangan, mobil dinas lapangan, Hilux kalau enggak salah, itu double cabin,” ujar Andi Harun Senin, 9 Maret 2026.
Ia juga meluruskan informasi terkait kendaraan jenis Defender yang kerap terlihat digunakan dalam beberapa kesempatan. Menurutnya, kendaraan tersebut bukan mobil dinas wali kota, melainkan kendaraan sewaan yang diperuntukkan bagi tamu VIP Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda.
“Kalau mobil Defender itu sewa, dan itu mobil tamu, bukan mobil wali kota. Tapi memang biasa saya pakai, sekali-sekali saya pakai kalau lagi keadaan misalnya mendatangi lokasi yang tidak memungkinkan sasis sedan masuk,” jelasnya.
Andi Harun menyebut kendaraan tersebut mulai disewa sejak tahun 2022. Pada awalnya, pemerintah kota sebenarnya berencana membeli kendaraan jenis Land Cruiser untuk mendukung mobilitas, namun hingga kini kendaraan tersebut tidak tersedia di pasaran.
“Sejak tahun 2022. Pada saat itu memang kita mau beli sebenarnya Land Cruiser, tapi memang di pasaran tidak ada. Bahkan sampai hari ini,” ungkapnya.
Lebih lanjut, kendaraan Defender tersebut dalam nomenklatur pemerintah daerah tercatat sebagai mobil pelayanan tamu VIP, yang digunakan untuk mendukung kegiatan penyambutan pejabat negara atau tamu penting yang berkunjung ke Samarinda.
“Itu memang mobil tamu. Tulisannya di nomenklatur itu sejak tahun 2022 adalah mobil tamu. Tamu VIP ya, misalnya kalau Pak Menteri datang, atau Pak Sekjen, itu untuk pelayanan tamu,” ungkapnya lagi.
Menjelang mengakhiri pernyataanya, Andi Harun menyampaikan, kendaraan tersebut juga sesekali digunakan olehnya apabila kondisi medan tidak memungkinkan dilalui dengan kendaraan sedan.
Namun ia menegaskan kendaraan itu bukan pengadaan baru, melainkan hanya disewa.
“Kalau mobil tamu sekali-sekali dipakai kan enggak apa-apa, toh enggak beli, itu cuma sewa,” pungkasnya.
