Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Juli 2026 Uang Primer Tumbuh 17,1 Persen, Capai Rp2.254,5 Triliun

    Agustus 13, 2026

    Polda Kaltim Luncurkan URC Reserse, Respons Laporan Kejahatan 24 Jam

    Agustus 13, 2026

    Tegaskan HIV/AIDS Isu Kesehatan Masyarakat, IAC Minta Perda Baru Bebas Stigma dan Diskriminasi

    Agustus 13, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»Sinkronisasi RKPD 2027 Dibahas, DPRD Samarinda Ingatkan Keterbatasan APBD
    DPRD Samarinda

    Sinkronisasi RKPD 2027 Dibahas, DPRD Samarinda Ingatkan Keterbatasan APBD

    Andika SaputraBy Andika SaputraMaret 9, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Ismail Latisi bersama Harminsyah, saat menjelaskan terkait singkronisasi RKPD 2027 (Insitekaltim/Andika)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda menyoroti proses sinkronisasi usulan program dari kecamatan dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Samarinda tahun 2027.

    Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda Harminsyah mengatakan, dalam pembahasan tersebut pemerintah kota berupaya mengakomodasi berbagai usulan prioritas dari kecamatan meskipun dihadapkan pada keterbatasan anggaran daerah.

    Menurutnya, setiap kecamatan mengusulkan sejumlah program prioritas yang kemudian disinkronkan dengan rencana pembangunan daerah.

    “Dari awal memang sudah dijelaskan bahwa ada kekurangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) kita, itu menjadi faktor utama. Tetapi tetap diupayakan untuk mengakomodasi prioritas-prioritas dari kecamatan,” ujarnya.

    Ia menjelaskan, dalam proses sinkronisasi tersebut masih ditemukan sejumlah kendala administratif, seperti kelengkapan dokumen serta kesalahan dalam pengisian kamus usulan oleh organisasi perangkat daerah (OPD) maupun pihak kecamatan.

    Meski demikian, ia menilai hal tersebut masih dapat diperbaiki agar tidak menghambat proses penyusunan program pembangunan ke depan.

    “Secara administrasi masih ada beberapa kekurangan, baik dari kelengkapan maupun kesalahan dalam pengisian. Ini sebenarnya hanya persoalan teknis, tapi memang bisa memperlambat proses karena perlu diperbaiki lagi,” jelasnya.

    Selain itu, Harminsyah juga memberikan masukan agar pembangunan di Kota Samarinda tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga lebih memperhatikan pengembangan sumber daya manusia (SDM).

    Menurutnya, peningkatan kualitas SDM masyarakat juga perlu menjadi prioritas dalam perencanaan pembangunan daerah.

    “Harapan kami ke depan pengembangan SDM untuk masyarakat Samarinda juga lebih diutamakan, jangan hanya pembangunan fisik yang menjadi fokus,” tambahnya.

    Sementara itu, Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda lainnya Ismail Latisi, menyampaikan bahwa dalam proses pembahasan tersebut tidak ditemukan adanya tumpang tindih antara usulan masyarakat melalui musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) kecamatan dengan pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD.

    Menurutnya, jalur pengusulan antara aspirasi masyarakat melalui DPRD dan melalui Musrenbang pada dasarnya berbeda, sehingga potensi benturan program relatif kecil.

    “Kalau secara pribadi, sejauh ini tidak ada usulan yang bertabrakan antara aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui DPRD dengan usulan dalam Musrenbang kecamatan,” ungkapnya.

    Ia menilai kehadiran anggota DPRD dalam forum tersebut juga penting untuk memastikan usulan masyarakat yang telah masuk melalui Musrenbang dapat dipantau dan disesuaikan dengan aspirasi yang diterima oleh DPRD.

    “Dengan kehadiran DPRD, kita bisa melihat usulan mana yang sudah masuk dalam Musrenbang sehingga tidak perlu dimasukkan lagi melalui aspirasi dewan,” katanya.

    Lebih lanjut, Ismail menjelaskan bahwa dalam Musrenbang kecamatan terdapat sejumlah program prioritas yang dibagi ke dalam tiga bidang utama, yakni infrastruktur, sosial budaya, dan ekonomi.

    Ia menyebutkan bahwa setiap kecamatan mengusulkan sekitar 20 program prioritas yang terbagi dalam beberapa kategori tersebut.

    “Prioritasnya terbagi dalam tiga bidang, yaitu infrastruktur, sosial budaya, dan ekonomi. Dari situ nanti dipilih program-program yang menjadi prioritas untuk dimasukkan dalam perencanaan pembangunan daerah,” pungkasnya.

     

    DPRD Samarinda Harminsyah Ismail Latisi RKPD 2027
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Andika Saputra

    Related Posts

    DPRD Samarinda Soroti Tunjangan Guru di TK Negeri 2, dari 14 Guru Hanya 2 yang Menerima

    Agustus 12, 2026

    SMPN 28 Samarinda Ajukan Dua RKB, Lab Terpaksa Dipakai untuk Belajar

    Agustus 12, 2026

    Pemkot Samarinda Harus Lebih Kreatif Tingkat PAD, Tanpa Membebani Masyarakat

    Agustus 11, 2026

    Soal Kerusakan Fasilitas Teras Samarinda, Dewan Minta PUPR Segera Lakukan Pembenahan

    Agustus 10, 2026

    Demi Matangkan Regulasi, DPRD Samarinda Tambah Masa Kerja Pansus I

    Agustus 8, 2026

    DPRD Samarinda Dorong Penataan Folder Air Hitam, Aktivitas Pedagang Tetap Didukung

    Agustus 7, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Juli 2026 Uang Primer Tumbuh 17,1 Persen, Capai Rp2.254,5 Triliun

    Nur AjijahAgustus 13, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pertumbuhan Uang Primer (M0) pada Juli 2026 mencapai 17,1 persen secara tahunan…

    Polda Kaltim Luncurkan URC Reserse, Respons Laporan Kejahatan 24 Jam

    Agustus 13, 2026

    Tegaskan HIV/AIDS Isu Kesehatan Masyarakat, IAC Minta Perda Baru Bebas Stigma dan Diskriminasi

    Agustus 13, 2026

    Guru Masih Kurang 500 Orang, Disdikbud Samarinda Prioritaskan Perbaikan Sarpras Sekolah

    Agustus 13, 2026

    Penjangkauan HIV di Samarinda Makin Sulit, PKBI Soroti Pemangkasan Anggaran dan Penolakan Sosial

    Agustus 13, 2026
    1 2 3 … 3,276 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.