Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Aksi Disabilitas di Samarinda, Tuntut BST Dikembalikan dan Akses Kerja Diperluas

    April 21, 2026

    Pengamanan Besar-besaran di Samarinda, 2.263 Aparat Kawal Aksi Unjuk Rasa

    April 20, 2026

    4.500 Massa Diperkirakan Turun, Kesbangpol Samarinda Pastikan Kota Tetap Kondusif

    April 20, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Pemkot Samarinda»Kendalikan Banjir Sempaja, PUPR Samarinda Fokus Bangun Rumah Pompa dan Sambungkan Drainase
    Pemkot Samarinda

    Kendalikan Banjir Sempaja, PUPR Samarinda Fokus Bangun Rumah Pompa dan Sambungkan Drainase

    RidhoBy RidhoMaret 4, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA), Darmadi saat dimintai keterangan seusai melakukan tinjaun di lokasi kolam retensi (Insitekaltim/Ridho Wardhana)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Kepala Bidang (Kabid) Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Samarinda Darmadi menyampaikan, pembangunan rumah pompa beserta instalasi pompa dan jaringan kelistrikan menjadi fokus utama penanganan banjir di kawasan Sempaja pada 2026.

    Hal ini disampaikan Darmadi seusai tinjauan bersama. Ia menjelaskan, kolam retensi yang telah dibangun saat ini belum dapat berfungsi secara optimal karena masih terdapat saluran drainase yang belum tersambung sepenuhnya, khususnya aliran dari Jalan Padat Karya menuju sistem utama pengendalian banjir.

    Menurutnya, kondisi tersebut menyebabkan air yang seharusnya masuk ke kolam retensi masih meluap ke sejumlah titik, termasuk kawasan Simpang 4 dan sekitarnya.

    “Apabila seluruh saluran telah terkoneksi, aliran air akan terbagi. Tidak lagi melimpas ke Simpang 4, tetapi langsung masuk ke sistem menuju Gang Ahim dan PM Nur,” ungkapnya, Rabu, 4 Maret 2026.

    Ia memaparkan, total panjang saluran di kawasan tersebut mencapai kurang lebih dua kilometer. Namun demikian, masih terdapat sekitar 366 meter saluran yang belum tersambung. Untuk menyelesaikan penyambungan itu, diperlukan anggaran sekitar Rp13 miliar yang telah diusulkan dalam perencanaan tahun 2026.

    Darmadi menambahkan, meskipun sebagian saluran lama masih berupa tanah dan mengalami sedimentasi, langkah awal yang dilakukan adalah memastikan air tetap dapat mengalir melalui pembersihan serta penyambungan titik-titik yang terputus.

    Adapun wilayah yang ditargetkan mengalami pengurangan dampak banjir meliputi Perumahan Bengkuring dan kawasan utara di sekitarnya.

    Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa total rencana pembangunan kolam retensi di kawasan tersebut mencapai 27 hektare. Hingga saat ini, realisasi pembangunan baru mencapai sekitar 16 hektare, sedangkan sisanya masih dalam tahap pembebasan lahan.

    Ke depannya, tanggul kolam retensi akan diperkuat menggunakan konstruksi turap guna meningkatkan daya tahan terhadap tekanan air serta memungkinkan penambahan kapasitas tampung melalui pendalaman kolam.

    Sementara itu, untuk wilayah di Pampang, progres pembangunan kolam retensi telah mencapai 3,94 hektare. Pada tahun ini, Pemerintah Kota Samarinda kembali mengalokasikan anggaran sekitar Rp10 miliar untuk penambahan lahan seluas 1,5 hektare. Kendala utama yang dihadapi masih berkaitan dengan proses pembebasan lahan yang belum sepenuhnya rampung.

    Darmadi menegaskan, seluruh pekerjaan pengendalian banjir tersebut mengacu pada masterplan drainase Kota Samarinda yang disusun pada 2024 dan akan ditinjau ulang setiap lima tahun. Meski demikian, perubahan tata guna lahan yang berlangsung cepat menjadi tantangan dalam upaya pengendalian banjir secara berkelanjutan.

    “Penanganan banjir dilakukan secara bertahap. Kami meningkatkan kapasitas dan konektivitas sistem sedikit demi sedikit,” pungkasnya.

     

    Banjir Darmadi Kolam Retensi Pemkot Samarinda Penanganan Banjir
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ridho

    Related Posts

    4.500 Massa Diperkirakan Turun, Kesbangpol Samarinda Pastikan Kota Tetap Kondusif

    April 20, 2026

    Andi Harun Tegaskan Polemik Mobil Dinas Sewa Ditangani Terbuka, Siap Diawasi KPK

    April 20, 2026

    Aksi 21 April Dijaga Ketat, Wali Kota Samarinda Minta Pengamanan Satu Komando

    April 20, 2026

    Pemkot Samarinda Salurkan Rp3,1 Miliar Bantuan Parpol, Pengelolaan Dana Dinyatakan Bersih

    April 20, 2026

    Krisis Guru Belum Usai, DPRD Samarinda Ungkap Dua Akar Masalah Utama

    April 20, 2026

    Pemkot Samarinda Pastikan Distribusi Aman, Renovasi SMP 2 Dikebut Usai Insiden

    April 19, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Aksi Disabilitas di Samarinda, Tuntut BST Dikembalikan dan Akses Kerja Diperluas

    Andika SaputraApril 21, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Puluhan penyandang disabilitas di Kalimantan Timur (Kaltim) turut ambil bagian dalam aksi…

    Pengamanan Besar-besaran di Samarinda, 2.263 Aparat Kawal Aksi Unjuk Rasa

    April 20, 2026

    4.500 Massa Diperkirakan Turun, Kesbangpol Samarinda Pastikan Kota Tetap Kondusif

    April 20, 2026

    DPRD Samarinda Dukung Pengolahan Sampah Jadi Energi, Soroti Lokasi dan Dampak Lingkungan

    April 20, 2026

    Andi Harun Tegaskan Polemik Mobil Dinas Sewa Ditangani Terbuka, Siap Diawasi KPK

    April 20, 2026
    1 2 3 … 3,064 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.