Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    RKAB dan Ekspor Tambang Diambil Pusat, Bisnis Perusda Kaltim Ikut Tertekan

    September 18, 2026

    DPRD Kaltim Minta Penjelasan PLN soal Pemadaman dan Gangguan Empat Pembangkit

    September 18, 2026

    Udara Samarinda Memburuk, 3.000 Masker Demokrat Ludes Kurang dari 30 Menit

    September 18, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pendidikan»Siasati Penurunan Transfer Pusat, Wali Kota Samarinda Gandeng Akademisi Kaji Skema Fiskal Nasional
    Pendidikan

    Siasati Penurunan Transfer Pusat, Wali Kota Samarinda Gandeng Akademisi Kaji Skema Fiskal Nasional

    AbdiBy AbdiJanuari 30, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Dosen Fakultas Hukum Universitas Mulawarman, Muhamad Muhdar (Insitekaltim.com/Abdi)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Dosen Fakultas Hukum Universitas Mulawarman (Unmul) Muhamad Muhdar mengungkapkan audiensi perdana ini merupakan tahap brainstorming untuk menyusun skema berpikir dalam memotret persoalan besar yang dihadapi daerah.

    Menurutnya, perubahan kebijakan transfer pusat berdampak langsung pada kemampuan daerah dalam memenuhi janji politik dan ekspektasi publik.

    “Daerah memiliki beban fiskal ketika kebijakan nasional tidak memperhatikan kondisi masing-masing wilayah. Padahal, rencana pembangunan daerah berkonsekuensi pada ekspektasi publik untuk mendapatkan pelayanan dan pemenuhan kebutuhan,” ujar Muhdar Jumat, 30 Januari 2026.

    Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda mulai mengambil langkah serius dalam menghadapi tantangan penurunan Dana Transfer Ke Daerah (TKD) dari Pemerintah Pusat.

    Melalui audiensi bersama Tim Akademisi dari Universitas Mulawarman (Unmul) Wali Kota Samarinda Andi Harun menginisiasi kajian mendalam terkait beban fiskal yang dialami daerah akibat kebijakan nasional yang seringkali tidak selaras dengan kondisi lokal.

    Muhdar mengapresiasi kecerdasan Wali Kota Samarinda dalam melihat persoalan ini bukan sekadar masalah lokal, melainkan isu nasional.

    Rencananya, gagasan ini akan dikomunikasikan dengan berbagai universitas yang mewakili setiap pulau di Indonesia untuk menciptakan gerakan akademis yang lebih luas.

    “Ini bukan hanya isu Samarinda, ini isu nasional. Negara harus bertanggung jawab terhadap distribusi anggaran ke seluruh wilayah Indonesia, namun dengan mempertimbangkan kebutuhan lokal yang berbeda-beda,” tambahnya.

    Salah satu poin krusial yang dibahas adalah posisi Samarinda sebagai daerah yang bukan penghasil, namun menanggung beban risiko dari aktivitas ekstraktif di sekitarnya.

    Samarinda juga menjadi pusat bagi dua entitas pemerintahan, yakni kota dan provinsi, yang menambah kompleksitas beban wilayah.

    Dalam perspektif akademis, Muhdar menekankan pentingnya memasukkan eksternalitas atau beban risiko sebagai variabel dalam perhitungan anggaran.

    “Jika kita sebagai penerima beban risiko, maka kita juga harus menjadi variabel perhitungan (anggaran) untuk itu. Perhitungan seperti ini tidak mungkin selesai dalam dua-tiga pekan, butuh waktu yang cukup lama,” pungkasnya.

    Kajian ini diharapkan dapat melahirkan rekomendasi konkret, baik dalam mengkreasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) maupun mendorong reformasi skema TKD di tingkat pusat, agar pembangunan di daerah tetap berjalan optimal meski di tengah efisiensi anggaran.

     

    Muhamad Muhdar Universitas Mulawarman Unmul
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Abdi

    Related Posts

    Kaltim Kekurangan Jutaan Judul Buku untuk Capai Rasio Ideal Perpusnas

    September 18, 2026

    Kemendikdasmen Perkuat Layanan Pendidikan Anak Indonesia di Malaysia dan Luar Negeri

    September 18, 2026

    Kabut Asap Tebal, Sekolah di Samarinda Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh

    September 17, 2026

    Kabut Asap Makin Parah, Sekolah Samarinda Beralih ke PJJ Mulai Hari Ini

    September 17, 2026

    Karhutla Belum Reda, Sekolah di Kubar dan Mahulu Masih Perpanjang Belajar dari Rumah

    September 16, 2026

    Krisis Air Paksa Siswa SMA Sekolah Rakyat Samarinda Tak Lagi Tinggal di Asrama

    September 16, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    RKAB dan Ekspor Tambang Diambil Pusat, Bisnis Perusda Kaltim Ikut Tertekan

    AminahSeptember 18, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kebijakan pemerintah pusat dalam mengatur produksi dan ekspor komoditas tambang mulai berdampak…

    DPRD Kaltim Minta Penjelasan PLN soal Pemadaman dan Gangguan Empat Pembangkit

    September 18, 2026

    Udara Samarinda Memburuk, 3.000 Masker Demokrat Ludes Kurang dari 30 Menit

    September 18, 2026

    Porprov Kaltim 2026 Batasi Usia Atlet 30 Tahun, Larang Peraih Emas PON Tampil

    September 18, 2026

    Kaltim Kekurangan Jutaan Judul Buku untuk Capai Rasio Ideal Perpusnas

    September 18, 2026
    1 2 3 … 3,349 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.