Insitekaltim, Pasuruan — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Pasuruan memanfaatkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 PDI Perjuangan (PDIP) sebagai momentum konsolidasi internal partai. Hal tersebut tercermin dalam kegiatan sarasehan yang digelar di Kantor DPC PDI Perjuangan Kota Pasuruan pada Sabtu, 10 Januari 2026.
Sarasehan bertema Refleksi dan Penguatan Semangat Perjuangan itu diikuti pengurus DPC, pengurus anak cabang (PAC), pengurus ranting, badan-badan partai, serta kader senior. Sejumlah tokoh senior yang hadir antara lain Isnoto, Jamaludin, dan Bambang Pari Kesit.
Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Pasuruan Bidang Kehormatan Partai, Ideologi, dan Kaderisasi Bambang Pari Kesit menekankan, pentingnya menjaga soliditas organisasi di tengah dinamika politik yang terus berkembang.
“PDIP harus tetap kokoh sebagai partai ideologis. Konsolidasi dari atas hingga ke tingkat bawah menjadi kunci agar kerja-kerja politik berjalan seirama,” ujar Bambang.
Ia menyebut, peringatan HUT partai tidak hanya bersifat seremonial, tetapi harus dimaknai sebagai ruang evaluasi dan penguatan struktur organisasi, terutama di tingkat ranting dan anak cabang.
Hal senada disampaikan mantan Anggota DPRD Kota Pasuruan periode 2000–2005, Isnoto. Menurutnya, kekuatan PDI-P di Pasuruan masih bertumpu pada jaringan kader di tingkat RT dan RW yang selama ini menjadi basis utama pergerakan partai.
“Jika struktur di bawah solid dan terkelola dengan baik peningkatan perolehan kursi legislatif sangat mungkin dicapai,” katanya.
Sementara itu, Wakil Sekretaris Internal DPC PDIP Pasuruan Tuji Hartono menambahkan, konsolidasi internal harus dibarengi dengan peningkatan kehadiran kader di tengah masyarakat.
Ia menilai kerja-kerja kerakyatan menjadi sarana efektif memperkuat kepercayaan publik.
“Kerja nyata kader di lapangan akan menjadi fondasi kuat untuk menghadapi kontestasi politik ke depan,” terangnya.
Dalam sesi dialog, sejumlah pengurus ranting menyampaikan dinamika yang terjadi di tingkat bawah. Menanggapi hal tersebut, Bambang Pari Kesit menegaskan, DPC memiliki peran strategis sebagai mediator dan pemersatu.
“Perbedaan pandangan adalah hal yang wajar. Tugas partai adalah memastikan semua kader tetap berada dalam satu barisan perjuangan,” tegasnya.
Melalui sarasehan tersebut, DPC PDI Perjuangan Kota Pasuruan berharap konsolidasi internal semakin menguat, sehingga seluruh struktur partai siap bergerak bersama dalam agenda politik mendatang.
