Insitekaltim, Samarinda — Kuasa hukum PT Dharma Lancar Sejahtera (DLS) Bambang Wahyono Budi menyampaikan perkembangan pertanggungjawaban perusahaan atas insiden penabrakan Jembatan Mahakam Ulu yang terjadi pada 23 Desember lalu.
Ia menyebut, PT DLS telah melakukan koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta Biro Hukum Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).
Bambang menjelaskan, koordinasi dengan Dinas PUPR Kaltim dilakukan untuk memastikan mekanisme pertanggungjawaban berjalan sesuai ketentuan. Seluruh tahapan awal telah diterima dan difasilitasi oleh pihak PUPR.
“Kami sudah berkoordinasi dengan PUPR terkait pertanggungjawaban dan alhamdulillah semuanya sudah diterima dengan baik,” ujar Bambang, Rabu, 7 Januari 2026.
Selain itu, pihaknya juga berkoordinasi dengan Biro Hukum Setda Provinsi Kaltim guna memastikan penyusunan dokumen hukum dilakukan secara sah dan mengikat. Saat ini, telah disiapkan dua dokumen utama, yakni surat pernyataan tanggung jawab serta perjanjian kerja sama yang memiliki kekuatan hukum bagi para pihak.
“Kami sudah bertemu dengan pihak Biro Hukum untuk memastikan dokumen pertanggungjawaban ini sesuai secara legal dan memiliki kekuatan hukum,” jelasnya.
Lebih lanjut, PT DLS telah menyiapkan ahli teknik sipil yang akan melakukan survei lanjutan bersama tim PUPR Kaltim untuk meninjau langsung kondisi jembatan pascakejadian. Langkah tersebut bertujuan memastikan proses penanganan dan perbaikan dapat dilakukan secara tepat dan terukur.
Perusahaan juga mulai membahas proses penunjukan kontraktor untuk pelaksanaan pekerjaan perbaikan. Sementara itu, untuk tahap konsultansi teknis masih ditangani langsung oleh pihak PUPR.
“Yang saat ini sedang kami koordinasikan adalah penyerahan jaminan. Prosesnya sudah dicek ke pihak bank dan tinggal diserahkan secara resmi kepada PUPR,” ungkap Bambang.
Ia menegaskan, PT DLS berkomitmen penuh untuk menjalankan seluruh kewajiban dan bertanggung jawab atas insiden tersebut sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“Kami siap mengikuti seluruh proses yang ditetapkan dan memastikan tanggung jawab ini dituntaskan dengan baik,” pungkasnya.
